Kamis, 26 November 2015

#SelfReminder: Ibarat Air Dan Garam

dr Tumblr

Masalah itu diibaratkan garam.
Hati kita ibarat air. Hati yang sempit ibarat air dalam gelas, sedangkan hati yang luas ibarat air di luasnya telaga.

Saat segenggam garam dimasukkan pada segelas air, tentu rasanya akan berubah menjadi asin tak terperi.
Tapi jika garam dengan jumlah yang sama dimasukkan ke dalam air di luasnya telaga, akankah mampu mempengaruhi rasanya? Sama sekali tidak.

Begitu juga tentang hati kita.
Saat segenggam masalah menimpa orang yang hatinya sempit, bisa jadi hal itu sudah sangat mampu membuatnya amat terpengaruh. Hidupnya berantakan. Reaksinya berlebihan.
Tapi saat masalah yang sama menimpa orang berhati luas, tak akan pernah masalah tersebut mempengaruhinya kecuali membuatnya semakin banyak mengingat Tuhannya.

Masalah kita dan orang-orang di sekitar kita mungkin sama.
Sikap kita atas masalah tersebutlah yang membuatnya jadi berbeda.


**Nasehat ini kalo gak salah saya baca dari FP-nya Teh Ninih (dengan perubahan kalimat)
Dan jadi sadar bahwa hati saya masih terlampau sempit dalam menghadapi banyak hal :((

2 komentar:

  1. Waduh. Baru pertama kali main ke sini langsung dapet wejangan bagus nih. Salam kenal rosa. Horeeee. \:D/

    BalasHapus
  2. Semoga hati kita bisa seluas samudra ya mbak, aamiin :)

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)