Senin, 28 Maret 2016

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Menghadapinya?

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang telah sekian lama menjadi tema perbincangan antar-negara ASEAN kini telah resmi diberlakukan. Gagasan tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini terbentuk dengan tujuan menciptakan kawasan ASEAN yang sejahtera dan makmur. Namun, gagasan ini tentu saja memiliki dampak negatif serta positif yang beriringan.

Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan di bidang perdagangan maupun jasa tak urung semakin ketat. Hal itu menjadi tantangan baru bagi masyarakat di kawasan Asean, terutama Indonesia. Masyarakat Indonesia dituntut untuk semakin giat meningkatkan kualitas diri agar bisa bersaing di era perdagangan bebas ini. Jika tak sigap mempersiapkan diri, maka siap-siap saja akan tersingkir dari kerasnya persaingan di bidang perekonomian.

Sebagai anak muda, yang di pundak kitalah harapan atas jayanya negeri ini, apa saja yang harus kita lakukan? Akankah kita masih akan berpangku tangan dan malas-malasan, sedangkan di luar sana banyak orang tengah menempa diri untuk menghadapi ketatnya persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini?!

Maka, sudah waktunya dan sudah seharusnya kita turut mempersiapkan diri untuk menghadapi era ini. Tak perlu memikirkan langkah yang muluk, tapi akhirnya justru tak terealisasi. Cukup siapkan langkah-langkah kecil berkesinambungan, yang membuat kualitas diri kita terus semakin baik dari hari ke hari.

Salah satu langkah kecil saya dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini, adalah dengan memperbarui tekad untuk belajar bahasa inggris kembali. Skill berbahasa, terutama bahasa internasional, tentu saja amat penting untuk dimiliki di era perdagangan bebas seperti saat ini. Bagi saya yang kemampuan bahasa inggrisnya masih amat minim, maka langkah untuk belajar bahasa inggris merupakan salah satu hal yang mendesak.



Gayung bersambut, alam rupanya merestui keinginan saya. Beberapa hari lalu, salah seorang teman blogger memberikan info tentang diadakannya sebuah kursus (sekolah) TOEFL gratis, yang diadakan oleh salah satu anak bangsa yang punya keinginan besar untuk membagi ilmunya. Sistem pembelajarannya dilakukan secara online, sehingga cocok sekali untuk para pekerja full time yang tak memiliki banyak waktu untuk mengikuti kelas formal.

Maka, siang tadi saya memantapkan diri untuk mendaftar di sekolah TOEFL tersebut. Jika ada juga berminat dan hendak mendaftarkan diri, caranya amat mudah. Yaitu cukup dengan mengisi formulir pendaftaran di sini. Insya Allah kelas akan dimulai pada tanggal 4 April 2016 mendatang.

Jadi, apa langkah yang kamu persiapkan untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini? Jangan sampai kita tergilas oleh kerasnya persaingan gara-gara lalai menyusun langkah, ya!

3 komentar:

  1. Semangat hadpi MEA
    salam sukse

    BalasHapus
  2. Semangat, ocha. sama-sama belajar benerin bahasa Inggrisku juga :D

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)