}); Pengalaman Mengganti Simcard IM3 di Gerai Indosat Ooredoo | Rosa Bercerita

Pengalaman Mengganti Simcard IM3 di Gerai Indosat Ooredoo

on
Selasa, 22 November 2016

Kurang lebih tujuh tahun terakhir ini, saya percayakan kontak pribadi saya (nomor HP) pada IM3, meski hanya sebatas layanan SMS dan telfonnya saja. Internet sih ke yang lain, hehe. Otomatis, nomor HP saya sudah dikenal oleh sebagian besar teman dan kerabat. Kalau sudah seperti ini, ganti nomor HP tentu bukan lagi perkara sederhana. Perlu banyak pertimbangan.

Saya sudah melewati masa labil di mana saya akan mudah tergoda  untuk ganti nomor HP hanya gara-gara promo dari sebuah provider sih. Masa-masa itu sudah tertinggal beberapa tahun di belakang. Tapi tiga mingguan lalu, saya sempat dilanda galau, saat mas suami sempat (agak) memaksa saya untuk ganti provider.

Gara-garanya, beberapa minggu lalu saya ganti HP. Kebetulan, HP yang ini ukuran kartunya sudah harus pakai ukuran mikro semua. Masalahnya, simcard IM3 saya ini kan simcard versi lama, jadi susah untuk dipotong menjadi ukuran mikro. Sempat dibawa mas suami ke konter HP ntuk minta dipotongkan juga pada gak sanggup, takut malah jadi gak bisa dipakai.

Ya sudah akhirnya minggu lalu, tepatnya hari Sabtu tanggal 12 November 2016, mas suami meluangkan waktu untuk membawa simcard IM3 saya ke Gerai Indosat Ooredoo di Jalan Pandanaran Semarang untuk minta ganti simcard. Sesampainya di gerai indosat Ooredoo, mas suami kecewa berat. Menurut CS gerai indosat Ooredo yang saat itu menyambut mas suami, yang datang harus si pemilik simcard sendiri. Jika yang datang orang lain, maka harus membawa surat kuasa dengan materai 6.000. Hmmm, padahal mas suami sudah bawa KTP asli saya lho. Salah kami sebenernya, kenapa gak cari info dulu tentang prosedur penggantian simcard di Gerai Indosat. Cuma ya tetep kecewa soalnya jarak rumah kami dan galeri indosat itu gak deket, apalagi hari itu mas suami bela-belain datang padahal ibu sedang terbaring di Rumah Sakit.

Kekecewaan tersebut yang bikin mas suami sempat menyarankan saya ganti provider aja. Soale untuk ukuran kota sebesar Semarang aja gerai indosat langka banget, beda sama provider sebelah yang digunakan mas suami. Galerinya di mana-mana ada. Tapi ya ituu, setelah sekian tahun saya pakai nomor IM3, ganti nomor HP bukan perkara sederhana (bagi saya). Pelan-pelan saya utarakan keinginan saya untuk tetap memakai nomor IM3 itu. Dan mas suami setuju aja, meski sepertinya dengan berat hati. Hehe.

Hari Sabtu kemarin, kami datang lagi ke Gerai Indosat Ooredoo. Kali ini saya yang disuruh mas suami ngadep sendiri ke CS-nya. Dia masih kebawa jengkel. Haha. Dan ternyataaaa, prosedurnya simpel banget. Ketika datang, seorang CS menyanyai apa tujuan saya datang. Setelah saya mengutarakan keinginan saya mengganti simcard menjadi ukuran mikro dan menjelaskan alasannya, saya ditanyai nomor IM3 yang hendak saya ganti tersebut. Masnya kemudia mencocokkan data kepemilikan yang muncul di tabletnya dengan KTP asli saya. Setelah cocok, beliau meminta simcard lama saya, memfoto saya dengan tablet di tangannya, kemudian meminta saya tanda tangan -- di tabletnya juga.

Setelah menunggu beberapa menit -- gak ada lima menit -- saya dikasih simcard baru. Dan, selesai! Masnya juga jelasin bahwa pulsa, paket yang sedang diikuti dan masa tenggang masih tetap sama. Hanya saja semua kontak yang tersimpan hilang. Udah gitu aja. Kirain bakal seribet apa -___-. Jadi ribetnya cuma pada bagian: yang datang harus pemilik simcardnya langsung, atau jika diwakilkan harus bawa surat kuasa bermaterai.

Sudah gitu aja, Alhamdulillah saya gak perlu ganti nomor HP. IM3 masih jodoh sama saya ternyata =D
3 komentar on "Pengalaman Mengganti Simcard IM3 di Gerai Indosat Ooredoo"
  1. Lha ke gerai yg simpang lima itu aja, kan gedhe. Kalo Jepara kmarin malah pindah kudus. Geraine jual kartu tok. Entah ini udah balik apa blm

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya itu yg aku kunjungi yg di simpang lima jiahh, cuma kan letak tepatnya di jalan pandanaran

      Hapus
  2. Sekarang susah ya ganti simcard di Indo mbak? Kalau disini iya, nggak bisa sesuka hati. dan prosesnya lama banget...

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung, tinggalkan kesanmu ya :)

Signature

Signature