5 Tips Memilih Cincin Tunangan Emas Putih yang elegan

on
Jumat, 09 November 2018
Cincin emas putih untuk acara tunangan merupakan sebuah lambang yang mewakili perasaan setiap orang yang menjalaninya. Sebelum menikah, hampir semua pasangan biasanya melaksanakan sebuah acara yaitu bertunangan. Biasanya momen tunangan ini dilakukan hanya sekali dalam seumur hidup sebelum akhirnya melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Desain cincin tunangan sering menjadi satu hal yang penting dan sangat di perhitungkan. Apakah cincin yang mau dipilih itu adalah sebuah cincin tunangan emas putih atau cincin tunangan emas lainnya, semua pasti sudah melewati beberapa pertimbangan. Agar tidak terjadi salah dalam memilih cincin untuk tunangan atau menyesal dengan pilihannya. Artikel ini akan membahas bagaimana tips memilih desain cincin tunangan yang tepat dan yang terbaik bagi kalian.
 
 
ini cincin nikah sih, bukan cincin tunangan. hehe


Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Cincin Tunangan?
 
Cincin tunangan tidak harus selalu dibeli jauh hari sebelum acara tunangan dilakukan. Kebanyakan setiap pasangan yang akan melangsungkan pertunangan membeli cincin tunangan sekitar 30 hari sebelum acara pertunangan tersebut. Yang umumnya menjadi hal utama yang dijadikan pertimbangan adalah hasil survey terhadap bentuk cincin tunangan. Baik cincin tunangan emas putih dan cincin tunangan emas lainnya. Survey ini biasanya dilakukan antara 3-4 bulan sebelum acara tersebut di laksanakan. 


Berapa Biaya yang Kalian Sediakan untuk Membeli Cincin Tunangan?

Setelah kalian melaksanakan survey tentang model, desain cincin beserta harga cincin tunangan tersebut, maka kalian harus menyediakan biaya atau anggaran buat mendapatkan cincin tunangan itu. Yang jelas jangan sampai menyediakan anggaran tersebut dengan mendadak. Agar acara kalian bisa berjalan lancar dan sukses tanpa ada hambatan.
 
Kan gak lucu ya kalau tunangannya seminggu lagi, sudah pesen cincin tunangan, tapi belum punya anggaran untuk membayarnya. Hehe.

Dengan memiliki anggaran yang sudah ditentukan untuk membeli cincin tunangan itu, kalian bisa memilih desain dan model cincin yang harganya sesuai dengan kemampuan kalian. Bisa dengan memilih model cincin tunangan emas putih atau emas kuning.


Bagaimana Menentukan Model dan Kualitas Cincin yang Bagus


Ada beberapa masalah umum yang banyak terjadi pada cincin tunangan yang sudah dimiliki. Antara lain yaitu terjadi patah pada lingkar di bagian bawah. Hal ini biasanya dikarena gesekan yang terjadi secara berlebihan. Contohnya saat kita sedang menyetir mobil, motor dan melakukan pekerjaan kasar atau bahkan tanpa sengaja terbentur benda keras.


Membeli di Jewelry atau Toko Emas

Model dan desain cincin pasti menentukan harga. Sama seperti dengan perbedaan lokasi, harga juga pasti bisa berbeda. Lokasi pembelian cincin tunangan dapat disesuaikan dengan biaya yang kalian sediakan. Tanyakan dulu kepada pasangan tentang model cincin tunangan seperti apa yang disukainya.


Ingat Gaya Hidup Kita

Hindari pemborosan uang untuk membeli sebuah cincin tunangan yang menarik. Untuk apa memiliki cincin yang mahal tapi tidak nyaman dipakai atau harus sering dilepas karena tuntutan suatu kerjaan? Kita pasti ingin akan menggunakan cincin tunangan itu setiap hari, jadi pilihlah cincin tunangan yang bisa terasa nyaman dan menjadi bagian dari gaya hidup kita.

Demikian tips dari artikel ini untuk memilih cincin tunangan emas putih sebagai simbol rasa cinta dan awal menjalani kisah sehidup-semati dengan kekasih pilihan kita atau yang sering disebut pertunangan.

Tentang Takdir Baik dan Takdir Buruk

on
Kamis, 01 November 2018


Pernah gak kalian mengalami sebuah peristiwa yang bikin kalian mengeluh, sedih atau menyesalkan hal tersebut?

Pasti pernah.

Bahkan mungkin adakalanya kita merasa apes. Lalu bertanya-tanya, kok hari ini takdirku buruk sekali sih?

Lalu selang beberapa hari kemudian, kita terhenyak. Ketika mendapati takdir buruk yang menimpa kita beberapa hari lalu, ternyata berimbas pada sebuah takdir baik di hari itu.

Kemudian barulah kita menyadari kebaikan Allah.

Ya, begitulah seringnya kita. Karna pengetahuan kita amat terbatas, seringkali kita lebih mendahulukan keluh, dibanding prasangka baik, bahwa bersama takdir buruk, akan selalu ada takdir baik yang menyertai.

Dua hari (atau tiga hari) saya kepikiran soal ini. Gara-garanya tentu saja tentang musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Huhu.

Saya terhenyak ketika melihat sebuah video di IG tentang Pak Sony. Beliau adalah salah satu calon penumpang Lion Air JT-610 yang tertinggal pesawat gara-gara terjebak macet.

Merinding.

Beliau bilang, saat tau pesawat yang tadinya akan ia naiki jatuh, seketika beliau lemas dan menangis. Pertama karna dia tau ada teman-temannya di pesawat itu. Kedua, betapa ia seolah diberi kesempatan hidup kedua.

Allahu akbar. Nulis ini aja saya masih merinding dan kelu.

Jika ditarik mundur, dan jika saya memposisikan diri sebagai Pak Sony, pastilah saya akan jengkel menghadapi kemacetan yang membuat saya tertinggal pesawat. Dan harus pesan tiket pesawat baru tentu saja. Ratusan ribu hilang, gara-gara terjebak macet.

Bisa jadi, saya akan merasa bahwa takdir saya buruk pagi itu karna ketinggalan pesawat dan harus beli tiket pesawat baru. Bisa jadi saya mengeluh. Merutuki nasib.

Lalu kemudian saya mendapati, bahwa bersama takdir buruk terjebak kemacetan itu, ada takdir baik yang mengiringi. Takdir baik yang membuat saya masih punya kesempatan untuk bertemu keluarga dan menyelesaikan segala tugas dunia.

Masyaa Allah.

Dari kisah Pak Sony ini, saya kembali diingatkan. Untuk berkhusnudzon pada setiap keadaan. Bahwa bersama kesulitan, pasti ada kemudahan. Dan bersama takdir buruk, akan selalu ada takdir baik yang mengiringi. Bahkan bisa jadi takdir yang kita sebut buruk itu sebenarnya adalah takdir baik yang belum kita pahami.

Wallahu a'lam bi shawwab.

Turut berduka atas musibah yang menimpa Lion Air JT-610. Semoga Allah sambut mereka (para korban) dengan sebaik-baik penyambutan, dan semoga Allah kuatkan para keluarga yang ditinggalkan.

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.

REVIEW SWISSVITA SERIES ALLYOUNG SKINCARE: Micrite 3D All Use Series Pack

on
Senin, 29 Oktober 2018
Kalau dilihat-lihat, blog ini isinya skincare terus yaaa isinya. Haha. Lama-lama saya hijrah jadi beauty bloher nih jangan-jangan 😁 

Maklum lah yaa, si empunya blog lagi seneng-senengnya kenal sama skincare. Meskipun belum juga berhasil mengenyahkan jerawat dari muka 😂 Jadi ide nulisnya yaa akhirnya gak jauh-jauh dari soal skincare.

Termasuk kali ini, saya mau cerita soal skincare lagi. Skincare yang pengen saya ceritain di tulisan kali ini adalah Micrite 3D All Use Series Pack dari Swissvita Series Allyoung.

Ada yang belum pernah dengar skincare ini?

Iya, maklum sih, skincare ini memang belum terlalu familiar ya di telinga banyak orang. Saya juga kenal skincare Allyoung ini belum lama kok. Yaudah, sekarang kenalan yukk sama Swissvita Series Allyoung skincare ini.


Micrite 3D All Use Series Pack dari Swissvita Series Allyoung ini merupakan serum yang terdiri dari 5 varian dengan manfaat berbeda. 5 serum tersebut adalah All use skin serum, Whitening serum, eye cream, anti-wrinkle dan anti-spot serum.

Manfaat masing-masing serum tersebut yaitu:

All use skin Serum:
Mencegah penuaan dini dan garis-garis halus,
Melembabkan dan mengencangkan kulit,
Memperbaiki dan mencerahkan kulit
Whitening Serum:
Memudarkan bintik hitam akibat sinar matahari dan tanda-tanda penuaan,
Mencerahkan setelah 2-3 hari pemakaian,
Pori-pori kulit tampak mengecil
 Aye Cream Serum:
Membantu mengurangi garis-garis halus, lingkaran hitam dan kantung mata,
Menambah elstaisitas kulit,
Melembutkan dan melembabkan kulit di sekitar mata
 Anti-Wrinkle Serum:
Menunda penuaan dini,
Mengencangkan muka,
Terlihat perbedaannya dalam 2-3 minggu
Anti-Spot Serum:
Mencerahkan dan mengurangi bintik hitam,
Mengatasi hiperpigmentasi, kulit kusam dan warna kulit tidak rata



Wuih, lengkap banget ya?!

Saat pertama kali membuka box Micrite 3D All Use Series Pack ini, yang pertama kali menarik perhatian saya adalah eye cream serumnya. Kenapa? Karna saya belum pernah punya eye cream apapaun sebelumnya. Hehe. Selain itu, maklum lah ya, emak-emak dengan balita kantung matanya sering gak santai banget. Jadi pas lihat eye cream serum langsung terbit harapan kantung mata akan segera sirna 😂

Eye cream serum ini memiliki tekstur agak encer dan bening dan gak memiliki bau apapun. Jadi cocok sekali untuk yang gak suka sama skincare yang ada fragrance-nya. Saat di aplikasikan, rasanya nyeeesss adem banget di kulit.

Lalu gimana hasilnya setelah memakai eye cream serum dari Allyoung skincare?

Yang jelas, kulit di sekitar mata jadi jauh lebih lembab dan kencang di pagi harinya jika di malam harinya saya memakai eye cream serum ini. Lingkaran hitamnya juga agak berkurang, jadi gak mirip-mirip amat sama panda 😀

Kalau untuk hasil maksimalnya mungkin belum saya dapatkan karna saya gak teratur makainya. Gimana ya, sering banget kebablasan tidur kalau udah ngeloni bocah tanpa sempat pakai skincare night routine sebelumnya 😭

Selain eye cream serum, saya juga memakai anti-spot serum di titik-titik hitam bekas jerawat di muka saya. Tekstur anti-spot serum ini jauh lebih kental dibanding eye cream serumnya. Warnanya putih susu. Saya memakai anti-spot serum ini hanya di titik-titik yang banyak bekas jerawatnya, terutama dagu.

Dan amazing! Dalam waktu dua minggu beberapa bekas jerawat saya yang tadinya item banget, mulai memudar perlahan lho. Padahal sekali lagi, saya gak teratur makenya. Huhu, terharuuu. Sayangnya saya gak kepikiran foto before-after kemarin.

Berdasarkan hasil baca-baca di instagramnya Allyoung Indonesia, serum-serum ini bisa banget lhoo dipakai bersamaan. urutannya sesuai urutan yang saya tulis di atas itu. Cuma, karna kulit wajah saya lagi ada dalam masa transisi ke beberapa produk skincare baru, jadi saya milih langkah aman aja. Yaitu dengan memakai dua serum dulu. Nanti kalo kulit wajah saya sudah stabil, baru deh pengen nyobain serum yang lainnya.

Baca juga:  Cara Menentukan Skincare Regime Bagi Pemula

Itung-itung hemat yaa gak gengs, biar punya cadangan serum dan habisnya gak barengan 😂

Terus kalau mau order gimana?

Cusss aja langsung ke allyoung.co.id. Gratis ongkir loh ke seluruh wilayah Indonesia (saat ini) 😍

Atau kalau mau baca-baca dulu biar lebih paham tentang produk ini, bisa intip Instagramnya Allyoung Indonesia di @allyoung.id 😊

Eh satu lagi ya. Yang jelas, produk ini aman banget digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. Yah kalau gak aman, gak mungkin saya berani pakai karna saya masih menyusui.

Allyoung Indonesia:

-Website : https://www.allyoung.co.id
-Instagram : https://www.instagram.com/allyoung.id/ & https://www.instagram.com/allyoung.muslima/
-Facebook : https://www.facebook.com/Allyoung-Muslima-253862751938707/
-LINE : @allyoungindonesia

14 Varian Warna Miranda Hair Color Premium

on
Sabtu, 20 Oktober 2018
Saat ini, perempuan di Indonesia tampaknya mulai berani tampil dengan warna rambut warna-warni. Sejak tren rambut ombre, kaum hawa mulai berani meninggalkan warna rambut hitam mereka dengan mengecat rambutnya menjadi berwarna.

Bukan hanya warna coklat yang menjadi pilihan mereka, namun warna-warna seperti merah, biru, dan ungu juga banyak dipilih untuk mengubah tampilan rambut mereka. Saya juga pernah lho iseng mengecat rambut saya dengan warna pink saat SMA. Saat itu saya sudah berjilbab sih, jadi yang bisa lihat hanya keluarga. Hehe.

Mengubah warna rambut merupakan salah satu alternatif yang membuat penampilanmu menjadi lebih fresh dan beda dari sebelumnya. Untuk mengubah warna rambut ini sangat dibutuhkan cat warna rambut.

Terdapat berbagai macam merek pewarna rambut dengan harga yang berbeda. Akan tetapi, jika kamu mencari cat warna rambut dengan harga yang terjangkau, Miranda sangat direkomendasikan. Meskipun harganya cukup terjangkau, cat rambut Miranda memiliki kualitas yang bagus. 
 


Selain harganya yang murah, kelebihan yang diberikan oleh cat rambut ini adalah mudah untuk digunakan. Di beberapa variannya, cat rambut Miranda juga menyediakan kondisioner yang bermanfaat untuk melembutkan rambut yang telah diwarnai. Tidak hanya itu, kondisioner ini juga dapat mencegah rambut menjadi pecah dan bercabang.

Pewarna rambut Miranda juga dipercaya dapat menutupi rambut yang beruban dengan sempurna dan tahan lama. Tidak hanya itu, Miranda Hair Color Premium juga menghasilkan tampilan warna rambut yang terang dan merata.

Berikut ini terdapat 14 pilihan warna yang berbeda dari Miranda Hair Color Premium.

MC 1 – Natural Black

MC 2 – Blue

MC 3 – Red As Fire

MC 4 – Orange

MC 5 – Pink

MC 6 – Decoloring/Bleaching

MC 7 – Floweriness Red

MC 8 – Violet Red

MC 9 – Brown

MC 10 – Wine Red

MC 11 – Green

MC 12 – Yellow

MC 13 – Rose Purple

MC 14 – Golden Brown

Semua varian warna Miranda Hair Color Premium dengan ukuran 30 ml per-sachet-nya dijual seharga Rp8500. Sangat murah, kan?

Cara mengaplikasikan cat rambut Miranda juga tidak sulit. Kamu hanya perlu mencampurkan mic colorant cream dan developer cream dengan takaran 1 : 1. Kemudian, balurkan ke seluruh rambut dan biarkan selama 20 hingga 30 menit. Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa mendiamkannya maksimal hingga 45 menit. Hindari pula temperatur yang tinggi. Kemudian, bilas rambut menggunakan air hangat hingga bersih. Lalu, kamu juga bisa menggunakan kondisioner agar rambutmu menjadi lembut dan wangi. Kemudian bilas lagi rambut dengan air dingin hingga benar-benar bersih.

Kelebihan Miranda Hair Color Premium

· Menghasilkan warna yang nyata dan terang

· Harganya sangat terjangkau

· Mengandung kondisioner dengan ekstra perlindungan

· Dengan adanya kondisioner, rambut tidak akan kering, patah, dan bercabang.

· Efektif untuk menutupi uban

· Mudah digunakan

Kekurangan Miranda Hair Color Premium

· Kemasannya Kecil: bagi yang memiliki rambut tebal atau pun panjang, butuh lebih dari satu kotak Miranda Hair Color Premium.

· Proporsi cat dengan developernya tidak sebanding: hal ini menyebabkan takarannya terkadang tidak sebanding

· Bleaching-nya sangat dusty: hal ini menyebabkan cat rambut menjadi berantakan dan seperti berbeda ketika dipakai.

· Warnanya cepat pudar: dalam hitungan 3x keramas, warna cat yang menempel pada rambutmu akan hilang. Maklum sih, sebandinglah dengan harganya yang murah.

Nah, itulah review mengenai cat rambut Miranda Hair Color Premium. Untuk kamu yang mau iseng-iseng mewarnai rambut, boleh banget tuh menggunakan cat rambut ini. Akan tetapi, jika kamu menginginkan warna rambut yang tahan lama, sebaiknya kamu mengecat rambutmu di salon dengan tenaga professional.

Macam-Macam Bumbu Aromatik dan Manfaatnya

on
Selasa, 16 Oktober 2018
Sebagai orang Indonesia, hampir setiap masak kita pasti menambahkan bumbu aromatik. Iya, kan? Bumbu aromatik bisa dibilang menjadi salah satu ciri khas masakan nusantara, karna hampir sebagian besar menu pasti menggunakan bumbu aromatik.

Bahkan salah satu alasan Indonesia dijajah juga karna kekayaannya akan kekayaan bumbu aromatiknya kan? Hehe.

Bagi saya, bumbu aromatik merupakan salah satu faktor penting penentu sedapnya sebuah masakan. Gak perlu lagi lah pake penyedap masakan bubuk.

Selain membuat sebuah masakan menjadi lebih sedap dan nikmat, ternyata bumbu aromatik juga mengandung berbagai manfaat bagi kesehatan lho. Apa saja sih?

1. Jahe

Kenapa saya meletakkan jahe di urutan nomor satu? Karna jahe merupakan bumbu aromatik favorit saya.
Saya sering sekali menambahkan jahe saat membuat tumis-tumisan, maupun saat memasak sayur berkuah santan untuk Faza. Selain membuat makanan lebih nikmat dan beraroma sedap, jahe juga memiliki banyak manfaat.

Manfaat jahe antara lain adalah untuk menghangatkan tubuh, meredakan nyeri, perut kembung, dll.

Untuk saya yang lumayan sering bermasalah dengan perut kembung, jahe menjadi salah satu andalan yang harus selalu tersedia di rumah. Gak cuma sebagai bumbu aromatik, jahe juga bisa dibuat menjadi minuman hangat. 

Tapi karna kalo harus bikin sendiri ribet sekali, saya lebih sering beli minuman sari jahe bubuk yang banyak tersedia di pasaran. Salah satu serbuk sari jahe yang paling saya suka adalah Herbadrink Sari Jahe. Gak seperti serbuk sari jahe lain yang kadang kurang terasa hangat jahenya, Herbadrink Sari Jahe sangat terasa hangatnya.




Saat pertama kali mencona Herbadrink, saya membatin. Kok Manisnya beda ya dengan manis-nya minuman-minuman sachet pada umumnya. Setelah mencari tau, ternyata Herbadrink Sari Jahe memang bebas gula (Sugar Free) sehingga cocok untuk konsumen yang sedang berusaha mengurangi konsumsi gula berlebih.

Saat perut saya sedang terasa kembung, saya langsung minum Herbadrink Sari Jahe. Perut kembung itu sepertinya 'sakit ringan' ya. Tapi percayalah, rasanya gak nyaman sekali, dan bikin mood berantakan. Tapi sesaat setelah minum Herbadrink Sari Jahe, perut saya pasti akan terasa hangat, keringat keluar, dan badan akan terasa jauh lebih segar dan enteng.

Selain bebas gula, Herbadrink juga bebas pengawet dan tanpa tambahan perisa. Minuman herbal alami ini dibuat berdasarkan resep tradisional Indonesia dan diproses melalui teknologi modern.

Herbadrink Sari Jahe bermanfaat untuk menghangatkan badan, membantu meredakan masuk angin, mual, perut kembung dan melancarkan sistem peredaran darah. Selain Sari Jahe, Herbadrink juga ada varian rasa yang lain, yaitu lidah buaya dan sari temulawak.

2. Lengkuas

Ini bumbu aromatik kedua favorit saya setelah jahe. Menurut saya, aroma lengkuas tu sedeeeepp banget.

Makanya saya suka masakan-masakan yang memakai lengkuas sebagai bumbu aromatik. Seperti sayur asem-asem daging dan ayam goreng lengkuas. Kalo lagi makan ayam lengkuas, saya pengennya lebih banyak bumbu parutan lengkuas dan jahenya yang udah jadi kremesan dibanding ayamnya. Hihi.

Apakah lengkuas ada manfaatnya? Tentu saja!

Dari manfaat.co.id dipaparkan, lengkuas punya manfaat yang sangat banyak. Di antaranya memberikan rasa nyaman di perutmengurangi resiko kanker, membersihkan bekas jerawat, menghilangkan ketombe, dll.

3. Pala

Akhir-akhir ini saya sukaaa sekali sama pala. Aroma-nya bikin tenang. Hihi.

Terutama saat memasak sup untuk Faza.Luar biasa ya pala ini. Secuil keciiilll saja, sudah mampu mengubah aroma dan rasa sebuah masakan. Tiap hendak menambahkan pala pada masakan, saya selalu teringat pelajaran sejarah. Teringat para penjajah yang sangat memburu bumbu aromatik macam pala ini.

Pala juga punya manfaat yang sangat banyak lho untuk kesehatan. Dari situs hellosehat.com dilansir, pala punya manfaat meningkatkan kesehatan otak, mengurangi rasa sakit, membantu mengeluarkan racun dari tubuh, dll.

4. Cengkeh

Saya sebenarnya jarang sekali menggunakan cengkeh sebagai bumbu aromatik dalam masakan. Tapi weekend kemarin, saat saya mencoba memasak crispy chicken steak favorit suami, ternyata salah satu bumbu aromatik yang dibutuhkan untuk membuat sausnya adalah cengkeh.

Akhirnya untuk pertama kalinya saya menggunakan cengkeh dalam masakan saya. Hasilnya? Mantap sedapnya!

Apakah cengkeh juga punya manfaat bagi kesehatan? Oh tentu saja. Dari lifestyle.kompas.com disebutkan bahwa cengkeh dapat membunuh bakteri penyebab penyakit, mengendalikan kadar gula darah, menjaga kesehatan tulang, dll.

5. Kunyit

Siapa yang hobi minum jamu kunyit asam?

Sayaa! Gak sering sih, kadang-kadang aja.

Di alodokter.com dijelaskan bahwa kunyit bisa mengatasi rasa sakit saat menstruasi, ruam kulit, maag, dll.

Sebagai bumbu aromatik, kunyit juga sering sekali dipakai untuk berbagai menu yang cenderung berwarna kuning alami, yang membuat masakan tampak sangat menggoda.

Kalau saya sebut semua bumbu aromatik yang ada di bumi nusantara tercinta ini, entah akan seberapa panjang tulisan ini 😀 Jadi 5 saja yaa.

Kalian juga pasti sering sekali kan memakai bumbu aromatik saat memasak? Apa saja bumbu aromatik favoritmu?

Cara Menentukan Skincare Regime Bagi Pemula

on
Rabu, 10 Oktober 2018


Sebagai seorang pemula di dunia per-skincare-an, saya sempat dibikin pusing untuk menentukan skincare regime yang harus saya aplikasikan untuk merawat wajah. Bener-bener blank, karna tadinya saya dimanjakan banget sama kepraktisan NuAmoorea yang cuma tempel-bilas, beres.

Bahkan membersihkan wajah atau sekedar facial foam aja saya sebelumnya gak pakai sama sekali loh. Kebayang kan gimana blank-nya saya dalam menentukan skincare regime, saat memutuskan untuk merawat wajah dengan beberapa step?

Baca: Review Jujur NuAmoorea Beauty Bar

Tapi yaudah Bismillah, trial n error.

Terus sekarang sudah nemu skincare regime yang cocok?

Belum sempurna banget sih. Masih trial n error terus, cuma sebulan terakhir ini saya merasa udah mulai nemu polanya. Udah gak blank banget lah.

Nah, dari pengalaman saya trial n error menentukan skincare regime yang bener-bener dari NOL, saya jadi ingin berbagi. Tentang hal-hal yang harus kita baru akan memulai untuk memakai beberapa step skincare dan menentukan skincare regime apa yang tepat bagi pemula seperti kita.

Yuk, langsung aja yaa.

1. Kenali jenis kulit kita

Ini yang utama banget. Kenali jenis kulit kita. Apakah berminyak, kering, normal atau kombinasi. Tentang caranya, silahkan ikuti kuliah di #skincare101-nya Mbak Affi Assegaf di channel Female Daily ya 😀 Soale saya agak ngeh sama dunia per-skincare-an juga dari situ.

Nah aku sendiri dulu sempat mengira bahwa kulit wajahku itu kombinasi normal-berminyak. Karna di bagian dahi dan janggut sering banget berjerawat. Ternyata setelah belajar lagi, kulitku malah cenderung normal-kering. Kulit kering bisa berjerawat juga lho.
2. Pilih Produk Yang Sesuai Jenis Kulit Kita

Kenapa sih harus mengenali jenis kulit kita dulu sebelum menentukan skincare regime?

Ya biar gak salah pilih skincare. Kan beberapa skincare ada peruntukannya masing-masing kan, apakah untuk kulit normal, kering atau berminyak.

3. Pakai produk baru satu per satu, dan Amati Reaksinya

Ini pelajaran utama banget yang saya dapat dari keputusan memulai pakai skincare berstep-step. Karna terlalu bersemangat, saya langsung beli beberapa step produk skincare -- yang mana semuanya masih asing di kulit saya karna sama sekali belum pernah pakai sebelumnya.

Akibatnya, saat muncul reaksi semacam kulit jadi bruntusan, atau timbul jerawat, saya bingung sendiri. Step atau produk yang mana nih yang menjadi penyebabnya? Huhu.

Belajar dari pengalaman itu, akhirnya saya revisi caranya. Saya mulai dari 0 lagi. Pertama pakai facial wash dulu aja. Lalu saya amati gimana reaksinya di kulit saya. Setelah sekitar 2 harinan dan gak ada masalah, saya tambahi dengan first cleanser -- karna saya bertekad menjalankan double cleansing.

Begitu seterusnya hingga saya menemukan skincare regime yang (agak) tepat untuk kulit saya.

Baca: Perjalanan Mencari Skincare

Jadi apakah saya sudah menemukan skincare regime yang tepat? Belum sih. Saya masih stuck di step double cleansing - exfoliating - toning - moisturizing. Pengennya nambahi serum ke skincare regime saya, tapi masih meninmbang-nimbang dan mempelajari serum apa yang kulit saya butuhkan.

Masih agak bingung juga karna saya merasa skincare regime yang sekarang saya pakai membuat kondisi kulit saya lebih baik di beberapa sisi, tapi jerawat di dahi dan janggut masih saja hilang-muncul secara simultan. Huhu.

Kalau ada yang sudah lebih paham soal skincare, boleh dong saya dikasih saran harus gimana untuk menyempurnakan skincare regime saya? 😊

Pengalaman Pertama Memakai Sheet Mask Acnes

on
Kamis, 27 September 2018
Gara-gara mantengin IG dan blog para biyuti bloher, saya jadi pengen banget nyobain pakai sheet mask. Benar-benar ya, dibutuhkan pengendalian diri yang maha kuat biar gak gampang teracuni segala sesuatu di era media sosial ini 😅

Sheet mask itu menggoda sekali karna sepertinya kok simpel sekali yaa. Gak perlu oles-oles, tinggal tempel, beres. Gak perlu bilas pakai air, tinggal dikletek, beres. Wow, gimana aku yang pemalas ini gak tertarik coba?

Saat ke Indomaret dan Alfamart, saya beberapa  ngintip sheet masknya Garnier. Eh, kok ternyata dua puluh ribuan gitu yaa. Untuk sekali pakai. Huhu, bagi saya yang rakyat jelata ini jujur saja kok rasanya sayang. Yawis akhirnya gak beli.

Sampe akhirnya kemarin weekend, saya ada perlu di kawasan Simpang Lima Semarang, dan kebetulan mampir ke CL untuk makan siang. Tentu saja saya gak menyia-nyiakan kesempatan mampir Guardian.

Sampai Guardian, yang saya intip langsung bagian sheet mask. Eh ternyata rata-rata emang harganya segitu, dua puluh ribu ke atas semuaaa. Huahaha. Langsung patah hati akutu. Tapi karna malu terlanjur dideketin mbak-mbak SPG dan dijelasin macem-macem soal beberapa manfaat sheet mask, akhirnya saya comot satu, yaitu sheet mask dari Acnes.

Acnes Oil Control Mask


Kenapa pilih sheet mask Acnes? Tentu saja karna harganya paling murah di antara kebanyakan sheet mask lain. Kedua, karna ada tulisan 2 pcs paper. Saya girang karna mengira dalam satu kemasan itu ada 2 lembar sheet mask, untuk dua kali pakai.
Ternyata saya salah paham 😂

2 pcs paper itu maksudnya, yang selembar untuk bagian jidat sampai mata. Yang selembar lagi untuk bawah mata sampai dagu. Jadi tetep cuma bisa untuk sekali pake. Ya Allah betapa o'onnya hamba 😅

Harga: 21 ribu sekian ratus rupiah. Maaf lupa persisnya :(
Klaim Manfaat:

-Merawat kulit berjerawat dan kulit yang mudah berjerawat sekaligus menjaga kelembaban kulit

-Mengandung naturan witch hazel extract untuk membantu mengurangi minyak (sebum) berlebih


Efek setelah pemakaian:

Saat dipakai, adem banget rasanya. enaaakkk. Andai harganya lima ribu, mau banget lah saya pake seminggu 3x 😆

Di kemasan tertera diamkan 15 menit. Cuma setelah 15 menit rasanya saya belum rela lepas. Dua puluh ribu masa sih 15 menit doang *dibahas terus soal 20ribu* 😂 Akhirnya saya genapkan dua puluh menit.

Setelah dilepas, efek ademnya masih tertinggal beberapa saat. Wajah jadi terasa lebab dan kenyal.

Cuma untuk efek lanjutan pasti gak kerasa karna saya cuma make sekali ya. Tapi sejauh ini, untuk pengalaman pertama memakai sheet mask, saya puas dengan sheet mask Acnes ini.

Emm, kalo lihat-lihat di Shopee, banyaakk banget ya sheet mask Korea yang harganya sepuluh ribuan gitu. Itu KW apa bukan yaa? Awam banget soal ginian.

Kalo ori, pengen nyoba beli ah besok-besok. Cuma belinya mending sekalian banyak yaa, biar bisa free ongkir.

Sheet mask apa aja yang sudah pernah kalian coba? Dan apa yang menurut kalian paling enak? Cerita di kolom komentar yaa 😊

Kecanduan Instagram

on
Minggu, 16 September 2018
kecanduan instagram


Tiga mingguan kemarin, saya mulai merasa ada yang gak beres pada diri saya. Pikiran rasanya capeeekkkk banget. Padahal gak lagi punya masalah yang butuh banyak pikiran sama sekali.

Selain itu, ngapa-ngapain rasanya gak bergairah. Terutama kerja. Hidup rasanya stuck.

Seminggu, saya belum terlalu ngeh. Jadi cari penyebab pun belum kepikiran sama sekali tentunya.

Dua minggu, saya mulai terganggu. Mulai bertanya-tanya, saya kenapa sih ini sebenernya?

Minggu ketiga, baru deh saya mulai fokus. Iya nih, bener kayaknya ada yang salah sama diri saya. Kayaknya saya harus 'mengistirahatkan' pikiran saya. Bukan mengistirahatkan sih ya, wong tetep dipakai kerja kok. Lebih tepatnya, mengurangi bebannya.

Tapi saya mikir apa sih? Gawean kantor perasaan gitu-gitu aja. Hubungan sama keluarga dan teman Alhamdulillah lagi gak ada masalah sama sekali. Terus apa dong yang bikin otsk saya kayaknya capeeekkk banget gini?

Lalu, seperti sebuah petunjuk dari Yang Kuasa, saya ketemu tulisan soal tipikal orang di era medsos ini, otaknya gak berhenti memproses informasi, gampang terdistraksi, gak fokus, dll bla bla bla. Saya lupa persisnya, cuma point itu yang terekam banget.

Itu seperti jadi AHA! moment buat saya. Aha! saya tau nih apa yang harus saya lakukan untuk bikin otak saya agak enteng.

Dan pilihan utamanya adalah: Uninstall Instagram untu sementara. Iya dong cuma sementara, gak mungkin juga kalo selamanya 😅

Kenapa Instagram?

Ya karna setelah saya pikir-pikir, rasanya saya udah mulai kecanduan Instagram. Huhu, sedih. Bener-bener udah sampe taraf tiap berapa menit pasti reflek buka HP dan langsung bukanya Instagram. Lagi kerja pun. Jadi kerjanya jadi gak fokus banget.

Misal harus ngerjain sesuatu, danbener-bener gak bisa pegang HP untuk beberapa saat, maka saya akan resah. Seperti takut ketinggalan sesuatu yang entah apa.

Parahnya lagi, saya selalu terdistraksi sama Instagram. Contoh, saya mau WA konsultan pajak kantor saya. Saya ambil HP, bukannya buka WA, pertama yang saya buka malah Instagram cobaaa 😭 Buka story segala macem, lalu endingnya lupa tujuan awal saya pegang HP adalah untuk WA konsultan pajak.

Apa namanya cobaaa semua itu kalau bukan kecanduan Instagram?! 😭

Saya merasa, kecanduan saya pada Instagram semakin menjadi-jadi saat saya follow banyaaakk banget akun penuh faedah -- yang hampir tiap hari membagikan tips, sharing ilmu, dll lewat Instastory. Sungguh biang kerok Instastory itu. Iyalah, kan setelah 24 jam hilang kan,  makanya jadi takut ketinggalan. Huhu.

Iya, jadi sebenernya Instagram itu saya manfaatkan (Insya Allah) dengan sangat positif. Saya dapet banyaaaakkk banget ilmu dari situ. Sekarang kan semua orang sharing ilmu apapun lewat Instagram kan.

Tapi balik lagi, segala sesuatu yang berlebihan itu gak baik. Ibarat obat, saya overdosis. Saya juga sempet jadi merasa, aduh ini mereka kok pinter-pinter banget sih. Kok aku gak ada apa-apanya sama sekali, bagai remah rengginang di kaleng Khong Ghuan. Lalu timbul keinginan untuk belajar sebanyak-banyaknya.

Salah kaprahnya: belajarnya lewat Instagram lagi 😂 Makin menjadi-jadi lah kecanduannya. Subhanallah.

Jadi ya begitulah. Akhirnya saya sadar, ada yang gak beres dengan diri saya. Gak sehat kalo untuk mental saya kalo kayak gini terus. Akhirnya, hari senin ba;da maghrib lalu, saya Uninstall Instagram. karna kalo gak di Uninstall yakin gak bakal sanggup. Saya bertekad puasa Instagram seminggu.

Dan kemarin saya baca, ternyata ada sebuah penelitian di Inggris yang menyatakan bahwa Instagram merupakan media sosial yang paling buruk dampaknya buat kesehatan mental penggunanya lho. OMG!

Lalu gimana rasanya? Ya sakaw lah pasti 😂 Bentar-bentar pegang HP reflek mau klik ikon tempat semula IG bertengger. Terus sadar, eh iya, kan baru puasa.

Emm, besok kayaknya udah mau Install lagi. Semoga saya sudah lebih bisa mengendalikan diri. Doakan yaa teman-teman 😄

Kalian pernah merasa kecanduan Instagram juga gak sih? Atau jangan-jangan sekarang sedang dalam kondisi itu?

Flip, Solusi Transfer Antar Bank Tanpa Terkena Biaya

on
Jumat, 14 September 2018


Hari gini, pekerjaan transfer-mentransfer kayaknya udah jadi salah satu aktivitas rutin harian ya? Apalagi trend belanja online yang makin berkembang luar biasa. Kayaknya semua-mua sekarang belinya online.

Cuma, bagi saya pribadi ada dua hal yang kadang bikin mikir dua kali kalau mau belanja. Pertama, ongkir. Males banget kalo ongkirnya mahal. Kecuali barangnya emang bener-bener susah dicari di daerah saya. Iya sih, marketplace sebelah ada fasilitas free-ongkir. Tapi kan ada minimal belanjanya.

Kedua, kalo si pemilik toko cuma punya satu atau dua rekening Bank, dan ndilalah beda bank dengan saya 😭 Ini konteksnya kalo belanja onlinenya gak melalui marketplace atu E-Commerce ya.

Iya sih biaya administrasi transfer beda bank itu cuma 6.500 rupiah doang. Tapi tetep aja kok rasanya nyesek ya. Ada yang gini juga kah?

Minggu lalu saya harus transfer ke rekening yang beda bank dengan bank yang saya pakai. Dan kemungkinan saya harus transfer beberapa kali ke rekening tersebut. Huhu, sedih banget.

Beberapa orang di grup WA juga ngeluh hal yang sama. Sampai pada akhirnya ada salah satu teman yang datang memberitahu sebuah solusi yang sangat mencerahkan 😍

Ternyata transfer beda bank tanpa terkenan biaya itu bisa banget lho!

FLIP solusinya 😃

Flip merupakan sebuah aplikasi yang menawarkan solusi untuk orang-orang seperti saya yang gak cukup ikhlas kehilangan uang 6.500 untuk membayar biaya transfer antar-bank 😂 Aplikasi ini bisa diunduh melalui Play Store, atau bisa juga diakses langsung webnya lewat PC di https://flip.id.

Membuat Akun Flip

Nah, kalau mau transfer antar Bank tanpa biaya pakai Flip, langkah pertama tentu saja membuat akun dulu.

Flip, solusi transfer antar bank tanpa biaya


Setelah bikin akun, kita harus masih harus melengkapi data. Meliputi kota tempat tinggal kita, nomor KTP, dll. Kita juga akan dimintai verifikasi nomor HP.

Setelah semua data kita lengkapi, kita masih belum bisa langsung transfer pakai Flip. Masih ada satu langkah lagi, yaitu aktivasi akun.

Caranya ada dua pilihan. Yang pertama dengan upload foto KTP kita, foto wajah kita, dan foto kita sedang memegang KTP. Setelah foto terupload, kita masih harus nunggu pihak Flip-nya memverifikasi foto yang kita upload. Setelah terverifikasi, Flip akan mengabari kita melalui email.

Saya kemarin sempat pilih pakai cara itu. Cuma kok agak lama ya. Udah dua hari belum ada perubahan. Masiiihh aja dalam proses verifikasi.

Karna udah keburu mau pakai, akhirnya saya pilih cara kedua. Cara kedua jauh lebih simpel, tapi kudu keluar modal dikit. Haha. Yaitu dengan cara datang ke Alfamart, dan bilang ke kasir mau aktivasi Flip. Nanti kita akan diminta menunjukkan KTP, nunggu sebentar, beres deh. Biayanya 4.000 rupiah saja!

Cara Transfer

Saya baru dua kali sih transfer antar bank pake Flip. Dan Alhamdulillah PUAS, tanpa kendala.

Saat akan melakukan transfer, kita akan disuguhi form seperti di bawah ini 👇


Saat mengetikkan nomor rekening tujuan kita, dalam beberapa detik Flip akan menampilkan atas nama siapa nomor rekening tersebut. Jadi langsung terverifikasi gitu, apakah nomor rekening yang tuju udah bener apa belum.

Setelah mengisi nominal, lalu submit, kita akan diminta transfer senilai nominal transfer yang kita mau, DITAMBAH dengan kode unik dari Flip, yang nanti akan menjadi deposit kita, dan bisa dicairkan (kalo udah banyak  kali yaa).

Langkah selanjutnya? Kita transfer deh nominal tersebut ke rekening Flip.

Iya, jadi cara kerjanya Flip tu sebenernya sebagai perantara. Misal nih rekening kita BNIdan mau transfer ke BCA, maka kita disuruh transfer ke rekening BNI-nya Flip, lalu Flip akan mentransfer uang tersebut ke rekening tujuan kita, melalui rekening Flip yang BCA. Gituuu.

Terus udah deh. Kita tinggal nunggu dikasih bukti transfer sama Flip. Bukti Transfernya bisa di download gitu. Gak lama kok nunggunya, gak ada 10 menit.

Keren bangettt yaa? Pertama kali pakai Flip, saya beneran ter-WOW gituuu lho sama ide si Foundernya Flip ini. Masyaa Allah, kok pinter dan kreatif amaaaattt nangkep peluang yang sekaligus bisa jadi solusi bagi banyaakkk sekali orang.

Kemarin saya sempat baca-baca artikel tentang Flip. Ternyata di awal-awal perjalanan Flip, Flip sempat diminta BI untuk menutup layanannya, dan mengurus ijin resmi dulu di BI. Alhamdulillah sekarang mereka sudah mengantongi ijin resmi. Jadi gak perlu ragu ya, Insya Allah Flip aman 😊

Ohya, tambahan dikit. Maksimal transfer di hari yang sama melalui Flip hanya 5 juta rupiah yaa. Lebih dari itu, kena biaya 2.500 per transaksi, tapi maksimal 20 juta.

Jadi sekian yaaa cerita tentang aplikasi penolong bagi kita semua agar bisa menabung uang 6.500 rupiah. Hahaha. Selamat mencobaaa 😘

Tips Tetap Hemat Saat Jajan di Luar

on
Senin, 03 September 2018
credit: Pixabay.com

Siapa yang hobi jajan di luar, cung??

*saya ngacung pertama* 😀

Jadi, kalau teman-teman perempuan lain sebagian pada bilang boros banget karna hobi belanja, saya beda. Soal belanja gak terlalu hobi. Yang dibeli ya yang emang lagi dibutuh aja. Jarang impulsif. Tapiii, borosnya di bagian makan. Hobi banget jajan :(

Kalau lagi bete atau suntuk juga gak perlu diajak traveling -- karna saya kurang suka traveling. Diajakin jajan aja udah seneng banget!

Tapi namanya jajan, meskipun kelihatannya dana yang dikeluarkan gak seberapa, tetep aja lhoo kalau dihitung dan diakumulasi, totalnya sering bikin shock. Karna memang beneran makan dana lumayan besar.

Kalo masih single sih gak masalah ya. Kenapa dulu saya waktu single malah gak bisa nabung sama sekali ya karna habis buat jajan ini. Hahaha.

Tapi kalau udah berumahtangga, dan palagi sudah punya anak, ya gak mungkin lah hobi jajan saya di pol-polin kayak dulu. Apa kabar masa depan kalau masih mau jajan terus?

Sejujurnya, untuk kondisi ekonomi kami (saya dan suami) saat ini, beberapa kali kami berwacana untuk stop jajan di luar. Demi biar bisa lebih hemat.

Tapi apakah berhasil?

Tentu saja tidak! 😂

Jatuhnya malah saya cranky kalo gak pernah jajan sama sekali.

Yasudah, akhirnya kami berdamai dengan diri sendiri. Saya dan mas suami memilih untuk meramu cara agar bisa tetap hemat saat jajan di luar. Karna kalau dipaksa gak jajan sama sekali malah stress kan buat apa?

Tips Tetap Hemat Saat Jajan di Luar

Yang harus diperhatikan adalah frekuensi. Iyalah, mau secanggih apapun tips hemat saat jajan di luar, kalau jajannya tiap hari ya tetep gak bakal bisa berfungsi lah! 😅
Saya dan mas suami sepakat, kami jajan maksimal sebulan dua kali. Tapi jajan dalam artian makan besar di tempat makan/warung/resto gitu ya. Bukan jajan remeh-temeh macam cilok, dll gitu.

Sebulan sekali itu udah miniiiimm banget, mengingat dulunya kami jajan di luar bisa seminggu tiga kali. Hahaha.

Nah langsung aja ya, tips pertama: pilih tempat makan yang menunya sesuai banget sama selera kita dan harganya bersahabat dengan dompet kita.

Gimana kalau harganya bersahabat tapi menunya gak sesuai selera? Jangan deh. Kan tujuan jajan biar seneng dan bahagia. Kalau gak sesuai selera, artinya gak bisa bikin hati seneng. Tujuan utama jajannya gak terpenuhi dong. Sia-sia.

Kalau menu sesuai selera tapi mahal? Ya jangan juga. Karna selesai jajan pasti bakal merasa bersalah. Karna kan ceritanya sedang harus hemat.

Nah, saya dan mas suami udah punya nih tempat makan yang menunya cocooookkk banget dengan selera kami, dan harganya bersahabat banget sama kantong.

Saya kasih bocoran ya, salah satu tempat jajan favorit kami adalah SS alias Spesial Sambal. Haha. Pecinta pedas kami sih 😊


Oke, cus tips kedua ya: Kalau jajannya berdua (entah sama teman, entah sama pasangan), usahakan jangan pesan menu yang sama. Biar apa? Biar bisa saling nyicip. Xixixixi. Gak bikin hemat banget sih. Tapi kan dengan dana yang sama, bisa mencicipi lebih banyak varian menu. Bandingkan dengan jika kita dan teman jajan kita pesan menu yang sama?!

Tips ketiga: Kombinasikan antara menu dengan harga 'agak mahal' dan yang murah.

Kalau saya biasanya gini: kalau lauknya udah agak 'wah', minumnya yang biasa aja. Es teh, atau mentok es jeruk.

Nah, sebaliknya... kalau lagi pengen minuman yang agak 'wah' macam jus-jusan gitu, ya ambil lauknya yang biasa macam telur gobal-gabul gitu. Xixixi. Yang sering ke SS pasti tau telur gobal-gabul.

Dengan cara itu, saya dan mas suami rata-rata hanya habis 50 ribuan lhooo tiap makan di SS. Menurut saya itu muraaahhh banget, karna bisa sekenyang itu! Kan SS nambah nasi gratis 😂 Sudah dapet lauk, sayur, sambal, kadang plus buah juga.

Jadi dompet gak jebol, perut kenyang, hati bahagia 😍

Kalau kalian punya tips hemat yang lain, boleh ditambahi di kolom komentar yaa! Saya lagi butuh macam-macam tips hemat saat jajan nih. Hehe.

Tentang Mubadzir

on
Jumat, 31 Agustus 2018
credit: Pixabay.com

Soal mubadzir, sebenernya tau tentang teorinya sih kayaknya udah sejak masih pakai seragam putih-merah ya. Tapi gimana aplikasinya?

Gak usah deh ngobrolin soal betapa mubadzirnya tas yang lebih dari 3, koleksi jilbab yang hampir tiap bulan pasti nambah, dll. Terlalu berat rasanya untuk mengakui bahwa yang seperti itu juga namanya mubadzir. Hehe.

Jadi yang saat ini mau saya obrolin adalah tentang mubadzir yang paling umum. Yaitu, mubadzir dalam hal makanan.

Jujur saja saat masih tinggal bersama orangtua dulu, saya termasuk orang yang gak pernah sedikitpun merasa bersalah jika harus membuang nasi. Hampir setiap makan saya gak habis, dan simpel -- buang aja. Mungkin salah satu alasannya adalah karna di rumah ada peliharaan ayam. Jadi menurut saya gak masalah buang nasi, kan dalam rangka kasih makan ayam 😂

Tapi sudut pandang saya itu berubah banyak sekali setelah kenal mas suami. Mas suami itu anti banget buang makanan. Bisa jadi itu salah satu sebab badannya yang subur 😆 Soale kalo di rumah, belio seksi menghabiskan 😅

Dulu waktu belum ada apa-apa antara kami, saya sempat dibikin ge er gara-gara ini. Waktu lagi makan bareng pas jam istirahat kantor (kami sekantor, dan makannya gak cuma berdua -- rame-rame sama yang lain), kebetulan saya gak habis makannya. Eeehh, belio dengan gagah berani meminta ijin pada saya untuk menghabiskan sisa makanan saya, padahal saat itu belum ada apa-apa di antara kami 😂 Saat itu belio mengutarakan serentetan penjelasan dan ajakan tentang jangan memubadzirkan makanan.

Jujur aja saya kadang suudzon sama beliau. Ah, bilang aja emang doyan dan pengen makan. Gak usah deh pake alasan mubadzir segala! 😂 *istri durjana*

Tapi pandangan saya berbalik. Ketika suatu hari kami makan berdua (pas udah nikah nih), lalu orang di meja sebelah kami meninggalkan makanannya begitu saja, padahal masih lebih dari separuh porsi.

Melihat itu, mas suami berkaca-kaca. Lalu bergumam, "mereka mungkin gak tau, di luar sana banyaaakkk sekali yang untuk makan nasi aja harus mengais-ngais di tempat sampah dulu"

Huhu, langsung meleleh hati saya 😭 Berasa ditampar banget. Iyaaa yaa, kita tu sering enteeeeng banget buang-buang makanan. Sedangkan di luar sana, banyaaakk sekali yang mau makan aja susah banget.

Yuk teman-teman, kita bareng-bareng berusaha untuk menghindari kemubadziran.

Agar Tak Lagi Berat Untuk Berqurban

on
Selasa, 21 Agustus 2018
sumber: Pixabay.com

Pernah denger gak teman kita bilang, "Tahun ini aku qurban perasaan", diiringi gelak tawa? Padahal dari segi ekonomi, dia bukan dari kalangan yang kekurangan.

Atau jangan-jangan kita sendiri pun pernah seperti itu? Kalau saya, jujur saja pernah.

Dulu ya, saat kesadaran tentang ibadah qurban belum sampai ke hati, mengeluarkan uang segitu untuk beli kambing, kemudian dibagi-bagi kok rasanya gak kebayang banget. Selalu merasa gak mampu ngumpulin uang untuk berqurban.

Lalu kemudian saya bertemu sebuah tulisan, yang sayangnya saya lupa siapa penulisnya dan dimana membacanya.

Maka, ijinkan saya menuliskannya ulang di sini.

Jika kita merasa berat ketika hendak berqurban, maka kita ingat.

Risalah pertama tentang ibadah qurban dimulai dari kisah Nabi Ibrahim a.s yang diperintahkan oleh Allah melalui mimpi untuk menyembelih anaknya, Ismail a.s.

Sedangkan Ismail, merupakan putra tersayang yang sekian lama dimohonkan Nabi Ibrahim pada Allah melalui doa-doa.

Kira-kira, seberapa berat bagi Ibrahim untuk melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih Ismail? Tentu beratnya tiada tanding tiada banding.

Maka, jika hari ini kita selalu merasa berat saat hendak berqurban, gak masalah. Karna sejak awal risalah ini turun pun, memang melalui perintah yang sangat berat.

Iya, rasa berat itu wajar. Nabi Ibrahim pun merasakan. Tapi apakah Nabi Ibrahim lantas berhenti, lantak tak menghiraukan perintah Tuhannya? Tidak.

Nabi Ibrahim tetap melaksanakan, setelah diyakinkan oleh putranya sendiri, Ismail.

"Dan Ibrahim berkata: sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu samapi (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku seseungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipisnya (nyatalah kesabaran keduanya) dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, seseungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim”. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya Ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” (QS Ash-Shafaat: 99-111)
Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipisnya, (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” (QS. Ash-Shaaffaat: 99-111)

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/11623-pelajaran-dari-kisah-nabi-ibrahim-menyembelih-ismail.html
Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipisnya, (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” (QS. Ash-Shaaffaat: 99-111)

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/11623-pelajaran-dari-kisah-nabi-ibrahim-menyembelih-ismail.html

Apa yang membuat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail berlapang-dada untuk melaksanakan perintah yang sangat berat itu? Tak lain, karna mereka mengharap Ridha Allah.

Maka hari ini, jika kita masih merasa berat untuk berqurban, penawarnya cukup satu. Mari mengharap ridha Allah. Bukankah itu saja sudah lebih dari cukup dibanding dunia seisinya? 😊

Semoga Allah senantiasa melapangkan rizki kita, dan memampukan kita untuk menunaikan setiap perintah-Nya. Aamiin.

Selamat mempersembahkan qurban terbaik teman-teman 😊

Warna-Warni Riwayat Seorang Ibu

on
Rabu, 15 Agustus 2018

Semenjak jadi ibu baru, saya secara gak sadar jadi sering mengamati riwayat para ibu senior. 

Mencermati kisah dan kehidupan para ibu yang anak-anaknya sudah tumbuh dewasa. Sudah makan asam-garam menjalani peran sebagai ibu. Karna, kadang capek juga ya kalo baca sharingnya ibu muda terus di media sosial. Yang mana rata-rata masih serba idealis, masih penuh semangat berapi-api, tapi di atas segalanya masih sama-sama minim soal tempaan dunia nyata.

Dari kisah-kisah ibu yang saya ketahui, ada beberapa yang  sangat membekas di benak saya, dan sempat bikin saya termenung lama.

Pertama. Sebut saja Ibu A. Ibu A adalah seorang istri yang memutuskan pergi meninggalkan suaminya seorang diri, saat usianya sudah memasuki senja. Hingga suatu hari suaminya ditemukan telah meninggal di dalam rumah, tanpa ada seorangpun yang tau.

Sebelum tau kisahnya, saya salah satu orang yang merutuki keputusan ibu A. Ternyata, suami ibu A adalah sosok lelaki bak monster di mata keluarganya. Pada istri maupun anak-anaknya, ia gemar sekali menyiksa. Siksaan melalui kata-kata, sekaligus fisik.

Tapi saya juga heran. Kenapa harus menunggu sekian puluh tahun untuk mengambil keputusan meninggalkan? Nunggu anak-anak besar dan selesai sekolahnya -- karna ia tak bekerja barangkali? Entahlah. Bisa jadi. Mungkin ini alasan banyak tulisan menasehatkan bahwa kita perempuan tetap harus punya kemandirian finansial.

Kedua. Ibu B. Ia seorang ibu rumah tangga biasa. Punya penghasilan, meski tidak banyak melalui keterampilan yang dimilikinya. Bertahun-tahun berumahtangga, entah sebesar apa luka yang ada di hatinya.

Suaminya berkali-kali menikah lagi dengan perempuan lain. Ya, berkali-kali. Menikah, cerai, lalu menikah lagi dengan perempuan yang lain lagi. Jangan ditanya seperti apa sakitnya. Tapi ibu B memilih menerima semua rasa sakit itu. Hingga anak-anaknya dewasa dan mampu menjadi dermaga nyaman untuk menyandarkan segala rasa sakit itu. Dan hingga suaminya akhirnya menyadari, bahwa pada akhirnya tetap Ibu B-lah tempatnya pulang.

Ketiga. Ibu C. Ia seorang PNS. Jauh lebih mapan jika dibanding dengan suaminya dari segi pendapatan. Tapi apa itu cukup membuat suaminya tak ke lain hati? Sayangnya tidak.

Tidak jauh beda dengan ibu B, suami ibu C menikah lagi dengan lelaki lain. Bahkan ibu C baru tau tentang ini, setelah entah berapa lama pernikahan diam-diam itu berlangsung. Herannya, ibu C tetap memilih mempertahankan rumah tangganya.

Padahal kalau dipikir-pikir, pisah dengan suaminya pun ibu C ini gak akan ada kekhawatiran soal materi. Ia punya kemandirian finansial yang mumpuni. Hingga lagi-lagi, akhirnya suaminya mampu membuka mata, bahwa akhirnya tetap saja pada ibu C ia kembali bermuara. *Hmm, cuma nulis saja saya sambil nahan gemas pengen jitak* 😂

Dan... ah iya, FYI, 3 anak ibu C adalah anak-anak dengan otak brilian dan rajin ibadah. Catat ya. Ini anak dari seorang ibu bekerja, dan dari keluarga yang gak bisa dibilang harmonis.

Masih banyak kisah-kisah seperti itu di sekitar saya. Harus saya akui, lingkungan saya dekat dengan pernikahan-pernikahan yang tidak berjalan dengan baik-baik saja. Semoga saya belajar banyak dari kisah-kisah di atas.

Dari sekian banyak kisah seperti di atas, ada benang merah yang saya ambil. Bahwa bagi sebagian besar ibu, anak benar-benar menjadi sumber kekuatan yang kadang gak masuk akal. Demi anak, apapun dilakukan. Ternyata kalimat itu bukan sekedar bualan.

Kisah-kisah di atas selalu sukses membuat jengkel saya pada suami yang disebabkan hal-hal remeh hilang.

Silahkan mengambil hikmah menurut kalian masing-masing dari kisah di atas. dan jika berkenan, bagikan hikmah tersebut di kolom komentar 😊
 


Review Khalisa Skin Care: Skin Care Halal yang Paraben+Alcohol Free

on
Jumat, 27 Juli 2018
Ada yang belum tau Khalisa Skin Care?

Kalau ada, wajar sih. Khalisa memang brand yang lumayan baru, dan gak terlalu mengemuka yah. Barangnya juga masih agak susah dicari kalo di Semarang. Berkali-kali saya nyari di ADA Swalayan, gak nemu. Nemunya di Transmart.


Khalisa adalah brand skincare berlabel halal keluaran Rohto. Jadi Khalisa bisa dibilang masih saudaraan sama Hada Labo Indonesia ya. Menurut pengamatan saya *ciee, pengamatan*, Khalisa ini ceritanya kayak Wa*d*h gitu ya. Membranding diri dengan kehalalannya.

Kenapa akhirnya memilih Khalisa?

Pertama banget tau Khalisa dari review-nya Mbak Dokter Gigi di sini. Seketika itu saya langsung tertarik, tapi gak langsung berani mencoba.

Kenapa langsung tertarik? Karna Khalisa ini paraben+alcohol free.

Kenapa gak langsung berani nyoba? Karna (lagi-lagi) masih trauma sama musibah jerawat, dan masih percaya bahwa cukup Amoorea sudah bisa memenuhi segalanya. Hahaha.

Pertama beli, saya beli day cream-nya aja. Selang setahunan, baru lah beli lengkap face wash, day cream dan night cream-nya.

Baca: Perjalanan Mencari Skin Care

Face Wash

Teksturnya creamy. Aromanya lembuuutttt banget, suka! Busanya gak terlalu banyak.

Soal daya bersihnya, zuzur saya suka bingung ngukur kemampuan sebuah face wash untuk membersihkan wajah. Rasanya sih bersih-bersih aja. Haha.

Sayangnya, beberapa saat setelah cuci muka pakai face wash Khalisa ini, wajah saya terasa keriiing sekali di beberapa bagian. Salah satunya di kulit sekitaran mulut dan dagu. Huhu.

Tapi saya orangnya kan nrimo ya. Jadi yawislah gak papa, tetep berniat dipakai sampai habis, baru nanti beli lagi. Eh lha kok kemarin pas mudik ke kampung halaman, face wash ini ketinggalan di sana. Yaudah akhirnya saya langsung beli face wash baru. Reviewnya next post yaa.

Day Cream


Sebelum memakai face wash dan night creamnya, saya sudah jauh lebih dulu memakai day cream Khalisa. Sejak sekitar setahun yang lalu kalo gak salah. Waktu itu saya masih setia pada Amoorea, tapi ngrasa kadang kulit keriiing banget. Lalu ketemulah sama review-nya bu dokter di atas itu.

Karna yakin Khalisa kandungannya ringan, jadi memutuskan beli. Tapi tetep gak berani beli lengkap, karna takut purging kalo disandingkan sama Amoorea yang emang terkenal 'susah' untuk disandingkan dengan produk lain.

Lega banget sih, karna  ternyata pakai day cream Khalisa plus Amoorea gak bikin saya purging. Btw, ini sudah tube kedua saya.



Tekstur day cream-nya Khalisa ini creamy juga. Agak lebih encer kalo dibandingkan dengan night creamnya. Aromanya juga lembuttt dan saya suka. Saat diaplikasikan ke wajah, kerasa banget sih Khalisa ini ringan. Gak lengket dan cepat meresap. Cukup melembabkan juga, tapi gak bikin berminyak gitu.

Untuk klaim mencerahkannya, emm... saya belum terlalu merasakannya sih. Cuma lagi-lagi, saya gak masalah. Lagian katanya, kita gak mungkin hanya berharap pada day cream untuk bisa bikin kulit cerah. Hehe.

Ohya, day cream ini juga sudah mengandung SPF 25. Semoga udah cukup lah ya untuk dipake di dalam ruangan. Jujur aja saya belum terbiasa pake sunscreen.

Night Cream



Kayaknya emang ciri khasnya Khalisa Skin Care ini tuh salah satunya aroma yang lembut dan menenangkan. Termasuk night cream-nya ini pun sama, aromanya saya sukaaaa.

Teksturnya mirip tekstur night cream-nya Wardah yang lightening series. Yah, gimana ya, sesungguhnya night cream yang pernah saya pakai hingga hari ini memang barulah nighit cream-nya Wardah dan Khalisa 😂

Saat diaplikasikan, di kulit wajah rasanya agak lengket sih. Tapi gak lama dan bagi saya (yang orangnya nrimo) gak ganggu.

Efek melembabkannya kurang nampol sih menurut saya. Saat pagi, muka saya ya biasa aja gitu, kayak gak habis makai apapun. Beda dengan saat saya pakai night cream-nya Wardah dulu. Paginya wajah jadi terasa lembab banget.

Jadi kesimpulannya, dari tiga rangkaian Khalisa Skin Care di atas, mungkin yang akan saya re-purchase dan lanjutkan pemakaian hanya day cream-nya aja. Sedih sih sebenernya. Soale saya beneran jatuh cinta dengan formula Khalisa yang Paraben+Alcohol free, dan dengan harga yang bersahabat pula.

Tapi yaa gimana. Masa iya dilanjutin kalo ternyata kulit gak terlalu merasakan khasiatnya?

Ohya, untuk harganya, saya kurang tau harga drugstore-nya berapa. Saya beli bundling via Shopee hanya 95.970. Murah kaaaan 😊

Ada yang pakai Khalisa Skin Care atau tertarik mencobanya?

Perjalanan Mencari Skin Care

on
Jumat, 13 Juli 2018
credit: pixabay.com

Sejak musibah (musibah?) panen jerawat yang teramat parah pasca melahirkan dulu, saya bener-bener maju-mundur mau pakai skincare lagi.

Di tengah-tengah keputusasaan menghadapi jerawat yang membabi-buta, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada NuAmoorea Beauty Bar dengan segala janji manisnya. Buat saya, memilih Amoorea bisa dibilang keputusan yang 'bukan saya' banget.

Tapi harus saya akui, Amoorea menyelamatkan saya banget. Amoorea berhasil membuat bekas jerawat saya hampir musnah sempurna. Gak jerawatan lagi juga. Dan secara otomatis, mengembalikan kepercayaan diri saya lagi yang sebelumnya sudah hampir benar-benar tiarap.

Cuma, konon pakai Amoorea ini gak bisa pakai sembarang skincare lain, karna rawan purging (kalo bahasa para marketingnya sih detoks).


Jadi saya nurut, gak pakai skincare apapun selain Amoorea. Bahkan Facial Wash pun gak pakai. OMG!

Tapi lama-lama saya mikir. Apa iya satu produk bisa memenuhi semuuuaaa kebutuhan kulit saya? Terutama soal membersihkan dan memproteksi. Padahal saya kerja di kawasan yang panasnya cetaarrr dan polusinya ampun-ampunan (meski mungkin belum ada apa-apanya dibanding Jakarta). Iya sih saya kerja di dalam ruangan. Tapi pulang pergi kerja kan saya (sering) pake bus. Nunggunya di tepi jalan raya. Tetep lah kena debu, polusi, terpapar sinar matahari, dll.

Saya orangnya gak gampang loyal emang. Padahal saya udah direkrut jadi member Amoorea juga lho, dan terus disemangati upline untuk ikut aktif jualan. Sampai akhirnya upline saya nyerah. Haha.

Saya puas sama Amoorea. Kalo disuruh ngasih rating, saya bakal kasih rating 4 dari 5. Tapi saya tetap gak akan mengaminkan overclaimnya mereka, tentang beauty bar saja sudah sangat cukup untuk memenuhi semuaaa kebutuhan kulit. Gak perlu pakai apa-apa lagi.

Lah, kalo memang beauty bar aja cukup, kenapa pula mereka juga ngeluarin produk-produk pendukung macam moist, solar guard, dll?

Eh, kok saya jadi curhat soal Amoorea sih 😅 Intinya, dari dulu saya sebenarnya gak percaya bahwa Beauty Bar Amoorea aja cukup untuk kulit. Tapi berhubung saya masih ada trauma, takut jerawat muncul lagi kalo pake macem-macem skin care, akhirnya yaudah saya milih stag dulu sama Amoorea hampir setahun.

Sampai akhirnya, saya mengikuti kuliah (kuliah?) tentang per-skin care-an di chanel youtube-nya Female Daily, bertajuk Skincare 101 yang dibawakan oleh Affi Assegaf. Pasti udah banyak banget lah yang tau soal Skincare 101 ini.

Saya mendengarkan hampir semua video skincare 101 sambil nyetrika. Dan yah -- bisa ditebak -- saya keracunan! 😂

Hasrat ingin pakai skincare lagi meletup-letup tak tertahankan *halah*. Tapi masih agak bimbang, takut jerawatan parah lagi kayak dulu 😭

Tapi saya gak nyerah. Hampir tiap hari saya browsing untuk memantapkan hati, produk skincare mana yang akan saya pilih. Dulu mah saya asal aja ya. Sekarang enggak. Saya bener-bener cari tau ingredients-nya, testimoninya, dll.

Dan, taraaa... hari ini saya sudah kembali ber-skin care ria 😅 Bahkan saya melakukan double clenasing. Sesuatu yang belum pernah sama sekali saya lakukan dari dulu 😂

Terus gimana, apakah saya merasa kondisi kulit wajah saya jadi semakin membaik setelah pake skin care lagi?

Nanti saya cerita di post berbeda, sekalian review produk skin care pertama yang saya gunakan setelah sekian lama puasa skin care ya 😊

Apakah kalian termasuk yang telaten skin care-an? Cerita dong di kolom komentar 😊 


Giggle Box Kompol Maksum, Salah Satu Tempat Makan Instagramable dan Enak di Semarang

on
Jumat, 22 Juni 2018
Akhirnya tuntas sudah rasa penasaran saya pada salah satu tempat makan yang instagramable di Semarang ini. Btw, ini (seperti biasa) latepost banget, karna saya ke Giggle Box-nya mah pas bulan Ramadhan kemarin. Buka bareng sama sohib. Haha.

Giggle Box yang terletak di jalan Kompol Maksum no. 219 Semarang ini merupakan cabang keempat setelah Giggle Box yang ada di Jalan Diponegoro (Siranda) no. 45 Semarang, Jalan D.I Pandjaitan no. 47B Semarang dan di Jalan Ngesrep Timur V no. 57 Semarang.

Sedangkan untuk saya sendiri, ini merupakan cabang kedua Giggle Box yang saya kunjungi, setelah sebelumnya saya pernah dua kali makan di Gigle Box yang ada di Jalan Diponegoro.

Dari dua sabang yang sudah pernah saya datangi, saya langsung bisa mengambil garis besar untuk tema yang dipakai Giggle Box dalam penataan ruangnya. Modern, klasik, elegan dan anak muda banget. Instagramable, kalo kata kids zaman now 😀 Designya kalo gak salah nuansa eropa gitu.

suasana outdoor di dalam giggle box

suasana outdoor di dalam giggle box, ga sempet foto indoor-nya. hehe
Entah saya gak mudeng-mudeng amat lah soal istilah-istilah design tata ruang ini. Yang jelas saya suka banget sih sama suasananya. Kalo lagi di dalam Giggle Box tuh serasa lagi dimanaaa gitu yang spesial. Jadi gak sekedar merasa lagi di tempat makan.

Giggle Box cabang kompol maksum ini terdiri dari area indoor dan outdoor. Kemarin kami pilih yang outdoor karna kan bawa bocah ya.

Menu yang tersedia di Giggle Box bisa dibilang sebagian besar bukan menu Indonesia ya. Jadi untuk yang lidahnya Indonesia banget kayak kakak saya, pilihannya bakal terbatas banget. Mentok paling nasi goreng atau ayam goreng. Haha, nasi goreng kan menu penyelamat ya.

Ini nih foto daftar menunya:

maapkan kualitas foto yang seadanya yah

Saya sendiri kemarin pesen Hot Crispy Spicy Chicken. Dan, WOW enak banget menurut saya. Daging ayamnya lembuuuttt banget. Kentangnya banyaakk. Cuma pedesnya tipis sih, kurang terasa. Ohya, katanya salah satu keunggulan Giggle Box ini memang kafe dengan porsi menu yang cukup besar. Harganya 33 ribu rupiah. Menurut saya gak mahal untuk ukuran resto atau kafe, dan dengan porsi sebesar itu.

ini porsinya gedhe! entah kenapa di foto ga terlalu keliatan gedhe

Mas Suami kemarin pesen... aduh apa ya, lupa namanya 😂 Gak kefoto pula tulisannya di buku menu. Hadeehh, monmaap yaa. Yang jelas isinya nasi, ayam terus pakai saus teriyaki gitu. dan enaaak banget juga! Aduh saya gak pinter mendeskripsikan kuliner selain dengan kata enak, kurang enak dan gak enak. Haha. Semoga enaknya bukan karna saat itu saya pas laper aja yaa. Hehe. Harganya kurang lebih 30 ribuan gitu lah. Huhu, lupa juga.


Minumnya saya pesen Jus Jambu alias Guava Juice, seharga 19 ribu rupiah. Bagi saya untuk ukuran jus, harganya mayan mahal ya. Jambunya kerasa banget banget, dan gulanya minim. Jadi kasih ke Faza juga oke aja.

Sedangkan Mas Suami pesen lemon tea. Enak, tapi ya standar lemon tea aja sih. Tapi sama kayak jusnya, mahal menurut saya. 17 ribu rupiah cobak! 😪

Ohya, hampir lupa. Saya juga pesen banana split. Harganya 25 ribu rupiah. Porsinya lumayan gedhe juga. Untuk 2 orang bisa banget lah. Rasanya, standar sih pisang sama es krim gitu gimana sih rasanya. Haha. *review ga niat*

Yang paling saya suka dari pelayanannya Giggle Box kemarin adalah makanannya cepet banget datengnya. Soale waktu itu kan kami baru buka cuma dengan minum, sholat magrib, baru deh ke situ. Udah sempet suudzon, pasti lama deh datengnya. Eh ternyata cepet!

Karna bagi saya yang stok sabarnya sering minim, tempat makan sekece apapun dan rasa makanan seenak apapun, kalo datangnya lama sih BYE aja ya. Yang ada malah uring-uringan duluan. Huhu.

Terakhir, rating. Saya kasih 4 dari 5 bintang untuk Giggle Box! 😊

Kalian yang anak gawl Semarang, belum sah ya kayaknya jadi anak gawl kalau belum pernah makan di Giggle Box 😁

Mengintip Tampilan Kaos Bola Timnas Argentina 2018 yang Akan Dikenakan Saat Piala Dunia

on
Jumat, 08 Juni 2018



 
Kaos Tim Nasional Argentina menjelang piala dunia 2018 kini telah berhasil diluncurkan, dengan tampilan yang tidak jauh beda dengan tampilan jersey di musim-musim yang sebelumnya. Kaos bola timnas Argentina 2018 yang nantinya akan dikenakan saat piala dunia masih didominasi dengan warna biru langit dan warna putih yang menjadi warna kebanggaan tim Argentina. Sedangkan pada bagian pundak dilengkapi dengan tiga strip hitam, lalu ada logo apparel dari Adidas yang juga berwarna hitam yang diletakkan dibagian dada dan di sebelah kiri, serta logo tim yang ada disebelah kanan.

Jersey Argentina pada bagian atas logo klub dilengkapi dengan dua bintang yang mana hal ini menandakan bahwa tim Argentina pernah menjadi juara pada piala dunia pada tahun 1978 dan 1986. Timnas Argentina juga telah memastikan bahwa dirinya akan ikut serta pada ajang piala dunia ditahun 2018 ini, yang akan digelar di Rusia. Argentina telah berhasil menaklukkan Ekuador dengan pencapaian skor 3-1. Sedangkan untuk mega bintang Lionel Messi juga telah memborongnya dengan tiga gol menuju gawang Ecuador pada laga pamungkas di Zona Amerika Latin yang ada di Stadion Olimpico Atahualpa.

Tampilan dari Jersey squad asuhan dari Edgardo Bauza ini juga telah terinspirasi dari tampilan jersey mereka ditahun 1993. Bagi kalian yang ingin mendapatkan jersey Argentina, maka jangan khawatir lagi, karena kalian dapat melakukan pembeliannya di beberapa toko offline yang ada di dekat kalian, atau kalian pun bisa membelinya di beberapa toko online, jika ingin lebih hemat waktu dan hemat tenaga.

Menjelang piala dunia yang sebentar lagi akan tiba, maka masing-masing tim menghadirkan tampilan jersey terbarunya yang akan dipamerkan pada acara piala dunia nanti. Termasuk seperti kaos bola Timnas Argentina 2018 yang memberikan daya tarik tersendiri bagi para pecintanya, sekaligus menjadikan tim Argentina menjadi lebih bersemangat dalam memenangkan perlombaan pada piala dunia nantinya.

Untuk kalian para pecinta tim dari Argentina, maka tidak akan lengkap rasanya jika kalian belum memiliki kaos dari tim kebanggaan kalian ini. Maka, yuk segera beli, karena jersey Argentina yang dijual di pasaran dibandrol dengan harga yang lebih bersahabat dengan isi kantong kita, sehingga menjadikan para pecintanya enggak merasa keberatan untuk membeli jersey Argentina yang memiliki tampilan tidak jauh beda dari tampilan jersey yang sebelumnya.

Sebagai pendukung timnas dari Argentina yang nantinya akan tampil keren pada ajang Piala Dunia 2018, maka kalian bisa membeli jersey Argentina, yang nantinya akan dikenakan para pemain dari tim Argentina seperti Dybala, Higuain, Messi, Aguero,Icardi dkk. Gak perlu nunggu nanti-nanti belinya. Kan bisa dipakai main futsal dulu dari sekarang. Hehe.

Tampilan dari kaos bola timnas Argentina 2018 memang gak beda jauh dari tampilan jersey yang sebelumnya, namun tampilan jersey kali ini yang akan dikenakan saat ajang piala dunia nantinya memberikan kesan yang lebih elegan dan tampak keren dibandingkan dengan jersey yang sebelumnya, karena jersey kali ini dilengkapi dengan motif yang unik dengan beberapa perubahan desainnya.

Signature

Signature