Kata banyak orang, pekerjaan yang paling menyenangkan adalah pekerjaan yang sesuai dengan hobi kita. Gimana gak menyenangkan? Yang namanya hobi, gak dibayar aja kita senang melakukannya, apalagi jika dibayar! Dan di era digital ini, kesempatan untuk bisa menghasilkan uang melalui hobi semakin terbuka lebar.
Contohnya saja Nuno Orange, seorang Blogger dari kota Semarang yang berbagi tentang pengalamannya bekerja sesuai hobi dalam acara “Ngobrol Bareng Blogger Semarang” bersama BCA di Nestcology.
Contohnya saja Nuno Orange, seorang Blogger dari kota Semarang yang berbagi tentang pengalamannya bekerja sesuai hobi dalam acara “Ngobrol Bareng Blogger Semarang” bersama BCA di Nestcology.
Berawal dari kegemarannya mencoba berbagai kuliner dan membagikannya di berbagai akun media sosialnya, akhirnya menjadikan Nuno Orange dikenal sebagai seorang Food Enthusiast.
![]() |
| Nuno Orange - dok. pribadi |
Apa itu Food Enthusiast atau biasa disebut dengan istilah foodist? Food Enthusiast atau Foodist adalah sebutan untuk orang-orang yang suka mencoba makanan-makanan baru, mendatangi tempat makan seru, lalu mengunggah hasil buruannya ke berbagai akun media sosial. Berkat hobinya tersebut, Nuno Orange kini sering digandeng oleh berbagai pengusaha kuliner untuk menjadi salah satu tim promosinya. Enak, ya? Menjadi tukang icip-icip makanan enak, dibayar pula. Hehe.
Di tengah semakin semaraknya media sosial, profesi sebagai Food Enthusiast gak bisa lagi diremehkan. Mereka adalah salah satu agen dari gaya hidup modern saat ini. Mau tau apa saja tips jika ingin menjadi seorang Food Enthusiast atau Foodist? Berikut beberapa tips yang dibagi oleh Nuno Orange dalam acara “Ngobrol Bareng Blogger Semarang” bersama BCA di Nestcology kemarin:
1. Suka makan dan gak takut gendut. Ini mutlak, ya. Kan gak lucu kalau sebagai foodist kita pilih-pilih makanan saat diundang dalam acara grand opening sebuah restoran baru gara-gara takut gendut. Hehe.
2. Gak segan keluar modal. Terutama saat baru merintis. Gak harus selalu mencari makanan yang mahal. Cukup yang menarik tampilannya, oke rasanya, asyik tempatnya.
3. Cari temen. Biar agak lebih irit, cari teman yang sama-sama punya hobi sebagai Foodist. Jadi itung-itung bisa diajak patungan. Hehe.
4. Makin banyak menu, makin banyak foto, makin lengkaplah portofolio. Nah, jadi harus mengalokasikan waktu dan budget untuk hobi ini jika memang ingin ditekuni sebagai profesi.
5. Belajar hal-hal teknis tentang makanan. Biar setidaknya kita bisa menerangkan dan memberikan ulasan yang meyakinkan untuk para followers kita.
6. Berusaha untuk objektif dan jujur. Boleh kok mengkritik sebuah makanan atau tempat makan yang kita datangi, tapi usahakan dengan kalimat yang baik dan tidak ‘jleb’.
Nah, enam poin di atas adalah tips yang diberikan oleh Nuno Orange. Adakah yang berminat menjadi seorang Food Enthusiast?
Lalu gimana dong jika saat tengah tekun merintis karir sebagai Food Enthusiast, tiba-tiba di tengah sebuah perjalanan kita menemui tempat makan yang sangat menarik untuk dikunjungi, sedangkan saat itu kita gak bawa uang cash untuk membayar? Nah, itu artinya kita harus punya aplikasi yang memudahkan kita melakukan pembayaran meskipun tidak membawa uang cash. Salah satunya adalah aplikasi ‘Sakuku’ dari BCA.
Dalam acara “Ngobrol Bareng Blogger Semarang” tanggal 31 Agustus 2016 di Nestcology kemarin, Mas Amin Laurent dari BCA menjelaskan dengan amat menarik tentang aplikasi BCA Sakuku ini. ‘Sakuku’ yang memiliki tagline “bikin hangout makin all out” ini merupakan aplikasi dompet elektronik yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran belanja, makan, isi pulsa dan berbagai transaksi perbankan lainnya.
![]() |
| Amin Laurent - dok. pribadi |
Gimana sih cara memiliki aplikasi ‘Sakuku’? mudah sekali! Kita cukup mengunduhnya melalui Play Store (Android) maupun App Store (iPhone) di smartphone kita. Setelah mengunduh aplikasinya, kita harus mengisi data diri serta melakukan verifikasi dan membuat PIN yang terdiri dari enam digit numerik. Oh ya, Sakuku ini menggunakan nomor HP kita sebagai nomor kepemilikan. Praktis, ya?!
Setelah ‘Sakuku’ aktif, kita bisa langsung melakukan top up/cash in ‘Sakuku’ dengan saldo maksimum satu juta Rupiah, atau lima juta Rupiah untuk ‘Sakuku Plus’. Nah, sekarang gak perlu lagi khawatir jika kita tidak membawa uang cash di dompet.
![]() |
| Blogger Semarang - dok. pribadi |
Anyway, acara “Ngobrol Bareng Blogger Semarang” bersama BCA kemarin seru sekali. Selain bisa bertemu dan berbagi ilmu dengan teman-teman Blogger yang keren-keren, pemilihan tempatnya juga oke sekali. Makanan-makanannya apalagi, hmmm... very yummy! Pulang-pulang perut kenyang, wawasan bertambah, dapat merchandise yang oke punya pula dari BCA. Hehe.









