Sabtu, 23 November 2013

Iri?

Yang namanya manusia, lihat ada teman yang "kelihatannya" hidupnya lempeeeng banget seperti tanpa hambatan, pengen ini itu bisa langsung tergenggam dengan amat mudahnya... lalu muncul secercah iri, mungkin manusiawi kali yaa...

Tapi semoga masih selalu ada penangkal mujarab sebelum cercah itu berkembang menjadi bercak-bercak noda yang semakin melebar, yaitu iman. Untuk apa iri, jika berbagai rintang dan halang membuat mulut ini lebih sering merapal doa dan tak pernah bosan menyebut mesra nama-nama indah-Nya... Untuk apa iri jika banyaknya kesulitan membuat hati lebih mudah tertunduk khusyuk merintih mengiba memohon belas kasih-Nya...

Ya, tak perlu sedikitpun ada iri, kecuali pada kebaikan, untuk memacu diri menyamainya. Allah sebaik-baik pemberi rizki, dan Allah Maha Adil atas apapun yang ada di dunia ini. Meski seringkali keadilan-Nya tak bisa kita raba dengan mata fana kita.


FI, 23 November 2013

2 komentar:

  1. jangan salah,
    hati pun bisa membusuk,
    kalo hati hidup di tubuh dan daging yang dihidupi oleh harta yang tidak berkah,
    untuk itu mohonlah supaya semua walau sedikit yang kita punya berkah,
    bersihkan harta dengan zakat,
    hati tidak akan terlalu membusuk karena iri dan dengki dengan apa saja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas... memang harus sangat hati2 soal halal haram ternyata. pengaruhnya begitu besar, jauh lebih besar dr yg sebelumnya saya kira...

      Hapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)