Minggu, 22 November 2015

3 Alasan Orang Enggan Datang ke Kajian

Apa yang terlintas di otak kalian saat mendengar kata kajian? Berapa perbandingan antara tertarik untuk datang versus malasnya? Lebih sering mana hayoo?

Saya pernah beberapa kali mengajak teman untuk datang ke kajian keagamaan. Sayangnya, saya beberapa kali nggak berhasil meyakinkan mereka untuk turut berangkat bersama saya. Seperti ada keengganan di wajah mereka saat saya mencoba mengajak. "Kenapa, ya? Apa cara saya mengajak yang masih belum oke?" pikir saya. Setelah mencoba merenung dan menelaah beberapa penolakan dari beberapa teman, akhirnya saya menarik 3 alasan yang (mungkin) menjadi alasan orang enggan datang ke kajian.

1. Belum tahu keutamaan menuntut ilmu

Salah satu jawaban yang saya dapat saat mengajak teman datang ke kajian adalah: 'Duh, aku kan nggak pinter soal agama. Malu ah!'

Lho, padahal datang ke kajian itu dalam rangka menuntut ilmu kan, ya? Justru karna kita belum pinter soal agama makanya kita seharusnya sering datang ke kajian biar makin pinter. Sering dengar kan kalimat-kalimat mutiara yang mengatakan tuntutlah ilmu meski ke Negeri China? Atau tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat? Nah, kalimat mutiara itu seharusnya nggak cuma kita hafalin waktu jaman kuliah, buat jaga-jaga siapa tahu keluar di soal ujian.

Kalimat mutiara itu juga senada loh sama sebuah hadist yang mengatakan bahwa barangsiapa menempuh sebuah jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.

2. Malu (?)

Masih senada sama alasan yang pertama tadi, biasanya ada tambahan kata malu di belakangnya. 'Malu, kan pakaianku masih gini', 'malu aku nggak bisa ngaji', 'malu nanti bla bla bla'

Iya sih, harus diakui memang ada beberapa forum kajian yang jamaahnya berpakaian 'sejenis', dan akhirnya membuat beberapa orang merasa 'nggak pantas' untuk turut serta bergabung bersama mereka. Tapi percaya deh, ada (semoga banyak) kok forum kajian yang pesertanya memakai berbagai macam style (tapi tetep memakai jilbab), dan sama sekali nggak akan dianggap 'aneh'. Saya bersyukur bertemu forum kajian semacam ini. Yang nggak terkesan 'kotak-kotak', dan merangkul berbagai kalangan: dari yang masih sangat awam, sampai yang sudah expert.

Soal malu nggak bisa ngaji (maksudnya baca qur'an)... Hehe, di forum kajian jarang kok kita disuruh ngaji satu-satu gitu. Jangan parno duluan :) Kalo memang belum bisa ngaji, di forum kajian Insya Allah kamu bakal ketemu orang-orang yang bisa kamu mintai tolong nemenin kamu belajar ngaji :)

3. Takut (??)

Alasan cukup bikin sedih ya sebenarnya. Sejak munculnya berbagai rumor tentang terorisme, aliran radikal, dll.. Banyak orang yang jadi salah kaprah menempatkan rada was-was. Gencarnya pemberitaan media yang harus diakui sering nggak seimbang, membuat kaum muslim yang 'lurus' jadi ikut terpojok.

'Takut ah, jangan-jangan itu aliran keras'

Okey, waspada boleh. Tapi jangan kebablasan ya, dear. Jangan sampai bikin kita jadi 'tega' nuduh macam-macam saudara (sesama muslim) kita sendiri. Sekali lagi, waspada boleh. Tapi jangan sampai bikin kita jadi kehilangan kesempatan dan kemauan belajar. Belajar itu bukan hanya ilmu duniawi aja loh.. Belajar ilmu agama juga gak boleh lupa :)

Kalau memang takut 'salah gabung', bergabunglah sama kelompok kajian yang mana sudah ada teman/saudara/siapapun yang kamu percaya yang juga sudah ikut kajian tersebut.


So, jangan ragu datang ke kajian, yaa.. Yakin, Insya Allah gak bakal nyesel.

Nah, itu tadi 3 alasan hasil 'penerawangan' saya. Menurutmu, apalagi alasan orang atau mungkin kamu sendiri enggan datang ke kajian?

#YukNgaji :)

7 komentar:

  1. biar semangat ke kajian, ajakin temennya, ca :D

    BalasHapus
  2. Semangattt meraih ilmu, karena segala konflik itu berawal dari tidak berilmu :D

    BalasHapus
  3. Kalo aku, mgkn krn pembahasannya sama, gak maju hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga kadang ada 'bosennya' sih jiah kalo yg dibahas itu2 aja... tp aku pikir, gak papalah, paling enggak bisa ketemu banyak temen baik di kajian. hehe

      Hapus
  4. Berpikir positif aja, ya. Ngga usah mikir teroris2. :D Yg pntig sih ada temennya. Kalaupun ngga ntra dapa teman baruuuu.

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)