Rabu, 20 Agustus 2014

Tentang Ibu

Tiap kali sayaingin menulis tentang Ibu, saat itu pula lidah saya tiba-tiba kelu. Kemampuan merangkai kata seketika menguap entah ke mana. Mungkin karna memang nggak akan mampu saya rangkai kalimat yang benar-benar dapat menggambarkan betapa luar biasanya ibu saya. Mungkin juga, saya belum punya cukup bakti yang pantas saya ceritakan.

Emm, semalam saya nggak sengaja dengar saat ibu berbisik-bisik lirih setelah sholat - berdoa. Ah, rintihannya begitu perih mengiris. Apalagi jika ingat, bahwa nama saya pastilah salah satu yang paling banyak beliau sebut. Seketika saya berbisik dalam hati, "Ridhoi tiap doa beliau, Rabb..."

Saya jadi tiba-tiba inget lagu tentang Ibu. ini:


Fiuhh... di hati rasanyaaaa.... nyeeesss...

Selain lagu itu, ada satu lagi lagu tentang ibu yang saya sukaaaa banget. Pesona Potretmu dari Ada Band:


Kalo denger lagu Pesona Potertmu, selain langsung terbayang wajah Ibu, saya juga langsung terbayang wajah dua sahabat laki-laki saya waktu SMA: Amil dan Andri. Amil, laki-laki dengan hormat luar biasa pada Ibundanya, terlebih setelah ayahandanya tiada (Apa kabar, kak? sudah hampir 6 taun gak ketemu, ya... semoga duniamu selalu baik-baik saja :) ). Lalu Andri. Laki-laki yang 'bersahabat dekat' dengan ibunya, lalu harus mengikhlaskan ibunya kembali Sang Pencipta beberapa tahun lalu.

Ah, Ibu... sosok luar biasa yang entah bagaimana saya harus menggambarkannya. Yang jelas, saat mendengar lirih doa ibu semalam, saya jadi semakin tau, apalagi yang harus saya khawatirkan sedang saya tau doa ibu selalu membersamai langkah saya.

Semoga saya mampu menjadi orang yang punya kekuataan untuk tidak akan menyakiti sosok bernama ibu. Semoga saya mampu menjadi orang yang tidak akan pernah membiarkan diri saya menjadi alasan orang lain menyakiti ibunya. Aamiin.

2 komentar:

  1. Makasih Rosa, atas tulisan yang manis ini... biar kita makin sayang sama ibu... Salam kenal :)

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)