Sabtu, 03 September 2016

3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Renovasi Rumah



Banyak masyarakat yang ingin memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhannya. Terkadang, beberapa orang menginginkan rumah yang besar dan luas. Namun, tentu saja itu semua membutuhkan biaya yang tidak murah.

Harga rumah dijual di Jakarta Selatan sendiri misalnya, kini sudah berharga miliaran rupiah. Hal yang sama juga terjadi di kota-kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota besar lainnya. Alhasil, masyarakat pun akhirnya membeli rumah yang lebih sederhana.

Setelah beberapa tahun, tentunya mereka ingin mengubah bentuk sesuai dengan keinginan dan mulai merenovasi rumah hingga dirasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Untuk itu, simaklah beberapa tips saat berniat hendak merenovasi rumah. Berikut beberapa tips yang saya punya jika kamu berniat hendak merenovasi rumah.

Catat Kerusakan di Rumah Kamu

Jika kamu baru saja membeli rumah atau hunian di tempat yang baru dikembangkan seperti apartemen, kondominium, atau perumahan baru, yang harus kamu lakukan adalah mencatat segala kekurangan dari bangunan yang baru saja kamu beli tersebut. Lalu, mintalah pengembang untuk memperbaikinya. Biasanya ada pengembang yang memberikan waktu untuk membetulkan kerusakan atau kecacatan bangunan.

Jika kamu sudah membeli rumah dan baru akan merenovasi, ada baiknya kamu membuat daftar kerusakan di rumah kamu. setelah itu kamu bisa membuat prioritas kerusakan atau kekurangan mana yang terlebih dahulu akan direnovasi. Tentunya prioritas tersebut tergantung pada kondisi keuangan dan juga kebutuhan kamu.

Perhatikan Larangan Pengembang

Setiap pengembang hunian memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Ada beberapa pengembang yang mengizinkan pemilik rumah untuk merenovasi rumah atau hunian mereka sesuka hati. Namun, ada pula pengembang yang tidak mengizinkan beberapa hal dalam renovasi hunian.

Biasanya pengembang melarang pembangunan bangunan baru karena nantinya akan mengubah tampilan fasad atau tampilan depan perumahan yang berbeda-beda. Maka dari itu, penting untuk mengetahui larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan saat merenovasi hunianmu. Dan pastikan kamu mendapat persetujuan dari pengembang untuk merenovasi rumah sebelum proses renovasi dimulai.

Perhitungkan Rencana ke Depan

Banyak pemilik rumah yang merenovasi rumah tanpa memikirkan rencana ke depannya. Misalnya saja, mereka membangun satu kamar untuk dua orang anak. Padahal, seiring waktu tentunya nanti sang anak juga akan membutuhkan kamar sendiri saat mereka beranjak dewasa. Maka dari itu, akan lebih baik jika kita memikirkan rencana masa depan dan mulai mengaplikasikannya saat merenovasi rumah.

Nah, tiga point di atas merupakan tips jika kita berniat merenovasi rumah. Semoga bermanfaat, ya :)

4 komentar:

  1. makasih artikelnya ya aganwati
    sangat bermanfaat :D

    BalasHapus
  2. Ini yang selalu di lakukan orang tua saya dalam memperbaiki(renovasi) rumah nih :-) selalu memperhitungkan dulu dengan rinci dan tidak mau di ganggu :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, bagus mas.. berarti orangtuamu sangat paham pentingnya perencanaan :)

      Hapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)