Senin, 29 Juni 2015

#Ramadhan12: Menulis Kebaikan

sumber
"Sampaikanlah dariku (yakni dari Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam) walau hanya satu ayat” (HR. Al-Bukhari)

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”
(TQS. Ali Imran : 104)

Saat pertama kali membuat blog di akhir 2011 lalu, niat saya nggak lebih dari sekedar iseng. Hingga akhirnya saya bergabung dengan grup Warung Blogger dan kumpulan Emak Blogger di facebook, setelah tau tentang dua grup tersebut dari Mbak Esti dan Mbak Susi. Darisitulah awalnya saya mulai tau bahwa blog bukan sekedar 'buku diary'. Saya mulai tau bahwa banyak hal yang bisa saya lakukan melalui blog. Salah satunya berdakwah. Ya,karna saya cukup sadar diri saya nggak punya kapasitas berdakwah dengan berbicara di depan khalayak ramai atau menjadi pembicara di kajian-kajian keagamaan, semoga kewajiban dakwah saya sudah terbayar dengan menulis hal-hal baik melalui blog ini -- meski saya tau hal baik yang saya tulis mungkin baru seujung kuku.

Meski perkembangan blog saya cenderung amat lambat, apalagi jika dibandingkan dengan teman-teman yang lain, saya sudah sangat bersyukur diijinkan Allah untuk bisa merasakan bersentuhan dengan dunia blogging. Merasakan nikmatnya silaturahim yang batasannya menembus ruang dan waktu merupakan nikmat utama dari menjadi seorang blogger (meski masih amatir). Tapi, tentu saja saya nggak boleh pasrah melihat blog saya yang 'gitu'gitu aja' terus. Hehe

Salah satu langkah saya untuk meningkatkan diri sebagai blogger adalah dengan membeli domain. Alhamdulillah, setelah saya tunda-tunda sekian lama, akhirnya kemarin saya memantapkan diri. Mba Esti dan Mba Ila sudah beberapa kali mendorong saya untuk membeli domain. Tapi nggak tau kenapa saya belum juga mantap. Bagi saya, membeli domain adalah salah satu bentuk komitmen. Komiten terhadap diri sendiri tentunya; komitmen untuk semakin rajin menulis dan meningkatkan kualitas tulisan. Belum lagi kalo sudah beli domain berarti punya kewajiban untuk memperpanjangnya tiap tahun. Berarti saya harus punya komitmen untuk jadi blogger yang long lasting dong... :D Dulu salah satu yang bikin ragu tiap mau beli domain ya itu: takut nanti bosen jadi blogger, dll.

Alhamdulillah saya sudah berhasil mengalahkan semua keraguan itu. Terima kasih untuk dua teman yang paling saya repoti dalam proses pembelian domain ini. No mention, ya... tapi Insya Allah doanya tetep nggak akan nyasar. Semoga Allah membalas kebaikan kalian dengan kebaikan yang jauh lebih baik :)

Doakan saya semakin semangat nge-blog ya, teman-teman... :)) Doakan semoga saya istiqomah menulis kebaikan melalui blog ini. Jangan sungkan juga mengingatkan jika apa yang saya tulis ada yang tidak sesuai.

Pengen bikin giveaway dalam rangka tasyakuran.. tapi Insya Allah nanti setelah Ramadhan aja. Teman-teman banyak yang lagi ngejar target tilawah kayaknya. hehe

Duh, maaf ya kalo saya norak banget... seneeeeeeng sih akhirnya bisa jadi (dot)com :D

4 komentar:

  1. Wah, saya juga masih dalam tahap mikir. Tapi kayaknya kelamaan mikir sayanya hehehehe

    salam kenal mak

    http://ipehalena.tumblr.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga lama bangeeetttt kok mbak mikirnya :D

      Hapus
  2. efek sampingnya memang kudu rajin update sampek kapan domain kita berlaku sih.. hehe

    BalasHapus
  3. Huaaah kapan ya aku beli dot com iniiih >.<

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)