Sabtu, 27 Juni 2015

#Ramadhan10: Jangan Menilai Hanya Dari Tampilan Luar

Dari majelisnya yang mulia, Nabi pernah meminta para sahabat memperhatikan dua orang. Orang pertama, tamoan dan gagah, kaya dan berpakaian indah, serta berpenampilan mewah.

"Orang ini, ya Rasulullah, " demikian kata para sahabat, "jika melamar pasti diterima. Jika memberi saran pasti diikuti. Jika berjalan banuak yang mengiringinya. Jika duduk banyak yang menemaninya."

Orang kedua miskin dan ringkih, compang-camping dan rombeng, kusut dan semrawut.

"Adapun yang ini," kata para sahabat, "jika melamar pasti ditolak. Jika memberi saran tak ditanggapi. Datang dan perginya, hampir tak disadari."

"Tapi satu laki-laki yang kalian remehkan kebaikannya ini, "demikian sabda Sang Nabi, "adalah lebih baik daripada sepenuh bumi berisi orang-orang seperti yang satunya."

**dikutip dari buku 'Lapis-Lapis Keberkahan' karya Salim A Fillah

Hmm.. Dari cerita di atas, kita bisa ngambil banyak sekali ibroh, ya, Dear... Jangan hanyak sibuk memperindah tampilan luar, tapi lalai memperhatikan amalan.
Jangan pula menilai orang lain semata-mata dari penampilan saja.

Tapiii... Jangan juga terlalu cuek sama penampilan. Penampilan tetep harus diperhatikan, asal nggak berlebihan. Patokannya hanya satu: sesuai syariat :)

Semoga kita bisa sama-sama memperbaiki langkah agar semakin taat pada syariat, ya... Ingatkan saya jika salah :')

6 komentar:

  1. Setuju pakai banget mbak :) kadang kita sibuk menelisik orang lain, lupa bercermin . Sepertinya saya patut dapat hadiah nih tepat jadi follower blog yg ke 100 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiiihhh mbak.... hadiahnya sun sayang dr sini :D

      Hapus
  2. Kalo tampilanku gimana???

    Cyeee yg ganti domain....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo tampilanmu terlalu 'lugu' untuk imajinasimu yang lincah luar biasa jiah :D

      ehehe... jadi malu :p

      Hapus
  3. makasih jd diingatkan, saya udah follow blognya ya mba

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)