Jumat, 07 September 2012

Ku Tulis Dengan Rindu :)



Selamat ulang tahun kakak…
Ultah ke-23 ya kak? Wah, udah tambah dewasa… masih kocak kaya’ dulu nggak kamu? Ah, kangen sekali sama kekonyolan-kekonyolanmu yang selalu bikin aku senyum…

Ini tahu ke-4 aku nggak bisa ngucapin langsung ya kak, sejak masa SMA berlalu dari genggam kita.

Meski aku tak lagi bisa mendesaign surpraise nekat bareng mami n andri dengan cara bersekongkol sama guru buat ngerjain kamu, lalu masuk ke kelas bawa kue tart seperti tahun terakhir kita sama-sama, aku masih selalu ingin kamu tahu bahwa aku masih selalu mengingat tanggalmu. Bukan, tentu saja bukan sekedar mengingat layaknya anak-anak ABG yang selalu menganggap istimewa sekali sebuah tanggal lahir. Tapi setidaknya ini membuktikan bahwa ribuan hari tanpa sekalipun ada pertemuan pun aku masih selalu mengaggapmu sahabatku, kakakku, keluargaku… tak sedikitpun tereduksi oleh rentang jarak yang membentang, apalagi sekedar detik-detik waktu yang seperti tak pernah restu kita bertemu.

Selamat ulang tahun kakak…
Kalau saja kamu membaca ini, kamu pasti tahu bahwa aku menuliskannya dengan segenap letup perasaan rindu… dengan sebongkah harap yang selalu kamu bisikkan dulu, bahwa suatu saat pasti aka nada pertemuan lagi, sesingkat apapun itu…

Selamat ulang tahun kakak…
Doaku, apapun yang terbaik semoga selalu untukmu…
“…Aku tak pernah berharap kau tuk kembali, saat kau temukan duniamu… aku tak pernah mengharap kau tuk kembali saat bahagia mahkotamu, bila kedamaian selimutmu… jangan kau kembali…” (Sheila on 7, waktu yang tepat untuk berpisah)

Selamat ulang tahun kakak… baik-baik disana… dan satu lagi, terimakasih untuk 3 tahun jalinan asa yang pernah kita rajut bersama, meski mungkin detil motifnya telah memudar seiring terlalu banyaknya warna baru yang mengisi hidup kita di tahu-tahun berikutnya. Aku percaya bahwa kita – aku, kamu, mami juga andri akan tetap menyimpan erat rajutan itu hingga kita menua nanti. Terimakasih atas begitu banyak pemahaman baik yang kamu bagikan…
Selamat ulang tahun kakak… rindu ini selalu untukmu…

“Tidak ada pertemuan yang abadi… tapi aku percaya, seperti pertemuan, perpisahan pun tak ada yang abadi” (sebuah kutipan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)