Senin, 30 Juni 2014

#Ramadhan2: Nafsu

Dan aku tidak menyatakan diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu[2] selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku[3]. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun[4] lagi Maha Penyayang[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-53-66.html#sthash.V9zuK7fH.dpuf
 

“Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), Karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.” (Qs. Yusuf: 53)

oOo
Nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. Harusnya kita yang mengendalikan nafsu, bukan nafsu yang mengendalikan kita. Nafsu itu konon semakin dituruti bakal jadi semakin liar. Nah, Ramadhan adalah waktu yang paling tepat bagi kita untuk mendidik nafsu.
Dan aku tidak menyatakan diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu[2] selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku[3]. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun[4] lagi Maha Penyayang[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-53-66.html#sthash.V9zuK7fH.dpuf
Dan aku tidak menyatakan diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu[2] selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku[3]. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun[4] lagi Maha Penyayang[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-53-66.html#sthash.V9zuK7fH.dpuf
Dan aku tidak menyatakan diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu[2] selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku[3]. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun[4] lagi Maha Penyayang[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-53-66.html#sthash.V9zuK7fH.dpuf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)