Jumat, 11 Desember 2015

Sholat Ritual VS Sholat Aktual

Sholat ritual VS sholat aktual? Lho, apa itu? Memangnya ada, ya, istilah seperti itu?

Saya mendapat materi ini dalam salah satu pertemuan kajian pagi rutin di kantor saya. Pertama tentang sholat ritual. Kita semua yang mengaku muslim pasti tahu bahwa kita terikat kewajiban untuk melakukan ritual sholat minimal 5 kali dalam sehari. Ritual sholat ini menjadi jurang pemisah dan pembeda antara muslim dan kafir. Tapi apa jika kita sudah selalu menunaikan sholat 5 waktu lalu sudah cukup? Tentu saja belum.

Sebagian besar dari kita pasti familiar dengan ayat Innassholata tansa anil fahsya' i wal munkar -- sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Nah, inilah yang dinamakan sholat aktual. Yaitu sebuah cerminan sikap sebagai seorang muslim yang senantiasa menunaikan sholat. Jadi sejatinya, tidak cukup hanya dengan menunaikan sholat lalu kewajiban kita sebagai muslim selesai. Perlu ada tindak lanjutnya. Kata Pak Ustadz, jeda antar-waktu sholat adalah saatnya untuk menindaklanjuti sholat ritual kita melalui sholat aktual. Dengan berbuat baik, menghindari perbuatan keji dan munkar, serta menjadi rahmat bagi semesta alam.

Lalu mengapa banyak orang yang sholat belum mampu membuat mereka tercegah dari perbuatan keji dan munkar? Mungkin karna salah satunya mereka masih memaknai sholat sebagai ibadah ritual semata.

Wallahu a'lam bishawwab...

2 komentar:

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)