Mengijinkan Anak Menonton TV, Yay or Nay?

on
Kamis, 19 Oktober 2017
 
credit: Pixabay.com
Saya adalah satu dari entah berapa banyak orang yang masa kecilnya keranjingan menonton TV. Ya gimana dong, gak punya hiburan lain soalnya. Namanya juga orang desa. Mainan ga banyak, komputer belum kenal, gadget apalagi.

Jadi hiburan paling mewah untuk masa kecil saya ya TV. Apalagi kalau hari minggu, wuiihhh bisa beneran dari pagi butaaa sampe siang ngedeplek di depan TV ga bisa diganggugugat.

Ninja hatori, doraemon, sinchan, terus apalagi ya? Yang angkatan 90-an pasti tau lah.

Bolos ngaji atau madrasah karna TV? Seriiiing. Seinget saya gara-garanya adalah acaranya meisyi yang judulnya ci luk ba. Kan jam tayangnya sore, bertepatan dengan jadwal saya ngaji.

Emang gak dimarahin Bapak atau Ibu? Ya dimarahin sih. Ibu sering marahin kalau saya kebanyakan nonton TV.

Marah, tapi membiarkan.

Jadi, kalo saya menonton TV, ibu saya tuh sering ngomel. Tapi beliau ga melakukan tindakan apapun untuk menghentikan kegiatan menonton TV saya. Misalnya, mencarikan kegiatan atau hiburan lain untuk saya. Atau yang paling sederhana, dengan tegas mengambil remote TV dan mematikannya. Gak pernah kayak gitu. Jadi cuma ngomel, terus udah.
 
Ya saya lama-lama kebal dong. Merasa, oh nonton TV terus tu gak masalah kok. Dasar gak peka 😆
 
Lalu, apakah saya menyesal karna waktu kecil saya terlalu banyak menonton TV?
 
Enggak sih. Untuk apa disesali, kalau toh penyesalan gak akan bawa kita ke mana-mana. Iya kan?
 
Tapi apakah saya merasakan dampak buruk dari nonton TV?
 
Sejujurnya, saya gak tau persis. Tapi bisa jadi, jika dulu saya gak terlalu banyak menonton TV dan menggantinya dengan membaca buku, mungkin saya akan menjadi orang yang jauh lebih pintar dan memiliki wawasan luas hari ini. Tapi pertanyaannya, bukunya siapaaa?? Mana kepikiran lah bapak-ibu saya menyediakan buku bacaan untuk saya. Bagi mereka, buku itu ya buku pelajaran di sekolah. 😅

Nah kalau begitu, jika sekarang saya ditanya, "Mengijinkan Anak Nonton TV, Yay or Nay?"

Jawaban saya: Yay dan Nay 😂

Mau bilang Yay, kok saya rasanya gak rela Faza meniru jejak saya waktu kecil.

Mau bilang Nay, kok rasanya juga gak mungkin. Lha wong kalo Faza sekolah aja kadang diajak nonton TV sama budhenya 😅 (Faza masih bayi sekolah? Soal ini saya ceritain di postingan lain ya. Mungkin di sanirosa.com)
 
Tanpa sedikitpun bermaksud mendiskreditkan bapak-ibu saya alias mbahnya Faza, gak salah dong kalau saya ingin memperbaiki polanya mereka soal mengotnrol anak menonton TV?! Jadi, kalau saya berkomitmen untuk mengendalikan Faza agar gak keranjingan TV, ya saya harus bersiap menyediakan sarana belajar lain untuk Faza, yang sama menariknya dengan kegiatan nonton TV. Selain itu, saya juga harus mengingat beberapa hal yang perlu diperhatikan orangtua saat anak menonton TV seperti yang dijabarkan Mak Anis Khoir dalam tulisannya yang berjudul Anak, Televisi dan Sarana Edukasi.

Intinya, saya sadar diri bahwa tidak mungkin untuk tidak mengijinkan Faza menonton TV. Tapi saya dan ayahnya berkomitmen untuk mengontrol Faza soal menonton TV.

Ayo ke Tempat Outbond di Puncak Bogor

on
Rabu, 18 Oktober 2017

Kawasan Puncak, Bogor menjadi salah satu tempat favorit untuk liburan, baik liburan bersama keluarga ataupun bersama teman kantor, atau sekolah.

Salah satu kegiatan yang seru saat liburan ialah dengan berkunjung ke tempat outbond, kegiatan outbond akan sangat seru bila dilakukan secara bersama.

Ingin merasakan keseruannya ? Berikut rekomendasi beberapa tempat outing di Puncak yang dapat membuat liburan kamu menjadi lebih asik dan seru.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor merupakan tempat yang menjadi ikon dari kota Bogor sendiri. Kebun Raya Bogor menyediakan fasilitas untuk melaksanakan kegiatan outbond yang sangat lengkap.

Sehingga sangat cocok untuk kamu datangi ramai-ramai bersama teman atau keluarga besar. Serunya lagi, kegiatan outbond lakukan di area yang sangat luas beralaskan padang rumput yang hijau untuk menambah keseruan bermain kamu.

Yasmin Hotel

Lokasi ini bukan sekedar penginapan, namun disini juga merupakan tempat outing di puncak yang cukup menyenangkan.

Di yasmin hotel tersedianya fasilitas waterpark yang pasti akan disukai oleh anak-anak ataupun orang dewasa.

Kampung Rimba Cisarua

Tempat outing di puncak yang satu ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk mengadakan kegiatan outbon seperti leadership training, karena aktivitas tersebut dapat kamu lakukan secara bebas di alam terbuka.

Sehingga suasana di sekitar lokasi ini sangat familiar dengan alam sekitar, selain kegiatan outbond ditambah juga fasilitas menginap ala-ala kemah yang tentu akan sangat seru sekali bukan?

Griya Sawah Lega

Lokasi lain yang tidak kalah serunya ialah Griya Swah Lega, lokasi ini meyediakan fasilitas lengkap untuk seru-seruann bareng, seperti lokasi outbond, bermain paintball, mencoba flaying fox atau kegaiatan lain yang tidak kalah seru.

Itulah beberapa tempat outing di puncak yang dapat kamu kunjungi dengan keluarga, teman kantor, teman sekolah atau lainnya.

Liburan bersama di tempat-tempat diatas dapat membuat liburan akan lebih berkesan, dan keseruan liburan kamu pasti tidak akan terlupakan.

Semoga liburanmu seru dan menyenangkan, ya:)

Jangan Ngaku Anak Pantai! Kalau Belum Mengunjungi 5 Pantai Eksotis di Jogja

on
Senin, 16 Oktober 2017
Jogja memang merupakan salah satu destinasi wisata yang amat banyak dikunjungi oleh para traveller. Terlebih objek wisata pantainya, selalu menjadi primadona dan daya tarik tersendiri bagi sebagian traveller. Selain akses menuju objek wisata tersebut yang mudah, biaya masuknya pun murah. Nah apabila anda sedang merencanakan liburan ke jogja, maka pantai - pantai berikut dapat Anda jadikan referensi :

1. Pantai Drini

Anda pasti tercengang dan merasa kagum ketika tiba di Pantai Drini Jogja. Ya, Pantai Drini dapat dikatakan sebagai pantai terbaik bahkan dapat disejajarkan dengan pantai - pantai indah di Bali maupun lombok. Pantai eksotis ini berlokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul. 
 

Pantai Drini sangat unik karena ada sebuah pulau kecil yang membelah lautan menjadi dua bagian yaitu sisi barat dan sisi timur. Menariknya lagi, Anda akan melihat karakter yang berbeda antara sisi barat dan sisi timur. Warna air yang biru, debur ombak yang lembut, serta ikan warna warni diantara terumbu karang, menjadikan pantai Drini sebagai destinasi wajib yang harus Anda kunjungi ketika liburan ke Jogja.

2. Pantai Kesirat

Pantai identik dengan pasir putih yang di debur oleh ombak halus. Namun hal ini tidak akan Anda temui ketika berkunjung ke pantai Kesirat Jogja. Ini adalah sisi unik dari pantai Kesirat Jogja, dimana pantai ini tidak memiliki pasri pantai. Namun meski demikian panorama yang ditawarkan amat eksotis. 
 

Menariknya lagi, Pantai kesirat merupakan salah satu spot memancing yang sangat tepat. Apabila anda beruntung berada pada musim migrasi, Anda akan melihat hiu tutul, paus, hingga lumba - lumba menarik sekali bukan ? Sehingga, sangat disayangkan ketika Anda liburan di jogja tanpa mengunjungi tempat ini,

3. Pantai Sadranan

Pasti Anda tidak asing dengan nama pantai tersebut. Ya, pantai sadranan merupakan salah satu objek wisata pantai yang paling terkenal di Jogja. Banyak para wisatawan liburan ke jogja dan mengunjungi tempat ini dengan alasan keinndahan alam yang amat memukau dan luasnya pantai tersebut, sehingga pas untuk acara camping. 
 

Ombak pada pantai sadranan, dapat dibilang cukup tenang, sehingga Anda dapat mandi atau berenang dan menikmati bermain air laut. Anda juga dapat melihat aneka terumbu karang dan sejumlah spesies ikan yang cantik. Anda juga dapat menyewa peralatan snorkling dan melakukan snorkling di pantai Sadranan. Jadi, Anda pasti menyesal jika liburan ke jogja tanpa mengunjungi pantai satu ini.

Merk AC Hemat Listrik Yang Bisa Dipilih Untuk Rumahan Maupun Perkantoran




AC menjadi salah satu kebutuhan penting yang saat ini harus ada, utamanya untuk daerah perkotaan yang memiliki suhu panas yang semakin meningkat. Meski begitu terkadang penggunaan AC menimbulkan masalah lain seperti pembengkakan pada biaya listrik, karena pada dasarnya AC memerlukan daya yang besar saat digunakan. Untuk penghematan, saat ini kita bisa menggunakan AC hemat listrik untuk berbagai merk yang dapat dipilih seperti:

AC Daikin

Ada 5 tipe dari AC hemat listrik Daikin yang hemat dan bisa digunakan di rumah ataupun perkantoran, seperti Daikin AC FTNE15JEV ½ PK, Daikin AC FTV15AXV ½ PK Standard, Daikin AC Standard Thailand ½ PK, dan Daikin AC FTV15AXV14 AC Split ½ PK.

AC Samsung

Produsen asal Korea ini juga memproduksi produk elektronik AC, ada 2 tipe AC-nya yang hemat listrik yakni Samsung AC Split ½ PK AR05JRFLAW Standard R410 dan AC ½ PK AR05JRFLAW.

AC Panasonic

Produk usungan Panasonic memang selalu dikenal, ada 2 tipe AC dari Panasonic yang hemat listrik yakni AC low standard wall mounted split ½ PK CS CU-YN5RKJ dan Panasonic PN05RKJ Eco Smart AC Split ½ PK.

AC Sharp

Ada 2 jenis tipe AC hemat listrik dari sharp yang bisa digunakan, yakni Sharp AC ½ PK AH-A5SEY Standard dan Sharp AC ½ PK AH-A5SEY Split.

AC Polytron

Produsen yang dikenal dengan berbagai alat elektronik yang dibuatnya ini tentu saja juga memiliki AC yang hemat listrik di dalamnya, salah satunya tipe AC Polytron Neuva ICE PAC 05VX.

AC MITSHUBISHI

Meski lebih terkenal sebagai produsen barang otomotif, namun mistubishi juga memiliki AC yang hemat listrik dengan tipe Mitsubishi AC ½ PK Type 05CRP3 Standard.

AC Haier

Salah satu merk AC yang banayk digunakan dan sudah terkenal ini juga memiliki tipe AC yang hemat listrik, yakni AC Split HSU-05GTR03 ½ PK Standard R410a.

Tentunya dari berbagai AC hemat listrik yang telah disebutkan di atas, ada beberapa nama merk AC yang memang telah memiliki popularitas yang lebih daripada yang lainnya. Meski terbilang hemat listrik, namun pengguna juga harus memperhatikan cara penggunaan AC-nya agar hemat listriknya bisa maksimal.

Tak Hanya Shoping, Hal Ini pun Bisa Kita Dapatkan di Mataharimall.com

on
Minggu, 15 Oktober 2017
credit: pixabay.com
 Era digital benar-benar membuat dunia ada dalam genggaman tangan. Apa sih sekarang yang gak bisa kita lakukan melalui gadget? Hampir semua bisa. Mau ojek, tinggal pencet gadget. Hujan? Ada taxi online. Pulsa habis? Mau beli baju, sepatu, tas? Atau bayar listrik? Semua bisa kita lakukan tanpa beranjak dari tempat duduk.

Tak pelak, puluhan e-commerce dan marketplace bermunculan bagai lumut di musim hujan. Tidak terkecuali maraharimall.com. Lalu segala kemudahan berlomba-lomba mereka tawarkan. Saya tak menyangka akan menjadi bagian dari era serba digital seperti sekarang ini.

Saya salah satu penikmat segala kemudahan yang ditawarkan berbagai e-commerce yang bermunculan saat ini. Tapi sebagai perempuan, apalagi dengan posisi sebagai istri sekaligus ibu, adakalanya saya merasa tertekan dengan semua itu.
 
Baca juga: Agar Tidak Kecewa, Ingat Hal Ini Saat Belanja Pakaian Online

Bayangkan, ketika melihat penawaran menarik berbagai perlengkapan anak, sementara tagihan listrik belum dibayar. Atau ada promo produk-produk kosmetik favorit, sedangkan tagihan BPJS dan PDAM menanti untuk dilunasi. Yang sama-sama perempuan, pastilah tau bahwa kondisi seperti itu sangat tak mudah untuk dilalui.

Maka, mataharimall.com menawarkan jalan tengahnya. Di sana, kita tak hanya bisa shoping. Tapi juga bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga terlebih dahulu, seperti beli pulsa, membeli token listrik, membayar premi BPJS, maupun tagihan PDAM.

See, semua itu bisa kita lakukan hanya dengan menggerakkan jari! Dan tentu saja menjadi lebih efektif dan efisien, karna kita tak perlu keluar rumah atau keluar kantor hanya untuk melakukan itu semua. Jadi jangan deh sampe telat bayar tagihan-tagihan itu. Sayang kalau sampe harus bayar denda, bisa untuk jajan aja kan? Hehe.

Nah, setelah membayar berbagai pos-pos prioritas tersebut, dan masih ada dana sisa, baru bolehlah melihat-lihat penawaran-penawaran menarik di mataharimall.com. Siapa tau ada yang promo. Hehe, tetep ya.

Adakah yang belum pernah punya pengalaman membeli pulsa dan membayar berbagai tagihan melalui e-commerce dan masih bingung gimana caranya?

Yuk, kita bahas satu-satu.

Caranya gampang sekali. Tanpa tutorial pun semua orang yang sudah terbiasa berbelanja online pasti bisa.

Mau beli pulsa? Tinggal masukkan nomor HP kita, pilih berapa nominal pulsa yang ingin kita beli, lalu kilk ‘beli aja’, transfer, dan pulsa akan segera masuk ke nomor kita.

Mau beli token listrik? Masukkan saja nomor meteran atau ID pelanggan kita, pilih nominal token, klik ‘beli aja’, transfer, dan cling! Tak perlu lagi was-was listrik padam gara-gara kehabisan token listrik.

Mau bayar tagihan PDAM? Pilih wilayah tempat tinggal kita, masukkan nomor pelanggan kita, klik ‘beli aja’, transfer, maka tak perlu lagi ada kekhawatiran gak bisa mandi atau masaki gara-gara air mati. Hehe.

Mau bayar tagihan BPJS? Masukkan nomor BPJS kita, pilih periode yang akan kita bayar, klik ‘beli aja’, transfer, maka kita akan merasa aman jika sewaktu-waktu sakit. Kita memang tidak pernah mengharapkan sakit, tapi yang namanya sakit, kadang tiba-tiba menyapa tanpa permisi terlebih dahulu. Apa jadinya kalau kita sakit saat tagihan BPJS kita belum terbayar? Ini pernah saya alami lho ☹

Jadi, jangan sampai deh mendahulukan shoping sebelum membayar tagihan BPJS.

Ohya, semua hal di atas akan terasa semakin mudah jika kita menggunakan fasilitas seperti E-Banking atau M-Banking, sehingga tak perlu pergi ke ATM hanya untuk transfer.

Kurang simpel apalagi coba hidup di era digital ini?

Menikah itu...

on
Jumat, 13 Oktober 2017
Menikah itu...

Nano-nano! 😂

credit: pixabay.com

Kadang geli sendiri kalo inget jaman galau dan yang bikin galau cuma satu hal. Apalagi kalo bukan nikah.

Dulu mah yang ada di benak kami-kami, menikah itu enak. Capek, ada yang mijitin. Galau, ada yang dengan senang hati dengerin curhat kita, sambil di puk-puk manja. Sakit, ada yang kasih perhatian full. Dan lain-lain, dan sebagainya, dan seterusnya.

Terus ternyata salah?

Enggak sih, enggak salah. Cuma ada yang kelewatan dipikirin saat itu.

Iya bener, menikah itu kalau capek ada yang mijitin. Tapi, menikah juga berarti akan ada orang yang capek dan minta kita untuk mijetin dia. Ini yang sering dilupakan.

Gak salah banget kalau kita berharap setelah menikah akan ada yang mendengarkan curhat kita saat lagi gala. Tapi ketahuilah, adakalanya dia juga sedang butuh curhat saat kamu ingin curhat. Atau dia mendengarkan curhatmu dengan seksama, tapi kemudian memberi tanggapan gak sesuai yang kamu harapkan.

Hahaha, point terakhir ini sering terjadi, karna kalo kita (perempuan curhat) mah pengennya cuma di dengerin, terus di puk-puk. Lah sedangkan kalo laki-laki dengar perempuan curhat, pasti mereka kasih seabrek solusi atas curhatan yang dia denger, yang sayangnya sama sekali gak diperlukan si perempuan. Ruwet lah pokoknya 😂

Menikah itu, kalau kita sakit ada yang kasih perhatian full, manjain, mijetin. Itu bisa jadi bener bangett! Tapi jangan lupa, menikah juga berarti adakalanya dia sakit dan kita yang harus memberinya perhatian full, manjain, mijetin, dll.

Kenapa saya tiba-tiba nulis postingan ini? Karena saya kangen curhat di rosasusan.com. Huehehehe.

Jadi ceritanya, beberapa minggu lalu saya melalui hari-hari yang terasa amat berat. Kenapa? Karna mas suami sakit. Hiks.

Saya sempat mellow banget saat itu. Karena... karena selama ini saya hanya mempersiapkan diri untuk dimanja dan diperhatikan, tapi kurang mempersiapkan diri dengan baik untuk memperhatikan 😭

Mas suami sih gak nuntut untuk diperhatikan, apalagi ada Faza yang lebih butuh perhatian saya kan. Tapi naluri saya sebagai istri pasti pengen lah memperhatikan. Tapi saya ngrasa keteteran banget. Dan itu bikin saya merasa gagal 😭

Yang bikin terasa berat banget, selama mas suami sakit otomatis saya harus back up kerjaan-kerjaan rumah yang selama ini selalu dipegang mas suami. Beliau bantu saya banyak banget kalo lagi sehat, jadi begitu sakit dan gak bisa bantu, kerasanya jadi banget bangett 😭 *kenapa daritadi emotnya nangis terus ya*

Terus saya jadi merenung soal menikah.

Menikah itu ternyata kayak gini. Adakalanya seneng. Adakalanya susah. Adakalanya saya yang sakit dan mas suami harus jatuh bangun back up kerjaan saya dan kasih saya perhatian, adakalanya juga mas suami yang sakit dan saya yang harus siap back up kerjaan beliau.

Yakin deh bakal bubar jalan jika salah satu sakit, terus salah satunya sibuk protes, "aduh kenapaaa kamu sakit siiihh?? aku kan capek kerjain semuanya sendiri!"

Sekarang saya jadi tau, bahwa nasehat tentang meluruskan niat saat akan menikah -- semata-mata karna Allah itu bukanlah nasehat kosong belaka. Karna, menikah kalo niatnya belum lurus rasanya akan berat sekali.

Apalagi kalo menikah karna pengen bisa upload foto-foto romantis ke Instagram seperti Raisa dan Hamish. Duh dek, percaya saya... jangan sampai, atau kalian akan menyesal.

Sekian curhat saya kali ini. Hehehe.

HP Android Murah Kerap Mengalami Masalah Seperti Berikut!

on
Jumat, 06 Oktober 2017

Saat ini hampir setiap orang memiliki ponsel dan salah satunya adalah ponsel smartphone dengan sistem operasi Android. Ada ponsel yang harganya murah dan ada pula yang mahal, yang harganya hingga belasan juta rupiah. Harga ponsel tersebut tergantung juga dari kualitas ponsel tersebut. Hp Android murah bahkan saat ini sudah bisa ditemukan di toko baik toko yang bisa kita kunjungi langsung yang letaknya di sekitar tempat tinggal kita ataupun toko online terpercaya tempat kita biasa berbelanja online.

Akan tetapi, ada masalah yang kerap menyerang ponsel yang harganya murah. Pertama adalah sinkronisasi data. Masalah ini biasanya terjadi saat gadget Kita tidak bisa sinkron dengan data yang kita miliki, misalnya dengan email. Ponsel yang baik, tidak memiliki masalah untuk melakukan sinkronisasi tersebut bahkan bisa terhubung dengan baik. Namun, jika masalah tersebut terjadi, Kita bisa mencoba untuk melakukan restart.

Kedua adalah hang. Biasanya hang terjadi pada komputer baik PC atau laptop, namun ponsel apalagi smartphone juga bisa mengalami hang. Masalah tersebut biasanya terjadi karena memori internal ataupun RAM sudah hampir penuh sehingga menyebabkan smartphone tidak berfungsi dengan baik. Ponsel dengan harga yang murah biasanya memiliki RAM yang kecil dan memori yang sedikit. Karena hal tersebut, ponsel pintar tersebut tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama apalagi melakukan multitasking atau menjalankan banyak program dalam 1 waktu.

Ketiga adalah boros baterai. Daya pada hp Android murah biasanya juga lebih sedikit ataupun jika daya tersebut besar, namun tidak diimbangi dengan kualitas baterai yang mumpuni sehingga baterai tersebut mudah habis walaupun hanya digunakan dalam jangka waktu singkat atau mudah drop. Baterai akan lebih cepat habis jika Kita menggunakan koneksi atau jaringan data Kita aktif dalam jangka waktu yang lama.

Keempat adalah cepat panas. Sebanding dengan baterai yang cepat habis, ponsel android dengan harga yang murah juga tidak dilengkapi dengan kualitas komponen yang memadahi. Bisa dipengaruhi karena penggunaan processor dengan kemampuan yang rendah ataupun karena alasan yang lainnya. Panas yang berlebihan yang terjadi pada ponsel android ini bisa menyebabkan penggunaan baterai yang lebih boros sehingga cepat membuat baterai drop.

Kelima adalah ponsel tersebut mati sendiri. Masalah tersebut terjadi karena beberapa faktor diantaranya adalah karena adanya virus yang ada di sistem sehingga mau tidak mau Kita harus melakukan scan terlebih dahulu. Keenam adalah layar yang bergerak sendiri-sendiri saat charging. Masalah tersebut disebabkan karena adanya ketidakstabilan arus tegangan yang dihasilkan adaptor charger yang tidak stabil dan biasanya disebabkan karena adanya tegangan yang terlalu besar.

Masalah lainnya yang terjadi pada hp android murah, yaitu:
  • Ponsel yang tidak menyala bahkan saat powernya sudah dihidupkan. Hal ini bisa terjadi karena RAM yang penuh sehingga menyebabkan kinerja ponsel tersebut menjadi berat. Solusinya adalah tutup beberapa aplikasi bahkan uninstall aplikasi yang kurang Kita butuhkan.
  • SD Card yang tiba-tiba hilang ataupun rusak. Masalah ini sering terjadi jika Kita sering mencabut dan memasang kartu memori dari perangkat ponsel Kita. Solusinya, agar SD Card tersebut kembali berfungsi dengan baik adalah dengan memformat microSD atau jika benar-benar sudah tidak bisa maka Kita hanya perlu mengganti SD Card.
  • Stuck yang biasanya disebabkan karena Kita salah ketika mengutak-atik peraturan di sistem android dan solusinya Kita bisa langsung mencopot baterai smartphone atau factory reset.

Signature

Signature