Sabtu, 26 April 2014

Embun

Bagi saya, panggilan paling membahagiakan sebelum berkesempatan dipanggil "Ibu" adalah mendengar panggilan "Tante" dari mulut tanpa dosa mereka.
Mereka yang kehadirannya bagai embun di tengah kerontangnya suasana rumah. Meski harus ada beda dalam mencintai mereka.
Kalau pada Andien kami bisa total mencintai dengan curahan kasih sayang tanpa perantara, maka pada Danish perantara alat komunikasi amat dominan.
Ya, dan itu seringkali menyesakkan. Melihatnya tumbuh dan semakin pintar tanpa melihat prosesnya, itu sungguh menyesakkan. Melihat ekspresinya yang asing melihat wajah-wajah kami saat baru sampai dari tanah rantau, itu jauh lebih menyesaakan. Ya, pada Danish... Cinta kami dicerminkan dengan selalu memeluknya dalam doa.

*bahagiaaa sekali pulang kemarin Danish udah bisa panggil tante dengan gayanya :)*

2 komentar:

  1. Lucu-lucuu ponakannya :D
    Belajar jadi Ibu lewat keponakan, hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Alhamdulillah :)
      waahhh... good idea banget ituhhh :D

      Hapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)