Minggu, 04 September 2016

4 Taman Bermain untuk Anak di Rumah


Banyak rumah dijual di Surabaya, Bandung, Jakarta, Bogor, Bekasi, dan kota besar lainnya yang menawarkan bentuk minimalis dengan halaman yang dapat dimanfaatkan di bagian depan dan juga bagian dalamnya. Halaman tersebut tentunya dapat Kita manfaatkan sebagai tempat bersantai untuk duduk nongkrong, berkumpul, maupun bercengkerama dengan keluarga.

Namun, bagi Kita yang memiliki buah hati atau anak yang berusia 5 hingga 10 tahun, halaman tersebut bisa kita sulap sebagai tempat bermainnya. Hal ini dapat membantu Kita yang memiliki anak, apalagi jika tidak tersedia taman bermain di sekitaran rumah atau memiliki jarak yang jauh.

Selain itu, dengan menciptakan area bermain untuk anak di rumah tentunya anak akan lebih terjamin keamanannya daripada harus bermain di luar rumah. Lalu taman bermain seperti apa yang bisa dimanfaatkan di rumah untuk si buah hati? Berikut beberapa contoh di antaranya:

Panjat Tebing

Halaman belakang rumah biasanya diakhiri dengan benteng rumah di belakang. Dinding tersebut dapat dimanfaatkan sebagai area panjat tebing untuk sang anak. Apalagi jika anak kita adalah anak laki-laki yang aktif dan menggemari kegiatan outdoor dan sedikit ekstrem.

Tentu saja yang dibuat adalah panjat tebing mini yang dapat disesuaikan dengan umur dan kebutuhan sang anak. Jangan lupa untuk memasang alat keselamatan, ya!

Trampolin

Dengan menyimpan trampolin di halaman belakang rumah tentunya anak kita akan merasa senang karena bisa bermain dengan nyaman. Memasang trampolin sendiri tergolong mudah di bandingkan dengan memasang panjat tebing di taman. Sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk Kita yang tidak mau terlalu repot, tapi ingin memberikan ruang bermain untuk si buah hati.

Rumah Kayu

Anak-anak senang bermain rumah-rumahan? Hal itu bisa disiasati dengan cara membuat rumah-rumahan kayu kecil di halaman Kita. tempatkan kursi dan meja kayu di dalam rumah kayu tersebut dan letakkan mainan di dalamnya. Rumah kayu tersebut dapat juga digunakan untuk tempat bermain sang anak bersama teman-temannya. untuk membangunnya tentu membutuhkan keahlian khusus, namun jika Kita membangunnya dengan keluarga, tentu akan sangat menyenangkan.

Taman Bermain Biasa

Taman bermain di dalam perumahan biasanya dilengkapi dengan ayunan dan juga perosotan. Kita dapat menempatkan ayunan dan perosotan di rumah Kita. sehingga sang anak akan dapat bermain di dalam rumah. Ini terlihat kuno dan biasa saja, namun banyak anak-anak yang akan senang untuk dapat bermain ayunan dan juga perosotan di dalam rumah.

Jadi, sarana bermain apa yang akan Kita pilih untuk disediakan di rumah? Tentu saja semua harus melalui pertimbangan-pertimbangan tertentu. Selamat memilih ^_^

5 komentar:

  1. Lebih enakan beliu sendiri apa bangun dari awal ya bu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau itu tergantung kondisi ya bu... kalo sekiranya sumber dayanya ada, bangun sendiri saya kira boleh dipilih...

      Hapus
  2. rumah kayu enak banget tuh :D apalagi klo di daerah pegunungan, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, impian banget tuh mbak bisa punya rumah kayu yg jd tempat istirahat pas libur kerja... hehe

      Hapus
  3. Aku punya rumah taman belakang 6x2,5 meter, si kecil ngerengek pgn beli ayunan prosotan.. tadinya sih sudah ada air terjun2an sama kolam ikan kecil, cm lantainya aku pake paving blok yg tengahnya bolong diisi rumput, trus atap terbuka.. kira2 yg aman gimana ya kalau disimpan disitu.. apa aku ganti semua pake karpet rumput sintesis trus dipagar trus dikunci.. soalnya suami takut bahaya.. pgn meminimalkan biaya gimana ya sebaiknya

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)