Rabu, 22 Oktober 2014

Bukti Cinta

Siang itu saya duduk manis di teras Masjid kampus Unissula, menunggu seorang teman. Sembari menikmati suasana yang amat saya rindukan -- karna sudah cukup lama tak menginjakkan kaki di almamater tercinta.

Siang itu - panas sekali. Panasnya berkali-kali lipat dari biasanya saya rasa. Panas musim kemarau, di kota yang bahkan musim hujannya pun tak pernah membuat menggigil.

Saat belum juga teman yang saya tunggu datang, mata saya menangkap sebuah pemandangan. Pemandangan yang membuat saya tercenung. Hati bergetar.

Pemandangan apa?

Dua sosok wanita dengan pakaian serba hitam, bahan tebal dan jilbab super panjang melintas di hadapan.

Apa yang kalian pikirkan tentang pemandangan itu?

Islam garis keras?

Ekstrim?

ambil dr tumblr

Diatas semua itu... diluar pengetahuan tentang madzhab yang menjadi dasar, dan perbedaan pemahaman... saya sungguh kagum. Hati saya sungguh malu.

Di cuaca sepanas itu, di kota segarang Semarang... mereka tetap sebegitu teguhnya mempertahankan sesuatu yang mereka yakini sebagai bentuk kepatuhan pada Tuhannya. Mengabaikan segala kondisi yang kemungkinan membuat nafsu manusiawi mereka tersiksa.

Alasan apa yang telah begitu kokoh membuat mereka bertahan kalau bukan alasan Maha Dahsyat?

Demi penilaian manusia? Bukankah jauh lebih sering yang memandang negatif hanya karna apa yang mereka pakai?

Saya rasa itu semua tak lain adalah bukti nyata atas pengakuan cinta mereka pada Tuhannya. Wallahu a'lam. Saya tahu tentang niat sepenuhnya hanya urusan Allah. Ini tak lain sekedar asumsi pribadi saya -- yang tentu saja sangat mungkin salah.

Kita? Seringkali lebih sibuk menilai dari sisi negatif, tapi kadang lupa bertanya pada hati sendiri, "Bukti cinta apa yang telah saya persembahkan untuk Tuhan saya?"

Ah, saya malu :(

Saya jadi ingat perbincangan dua orang teman, beberapa tahun lalu.

Ay: Kamu jilbabnya tebal gitu nggak panas, ya?

As: *senyum* -- Kan neraka lebih panas :)

2 komentar:

  1. Hehehe.. mereka tidak peduli dgn penilaian manusia. Penilaian di mata Allah jauh lebih baik...
    temanku banyk yg pake cadar... ternyata mereka aslinya cantik2 bgd loh.. dan mereka juga sama sprt muslimah lainnya... jika kita dekat akan terasa biasa saja... jadi kdang orng berpikiran buruk... :)
    ada jga yg masih kecil udh bercadar juga ada. karakternya beda2 sih..

    :) pa kabar di smarang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kita sering hanya fokus sama cover ya :)

      Semarang panaaass sekali mbak.. tapi ini sy sih masih di Jepara. hehe

      Hapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)