Kamis, 11 Juli 2013

Selamat Jalan...

dr. Fb Gandhung

Bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati, maka cukuplah kematian itu menjadi nasehat untuk kita. Tidak ada kata tiba-tiba, tidak ada tanya 'kenapa'. Semua sudah tertulis rapi sejak calon raga masih dikandung bunda.

Selamat jalan Gandhung. Semoga Allah mendekapmu dengan ampunan serta kasih sayang-Nya.

Allahummaghfirlahu Warhamhu wa 'afihi wa' fu'anhu...

11.7.2013, Hari ke-2 Ramadhan

9 komentar:

  1. aku pernah merasakannya saiang, kamu ingat kan? 4 tahun lalu..
    kamu memberasamaiku, saat aku benar2 menyesal, sangat merasa ingin memutar waktu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, ingat sekali...
      meski aku nggak deket ma gandhung, tapi ini pertama kali aku tau rasanya ketika teman seumuran nggak ada. semakin nmenyadarkan kalo sama sekali bukan hal yg mustahil kalo kita pun bisa mengalaminya kapanpun...
      nggak tega liat ibunya yang tersedu dalam, sembari tak henti menyebut asma Allah...

      Hapus
  2. innalillahi wainna ilaihi rajiun

    BalasHapus
  3. innalillahi wa inna ilaihi rojiun,
    semoga mbak dan sahabat lain dapat terus meneruskan semangatnya..

    BalasHapus
  4. innalillahi wa inna ilaihi rojiun,
    smoga amal ibdahnya diterima disisi Allah Aaamin

    BalasHapus
  5. innalillahi wainna ilaihi raji'uun

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)