Selasa, 19 Januari 2016

Pengalaman Pertama Naik Kereta Api

Yeeaayyy, akhirnya saya bisa merasakan naik kereta api!!! :D Norak, ya? Biarin! Hihi.

Fyi, merasakan naik kereta api pernah saya tulis sebagai salah satu impian di sini. Dan Alhamdulillah, awal tahun 2016 dibuka dengan terwujudnya hal tersebut :')

Yup, tanggal 9 Januari 2016 lalu, saya bersama sahabat saya memilih kereta api Kaligung yang beranfkat dari Stasiun Poncol untuk menuju Kota Brebes. Emm, keretanya sampai Stasiun Tegal aja, sih. Hehe.


Kereta Kaligung yang kami tumpangi dijadwalkan berangkat Pukul 12.50. Kami sudah sampai di Poncol sekitar Pukul 12.15. Sesampainya di situ, kami sholat jamak dhuhur-ashar di Musholla dalam stasiun. Alhamdulillah, mushollanya bersih, meskipun ukurannya agak kurang luas (menurut saya). Mukenanya juga bersih, tidak baj, dan bagus :). Setelah sholat, karna jam berangkat kereta masih cukup lama, saya iseng menxoba masuk ke pos kesehatan yang ada di Stasiun tersebut. Kenapa tertarik? Karna saya melihat tulisan 'Gratis bagi Penumpang Bertiket' yang dipasang di atas pintunya. Sayang banget, kan, sesuatu yang gratis tidak dimanfaatkan. Haha. Di dalam pos kesehatan, saya cuma minta ditensi, plus numpang nimbang berat badan. Hehe. Seneng karna Bapak Petugasnya bersahabat :)


Seusai dari pos kesehatan, kami langsung menuju Kereta Kaligung yang akan kami naiki. Eh, sebelumnya foto-foto dulu tentu saja. Haha.


Begitu naik, dan duduk di bangku saya, duh... Mendadak saya merasa udik sekali. Hahaha. Keretanya bersih dan nyaman. Jauh sekali dari ekspektasi saya pada label 'kereta kelas ekonomi'. Saat kereta mulai melaju, udiknya saya makin parah -- ribut sekali bertanya pada sahabat saya, 'Kok gak ada bunyinya??!!' ahahahaha. Lah, gimana yaa... Yang saya tahu selama ini, kalau kereta lewat kan bunyinya berisik sekali :D

Apa keudikan saya berhenti hanya sampai di situ? Oh, tentu tidak :D *udik aja bangga!!*. Selang beberapa saat setelah kereta melaju, saya mendengar orang berteriak, 'minum-minum...' macam di terminal dan bus gitu. Saya langsung tanya lagi pada sahabat saya, 'Kok ada orang jualan juga? Terus nanti dia turunnya di mana??'. Sahabat saya -- dengan dahi terlipat -- menjawab, 'Lho, itu kan petugas kereta juga'. Doeng!! Sumpah, saya baru tahu ada fasilitas seperti itu juga :D Mas penjajanya gagah dan rapi niaaann. Hihi. Maklum, ya, temaaann... Selama ini kenalnya cuma terminal dan bus. Hehe.

Sepanjang perjalanan kami heboh sendiri. Foto-foto lah, makan lah, beli pop mie lah. Yang paling heboh tentu saja saat kereta melewati Pantai Pekalongan. Masya Allah.... Indah sekaliiii.



Kami sampai di Stasiun Tegal tepat seperti yang tertera dalam tiket. Keren! 4 jempol untuk KAI atas ketepatan waktunya. Kami cukup lama di Stasiun Tegal, karna masih harus menunggu jemputan. Tentu saja kami memanfaatkannya dengan foto-foto. Hihi.


Narsis di Stasiun Tegal :D

Sebenarnya saya merasa kok naik keretanya sebentar sekali, masih belum puas. Hehe. Semoga lain kali ada kesempatan untuk naik kereta lagi. Aamiin :)

Kesimpulannya, 4,75 dari 5 bintang untuk KAI terutama Kereta Kaligung *review buku kaleee!!* :D. Jauh jauh jauh lebih nyaman daripada naik Bus, terutama Bus Semarang-Jepara yang sering saya naiki. Haha. Tepat waktu, tanpa mangkal, tanpa macet, tanpa sesak :)

12 komentar:

  1. Duuuhh...senengnya yg abis nyobain kaligung. Emang skr kereta udah nyaman banget kok :)

    BalasHapus
  2. Aku naek kereta baru beberapa kali kali ... Dari Bandung ke JKT itupun ditraktir hihi...

    Etapi skrg kereta api enak abis ya...r
    Ndak usel uselan kayak dulu... Anak SMG ya? Salam dr blogger rembang

    BalasHapus
  3. Aku naek kereta baru beberapa kali kali ... Dari Bandung ke JKT itupun ditraktir hihi...

    Etapi skrg kereta api enak abis ya...r
    Ndak usel uselan kayak dulu... Anak SMG ya? Salam dr blogger rembang

    BalasHapus
  4. dulu sebelum pny kendaraan saya jg paling suka naik kereta, jkt-cirebon cuma 3 jam!!!

    BalasHapus
  5. Hihii, skrg mah kereta uda lumayan nyaman yaah. Eh itu viewnya bagus yah,masya Allah.

    BalasHapus
  6. Wa wah keren bangeds. Hheiei. Sayang sekali Pontianak saat ini belum dibangun jalur kereta api, Mungkin karena struktur tanahnya yang kurang mendukung. Semoga tahun depan sudah bisa direalisasi

    BalasHapus
  7. kereta api sekarang lebih apik ya, terlihat profesionalisme nya

    BalasHapus
  8. Nglewatin pantai ya mbak, seru banget naek keretanya...

    BalasHapus
  9. udah lama ih nggak naik kereta sendiri :D udah makin canggih sekarang

    BalasHapus
  10. udah pernah coba desek2an di kereta blm kak ? harus coba deh T_T

    Nonton film free

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)