ads

#Resolusiku2017: Tentang Menjadi Ibu dan Menjadi Cantik

on
Rabu, 04 Januari 2017
#Resolusiku2017. Saya bukan tergolong orang yang rajin menulis resolusi setiap pergantian tahun. Pernah sih sok-sokan nulis resolusi. Tapi ya gitu, karna cuma ikut-ikutan, jadinya cuma anget-anget e'ek ayam, selang berapa hari setelah tahun baru biasanya sih udah lupa. Haha.

Jadi ya gitu, hidup saya kayak air mengalir aja. Gak ada target-target tertentu yang saya tentukan untuk dikejar banget agar harus tercapai di tahun tersebut. Resolusi nikah gimana? Iya, saya pernah bertahun-tahun menjadikan menikah sebagai resolusi. Tapi kan gak yang dikejar banget 'pokoknya gimana caranya harus nikah tahun ini, harus!'. Kan ya gak mungkin, wong saat itu saja saya belum ada calon =D

Alhamdulilkah, resolusi menikah sudah tercapai di 2016 lalu. Bukan dengan cara saya berusaha sekuat tenaga untuk mencapainya, melainkan mengikuti jalan cerita takdir saja :)

Tapi beda sama tahun ini. Tahun 2017 ini saya punya beberapa resolusi yang Insya Allah akan saya usahakan dengan segenap kemampuan saya agar bisa tercapai. Saya ingin menuliskan resolusi 2017 saya di sini, dengan harapan siapapun yang membaca akan turut meng-aamiin-kannya. Semakin banyak yang turut mendoakan, Insya Allah semakin dekat resolusi-resolusi saya dengan pencapaian.

Langsung aja yuk, berikut ini adalah #Resolusiku2017 saya:

1. Menjadi ibu dari seorang anak yang saat ini masih dalam kandungan saya berumur 31 minggu. Insya Allah dia lahir antara akhir Februari sampai awal Maret 2016. Sejujurnya saya punya resolusi tambahan, yaitu melahirkan secara normal. Alasannya bukan hal-hal semacam 'ingin merasakan jadi ibu seutuhnya dan lain-lain'. Ah, saya gak pernah sedikitpun menganggap bahwa melahirkan secara secar itu berarti belum jadi ibu seutuhnya. Gak ada rumus kayak gitu.

Alasan saya ingin sekali melahirkan secara normal adalah karna katanya kalau normal lebih cepat proses penyembuhannya. Alasan lainnya lagi, karna dari segi biaya melahirkan secara normal pastilah lebih terjangkau untuk ukuran tabungan saya dan mas suami yang gak seberapa. Hehe.

Baca Juga: Catatan Kehamilan

2. Memberi ASI Eksklusif untuk anak saya selama 6 bulan pertama. Ah, ini sih impian setiap ibu ya rasanya. Ibu mana yang gak pengen bisa kasih ASI buat anaknya? Soal ada yang akhirnya terkendala, lagi-lagi itu urusan takdir, kan?

Yang jelas saya ingin memasukkan ini sebagai salah satu resolusi, agar saya lebih semangat dan lebih bersungguh-sungguh untuk berusaha mencapainya. Karna saya tau, dalam prosesnya nanti, pastilah akan ada satu-dua hal yang menjadi tantangan. Dan semoga saya gak menyerah begitu saja saat saya ingat ini merupakan salah satu resolusi hidup saya di 2017.

3. Menghilangkan bekas jerawat di wajah. Haha, ini terdengar gak penting sekali ya sepertinya. Tapi tidak buat saya. Sejak hamil, jerawat saya tumbuh subur bak lumut di musim hujan. Lebih parah dari saat menjelang nikah dulu sepertinya. Katanya sih ini karna pengaruh hormon selama hamil, Insya Allah nanti setelah hamil ilang sendiri. Saya percaya dan yakin dengan pendapat itu sih.

Tapi yang hilang jerawatnya, kan? Soal bekas, itu lain lagi -_-. Beneran saya sedih tiap ngaca dan melihat totol-totol hitam bekas jerawat bertebaran di wajah saya. Lebih sedih lagi jika tiap pasang foto di akun media sosial atau aplikasi messanger banyak yang langsung pada komentarin jerawat saya, gak peduli apapun captionnya. Huhu, langsung merasa dunia ini kejam sekali =((

Maka dari itulah, menghilangkan bekas jerawat dan berusaha membuat wajah saya kembali mulus seperti jaman masih gadis merupakan salah satu resolusi saya. Usahanya bahkan sudah saya mulai sejak hari ini, dengan membeli beberapa produk kecantikan yang katanya aman untuk kehamilan tentunya. Selain jadi ibu, saya juga ingin jadi cantik dong. hehe. Bukan semata-mata ingin dipuji orang-orang. Ingin dipujinya sih sama suami aja =D *masasiiihhhh*

Meski mencanangkan tiga resolusi di atas, saya tetap menanamkan dalam hati bahwa ketercapaiannya tetaplah bergantung pada ridho Sang Penggenggam Alam Semesta. Agar jika ternyata ada yang meleset, saya ikhlas. Gak baper berkepanjangan.

Resolusinya cuma tiga? Iya, tiga aja. Bukan berarti gak ada hal lain yang ingin saya capai di tahun 2017 ini. Tentu saja ada, dan banyaaaakkk. Hanya saja yang saya canangkan resmi sebagai resolusi cukup tiga point di atas saja.

Sekali lagi, saya menulis ini dengan harapan semoga siapapun yang membaca berkenan turut mendoakan resolusi saya di atas. Jadi, dengan segenap kerendahan hati, mohon doanya yaaa teman-teman =))


7 komentar on "#Resolusiku2017: Tentang Menjadi Ibu dan Menjadi Cantik"
  1. Dulu... saya juga begitu mba, gak pernah punya resolusi2an. Tapi skrg, saya coba utk membuat resolusi

    BalasHapus
  2. Aamiiin.. Semoga tercapai semua di tahun ini :)

    BalasHapus
  3. Semoga bisa lahiran normal ya mbak... emang lebih cepet dipemulihan, hehe. Semoga juga nanti bisa menyusui dengan lancar, bahkan sampai 2thn. Oia, mungkin mulai skr mulai bisa melakukan pemijatan diarea payudara mbak, yang ringan aja dan putingnya dibersihkan dengan air hangat. Sekedar tips saja, hehe. Untuk jerawat dan bekasnya, kalau itu karena hormon karena hamil biasanya hilangnya lebih cepat dan mudah setelah melahirkan, hehe.

    Wah, panjang jg komentarku. Btw, salam kenal.

    BalasHapus
  4. Aamiin Mbak, sehat terus yah Mbak. Moga lahirannya lancar, normal, selamat, sempurna. Waktu hamil jg saya slalu doa spt itu, Alhamdulillah Allah menolong lahiran selamat saya dan si Baby :)
    Moga ASInya jg nanti lancar ya Mbak, ayooo terus positive thinking ;)
    Aaamiin Aamiin Aamiin *peluukkkBUMIIILLL*

    BalasHapus
  5. Dulu saya malah rajin resolusi - resolusi an tapi beberapa tahun terakhir ini males dan tahun ini jadi pengen bikin resolusi lagi

    BalasHapus
  6. Iya lahiran normal itu irit biaya dan lekas pulih dibanding cesar. Ocha, Moga semua resolusinya terwujud. Aamiin.
    Makasih udh ikutan GA aku, moga beruntung :)

    BalasHapus
  7. Menjadi ibu yang sayang keluarga perlu, tetapi menjadi lebih cantik untuk suami juga sangat perlu

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)

Signature

Signature