Jenis Asuransi Kesehatan

on
Sabtu, 28 Mei 2016
Memilih asuransi kesehatan terbaik sangat disarankan untuk Anda dalam mencapai keamanan serta kenyamanan hidup, pada dasarnya sebuah asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang hanya khusus menangani segala resiko atas segala permasalahan pada kesehatan diri Anda. Baik disebabkan karena kecelakaan maupun pada saat Anda jatuh sakit, semua pembiayaan dapat diatasi oleh jasa asuransi yang Anda miliki. Asuransi kesehatan terbagi dalam beberapa jenis, berikut dibawah ini yang perlu Anda ketahui:



Asuransi kesehatan berdasarkan jenis perawatannya
Asuransi kesehatan berdasarkan jenis perawatannya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
Asuransi rawat jalan, asuransi yang menyediakan pelayanan serta pengobatan maupun perawatan berjangka atau dalam keadaan pasien tidak pada ruangan. Hal ini, akan membantu Anda dalam mengatasi segala pembiayaan yang dikenakan selama masa perawatan tersebut hingga Anda benar-benar sehat.
Asuransi rawat inap, asuransi ini menyediakan pelayanan serta pengobatan maupun perawatan bagi kesehatan Anda ketika memerlukan ruang inap dirumah sakit, tentunya dalam jangka waktu beberapa hari. Segala proses perawatan dari mulai pengecekan seluruh anggota tubuh sampai pada pengobatan medis spesialis yang membutuhkan obat-obatan yang mahal, semua biaya tersebut ditanggung oleh pihak asuransi yang beranggotakan Anda.

Berdasarkan informasi yang didapat, asuransi kesehatan berdasarkan pengelola dana, dapat dijadikan dua pihak yaitu pihak swasta dan pihak pemerintah. Dimana jika Anda memilih asuransi dari pemerintah, ada beberapa informasi yang tersebar dikalangan masyarakat, yakni ketidaknyamanan pelayanan dalam memberikan perawatan terhadap para nasabahnya, tidak sama seperti pada asuransi swasta yang ada, berdasarkan informasi dari nasabah, justru pihak swasta lebih memberikan fasilitas pelayanan yang baik dan ramah serta cepat dalam menangani nasabah sebagai pasien.

Asuransi kesehatan berdasarkan keanggotaannya
Asuransi kesehatan berdasarkan keikutsertaan Anda sebagai anggota pada dasarnya dapat dilakukan atas dasar kewajiban ataupun rasa sukarela untuk melakukan pembayaran terhadap sistem perusahaan asuransi tersebut. Jika dalam perusahaan besar justru diwajibkan untuk Anda membayar premi asuransi kepada semua karyawannya yang ikut serta dalam keanggotaan, dengan cara pemotongan gaji ditiap bulannya. Akan tetapi beda hal terhadap asuransi dimana tiap keanggotaannya dapat dengan bebas membayar uang premi asuransi tersebut sesuai dengan kesanggupannya. Sehingga pada saat Anda jatuh sakit atau terkena kecelakaan, pihak asuransi hanya akan menanggung biaya pengobatan yang besarnya saja, sedangkan jika ada perawatan lain diluar tanggungan asuransi, Anda akan dikenakan biaya seperti pasien umumnya.

Asuransi kesehatan berdasarkan pihak yang ditanggung
Asuransi kesehatan berdasarkan pihak yang ditanggung juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu jenis individu dan juga asuransi jenis kelompok. Asuransi jenis individu dapat diberikan hanya pada keangggotaan masyarakat yang berwarganegara Indonesia saja. Dimana para anggota nya bertempat tinggal di wilayah Indonesia. Sedangkan asuransi untuk kelompok dapat diberikan pada sebuah instansi perusahaan atau suatu organisasi, dimana asuransi tersebut bisa digunakan untuk para karyawan yang sedang bekerja dalam perusahaan tersebut, sebagai bentuk fasilitas dari perusahaan. Selain itu, jenis asuransi bahkan dapat diberikan kepada sebuah keluarga namun dengan syarat, biasanya terbatas hanya untuk lima orang anggota keluarga saja.

Itulah beberapa informasi mengenai jenis-jenis asuransi kesehatan terbaik untuk Anda ketahui. Cobalah untuk lebih teliti, cermat dan cerdas dalam mendaftar pada jenis asuransi apa yang akan Anda gunakan, karena menggunakan dan memiliki asuransi terbaik akan sangat membantu Anda untuk menjaga kelangsungan hidup yang lebih baik dimasa sekarang maupun dimasa mendatang. Semoga uraian diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan serta referensi untuk Anda.

Obat Jerawat Manjur: Acne Lotion La Tulipe

on
Kamis, 26 Mei 2016

Judulnya kok mirip tukang jualan obat yang sukanya menebar komen gak jelas itu, ya. Buahahahaha :D

Beberapa waktu lalu saya mendapat cobaan yang cukup berat, yaitu dijajah jerawat :D Iya, bagi saya itu cukup berat. Berat di kadar kebaperannya. Ahihihi. Gimana enggak, selama hampir 25 tahun saya hidup, belum pernah ada jerawat sebanyak itu di wajah saya. Dan itu bikin hampir semua orang yang kenal saya keheranan, dan gak bosan-bosannya membahasnya. Wajah kamu kenapa? Tumben kamu jerawatan? Stress karna mau nikah, ya? De el el -_-. Ada juga loh yang ketemu saya dengan wajah berjerawat, malah berbinar-binar, karna merasa kondisi saya merupakan 'potensi bisnis'! Ya siapa lagi kalau bukan teman yang gabung di MLM :((

Baca: Hal-Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Saya Menjelang Pernikahan

Saking bapernya, saya sampai (hampir) hilang kesabaran. Hilang kesabaran bukan berarti ngamuk-ngamuk atau bunuh diri lho ya. Hilang kesabaran dalam arti, saya jadi kalap mencoba bermacam cara untuk mengobati jerawat, dari yang pakai bahan-bahan alami sampai obat jerawat keluaran pabrik. Dari yang aturan pakainya sehari 3 kali, saya pakai sehari 5 kali. Haha. Harapannya, semakin berlapis-lapis cara yang saya pakai, maka hilangnya pun akan semakin cepat. Tapi kenyataannya? Bukannya hilang, jerawat saya malah jadi bak pahlawan -- hilang satu tumbuh seribu -____-. Lalu mas suami menasehati (waktu itu masih calon sih, hehe), coba salah satu dulu, lalu istiqomah dan sabar. Kalau campur-campur nanti bukannya sembuh malah komplikasi :D Tapi dasarnya saya memang keras kepala, yaudah deh, gak mau denger.

Hingga tiba saat di mana saya merasa hampir putus asa #tsaahh. Gimanalah nanti muka saya di hari pernikahan. Harus setebal apa dempulnya untuk menutupi muka saya yang pating prenyul penuh jerawat :( Lalu saya memutuskan menghentikan semua usaha. Jeruk nipislah, salep ini lah, acne gel itu lah. Stop semua!

Lalu suatu malam, adek kost saya memandang saya iba *halah*. Meskipun tetep aja ujung-ujungnya komentarin jerawat saya, dan bikin makin tambah stress karna bilang, "Duh, padahal mau jadi pengantin ya, Mbak... kok mukanya malah gitu" -___-

Tapi, si adek kost ini akhirnya memberikan saya sebuah rekomendasi obat jerawat yang kata dia manjur karna sudah dibuktikan oleh temannya. Yaitu, Acne Lotion la Tulipe. Awalnya saya ragu sih, tinggal dua minggu menjelang hari pernikahan, percuma, gak mungkin bisa sembuh dalam waktu segitu. Tapi si adek kost terus meyakinkan agar saya mencobanya.

Dengan berbekal harapan yang minim, akhirnya saya bilang ke si mas, minta dibelikan. Dan malam itu juga dia beneran membelikannya untuk saya, meskipun sedang gerimis. Hehe.

Harganya sekitar dua puluh ribu kalo gak salah. Baunya seperti bau kebanyakan obat jerawat, bau-bau belerang. Sebelum memakai acne lotion ini harus dikocok terlebih dahulu agar tercampur. Dan disarankan memakainya sekitar satu atau dua jam sebelum tidur, dan dibiarkan sampai pagi. Di kemasannya sih perintahnya pakailah ke seluruh muka, tapi saya makainya cuma di bagian yang berjerawat saja.

Hasilnya? WOW! Alhamdulillah, dalam waktu sekitar dua hari, jerawat saya yang tadinya masih merah merona gemesin, mulai menunjukkan tanda-tanda menyerah. Horaaaaii :)

Dan finally, di hari pernikahan jerawat saya sudah sangat minimal, meskipun belum bisa hilang sepenuhnya :)
Minggu lalu, saya juga merekomendasikan acne lotion La Tulipe ini ke sepupunya suami. H-1 dia nikah, jerawat tumbuh di atas bibirnya. Gedhe! Hihi. Sorenya saya kasih acne lotion La Tulipe ke dia. Paginya ilang loh Alhamdulillah :)

Intinya, saya merekomendasikan banget acne lotion La Tulipe ini untuk kalian yang berjerawat dan jerawatnya bandel. Selamat mencobaaaa :)

Mencintai Bumi

on
Selasa, 24 Mei 2016

Beberapa waktu lalu, Indonesia heboh soal plastik kresek yang dihargai Rp 200,- di beberapa supermarket. Ya bukan Indonesia sih ya kayaknya kalo gak heboh. Hehe. Jujur saat itu saya cukup heran. Kenapa ada orang-orang yang sebegitu kebakaran jenggot sih cuma gara-gara harus bayar Rp 200,-? Lagian misalnya memang gak mau, kan kita tetap punya pilihan untuk menolak toh?!

Kebijakan memungut Rp 200,- untuk setiap kantong plastik konon merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mengurangi konsumsi plastik. Harapannya, masyarakat jadi lebih memilih membawa kantong belanja sendiri dari rumah agar tak perlu membayar Rp 200,-. Meskipun pada kenyataannya sepertinya kurang efektif, terutama buat saya pribadi. Saya sama sekali belum bisa merasa keberatan membayar Rp 200,- yang akhirnya membuat saya mengurangi konsumsi plastik. Ah!

Padahal banyaknya konsumsi plastik pastilah berbanding lurus dengan jumlah sampah plastik. Sedangkan sampah plastik baru bisa terurai selama ratusan tahun. Lalu, apa kabar bumi kita jika sampah plastik semakin hari semakin tak terkendali?

Sayangnya, semakin mengkhawatirkannya kondisi bumi tak menjadikan kesadaran masyarakat untuk peduli pada usaha perbaikan dan kepedulian lingkungan semakin membaik. Mungkin termasuk diri saya sendiri, yang masih sering sekali abai pada isu-isu tentang lingkungan. Maka, saya sangat mengapresiasi jika bertemu atau mengenal orang yang punya kepedulian tinggi pada kondisi bumi.

Salah satunya adalah seorang teman Blogger, Mbak Evrina Budiastuti. Wanita bergelar Sajana Pertanian ini berprofesi sebagai Penyuluh Pendamping Lapangan bidang pertanian, sekaligus seorang Blogger yang mengelola blog pribadi dengan tag line "Menghijaukan Bumi Melalui Tulisan". Ia sering menulis artikel-artikel bertema lingkungan. Salah satu tulisannya yang mengggugah hati saya adalah tulisan berjudul "Apa Kabar Bumiku?". Dalam tulisan tersebut, Mbak Evrina memaparkan beberapa point kondisi bumi yang harusnya membuat kita merasa prihatin dan mulai menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi bumi. Ia adalah contoh nyata bagi kita, untuk mencintai bumi meski dengan cara yang sederhana, salah satunya dengan menyuarakan kepeduliannya melalui tulisan.

Selain melalui tulisan, rasa cinta Mbak Evrina pada bumi juga direfleksikan pada hobinya yang lain, yaitu mendaki gunung. Mbak Evrina telah berhasil menaklukkan beberapa gunung, termasuk menaklukkan mimpinya untuk bisa berdiri di puncak Mahameru. Wow, iri!

Membaca tulisan-tulisan Mbak Evrina di blognya, rasanya mulai membuka mata saya bahwa sudah saatnya kita turut menyumbangkan kepedulian dan rasa cinta pada planet tempat kita tinggal ini, meskipun dari hal yang terkecil. Dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi konsumsi plastik, misalnya. Agar anak-cucu kita bisa turut merasakan kenyamanan tinggal di planet Bumi ini.

Yuk, cintai bumi dengan hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan :)

Tips Merawat Kerudung Agar Awet dan Tahan Lama

on
Selasa, 17 Mei 2016
hijup.com
Kerudung merupakan salah satu item busana muslim yang wajib dimiliki dan dikenakan oleh setiap Muslimah. Kini ada cukup banyak jenis kategori kerudung yang terdapat di negara kita, seiring dengan perkembangan trend fashion yang semakin meningkat. Bahkan para pecinta fashion hijabers bisa menikmati pembelian dengan melalui sistem online yang sudah dilakukan oleh banyak orang saat ini, hanya dengan menggunakan sebuah gadget saja. Bagi kalian yang memiliki berbagai jenis aneka hijab, kini akan saya paparkan beberapa tips bermanfaat dalam merawat hijab agar awet dan tahan lama karena tentunya dengan mengenakan busana yang terawat maka akan menghasilkan penilian yang plus dari banyak orang, berikut pemaparannya:

1 . Menyetrika menggunakan Suhu yang Rendah

Usahkan untuk menyetrika kerudung yang kalian miliki dengan suhu yang tidak terlalu panas. Aturlah terlebih dahulu setrika kalian pada suhu rendah sebelum menyetrikanya. Hal ini bertujuan untuk melindungi kerusakan jilbab dari suhu panas yang akan merusak tekstur kain, dan warna jilbab yang kita miliki. Perawatan penting sekali untuk jenis hijab seperti paris dan pashmina ceruti. Pada saat menyetrika juga hindari agar jangan sampai menekannya atau menyetrika pada bagian bordir dan sulaman.

2 . Mencuci Tanpa Sikat dan Mesin Cuci

Lakukanlah pencucian dengan metode handwash karena metode yang satu ini sangat bermanfaat dan mampu merawat hijab yang kita miliki dari berbagai kerusakan. Usahakan untuk tidak menggunakan mesin cuci dan sikat ketika kita akan mencucinya. Hal ini sangat perlu kita perhatikan karena dengan melakukan langkah ini hijab akan jauh lebih awet jika dibandingkan dengan hijab yang selalu dicuci oleh sikat dan mesin.

Saat ini bagi setiap wanita yang tengah mencari model hijab terbaru dan berkualitas bisa mengunjungi situs jual beli online yang menawarkan berbagai busana muslim berkualitas terbaik yaitu hijup.com. Situs yang satu ini merupakan surganya bagi para pecinta fashion hijabers karena busana yang ditawarkan adalah busana terbaik rancangan dari desainer terkenal Indonesia.

Tips Membangun Hubungan Baik Dengan Mertua Dari Eni Martini

on
Senin, 02 Mei 2016
Entah kenapa saya amat tertarik tentang hubungan antara menantu wanita dengan ibu mertua, bahkan sejak saya masih gadis unyu-unyu (?). Bahkan, tulisan dengan pengunjung terbanyak, sekaligus dengan komentar-komentar paling dahsyat adalah tulisan yang bertema seputar menantu wanita dan ibu mertuanya.


Saya pernah ada pada fase dimana saya merasa takut sekali pada bayang-bayang sosok ibu mertua saya kelak. Tapi seiring berjalannya waktu dan kedewasaan yang semakin meningkat, saya mulai punya sudut pandang baru tentang bayangan sosok ibu mertua. Salah satu yang membantu saya menemukan sudut pandang baru mungkin adalah bergabungnya saya di grup obrolan yang para anggotanya sebagian besar terdiri dari para wanita yang sudah menikah.

Dari mereka saya belajar banyak tentang bagaimana memposisikan diri sebagai menantu wanita, dan bagaimana membangun hubungan baik dengan ibu mertua. Kenapa membangun hubungan baik dengan ibu mertua begitu penting? Karena bagaimanapun, seorang laki-laki (suami) tetap wajib menomorsatukan ibunya sebagai bentuk bakti, dan kita wanita (istri) wajib mendukung beliau dalam hal itu. Apa iya kita bisa dengan ikhlas mendukung suami menomorsatukan ibunya, sedangkan kita gak punya hubungan baik dengan beliau? Rasanya sulit.

Baca: Sosok Ibu Mertua (Yang Masih) Dalam Angan

Seperti minggu lalu. Saat terjadi obrolan seru di salah satu grup yang membahas tentang hubungan menantu wanita dan ibu mertua. Ternyata hal itu memang menjadi salah satu tantangan 'seru' di masa-masa awal pernikahan. Salah satu teman (lupa siapa) melontarkan sebuah kalimat yang membuat saya sadar. Kalimatnya kurang lebih, "Kita seringkali hanya sibuk mengurusi ketakutan kita pada sosok ibu mertua, dan kadang lupa bahwa ibu mertua juga punya ketakutan yang bahkan mungkin lebih besar. Takut apakah anak laki-laki yang selama ini ia rawat dan ia sayang, akan diurus dengan baik oleh menantu wanitanya atau tidak". Hihi, iya juga ya... Jadi kedua belah pihak sebenarnya punya ketakutannya masing-masing.

Salah satu anggota grup, yaitu Mbak Eni Martini -- seorang ibu dari 4 orang anak sekaligus blogger dan penulis novel -- juga sempat menceritakan pengalamannya dalam berusaha membangun hubungan baik dengan mertuanya. Ya, dalam kasus Mbak Eni, usahanya gak hanya dengan ibu mertua, melainkan juga dengan bapak mertua. Di beberapa tahun pertama pernikahan, hubungan Mbak Eni Martini dengan mertua cenderung agak alot. Mbak Eni Martini yang cenderung tomboy dan cuek, dipandang kurang sesuai dalam beberapa hal oleh mertuanya yang sangat 'njawani'. Konflik demi konflik terjadi, tapi Mbak Eni tetap teguh untuk berusaha untuk bisa mengambil hati mertuanya. Ia mengesampingkan segala ego, dan menanamkan dalam hatinya bahwa bagaimanapun, mereka (mertuanya) adalah orang yang telah membentuk laki-laki yang kini mencintainya. Dan keteguhan hatinya selama beberapa tahun akhirnya membuahkan hasil. Kini, hubungannya dengan mertua cukup harmonis.

Sebagai calon menantu wanita yang sebentar lagi Insya Allah agar segera jadi menantu, saya pun penasaran. Apa sih tips-tips untuk bisa membangun hubungan yang baik dengan mertua menurut Mbak Eni Martini? Nah, ini dia ternyata tipsnya :)

1. Tulus untuk segala hal yg kita lakukan

2. Menyadari sepenuh hati bahwa mereka adalah orangtua dari laki-laki yg mencintai kita

3.Jangan banyak cerita hal buruk mertua ke suami, karna bisa merenggangkan hubungan antara anak (suami) dengan orangtuanya

4. Tetap menjadi diri sendiri secara positif agar mertua dapat menerimamu apa adanya

5.Jangan kuasai suamimu, tapi juga beri batasan antara kewajibannya sabagai anak dan kewajibannya sebagai suami dan bapak

Lima point di atas, tentu saja harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing orang. Dari cerita Mbak Eni, inti yang saya tangkap untuk bisa membangun hubungan baik dengan mertua, hal pertama yang harus dilakukan adalah menanamkan kesadaran bahwa bagaimanapun mertua adalah orangtua dari suami kita dan tanpa mereka suami kita gal akan jadi seperti yang kita kenal saat ini, bahkan mungkin gak pernah ada.

Berikut adalah beberapa karya Mbak Eni Martini yang bercerita tentang kehidupan  rumah tangga, termasuk hubungan antara mertua dan menantu:

Beberapa karya Eni Martini

Menghargai Hak Orang Lain

Duh, judulnya udah kayak judul bab di buku PPKN waktu SD, ya :D Emm, omong-omong pelajaran PPKN masih ada sampai sekarang gak sih? Semoga masih ada, terlepas dari fakta pelajaran tersebut tampaknya sudah makin kerepotan membantu menata perilaku anak bangsa. #tsaaahh

Postingan ini sebenarnya gak seserius judulnya kok. Bisa dibilang setengah curhat. Haha, biasaaaa!

Setiap orang punya haknya masing-masing, kita semua pasti tau itu. Dan yang menjadi batas atas kebebasan hak kita adalah hak orang lain. Gitu kan yang diajarkan di mata pelajaran PPKN dulu? Jadi sepemahaman saya, selama belum menyentuh area yang bisa mengganggu hak orang lain, kita masih bebas memenuhi hak kita sendiri, dan orang lain gak berhak mengganggu-gugat. Lain perkara kalau sudah mengusik hak orang lain. Contohnya merokok di area umum. Okay, merokok memang hak masing-masing pribadi. Tapi kalau merokok di area umum, dan 'memaksa' orang lain jadi turut menghirup asapnya dan kehilangan haknya menghirup udara bersih, itu sudah kelewat batas namanya. Jadi, please... jangan pernah tersinggung apalagi marah kalau kamu ditegur sama orang saat merokok di area umum. Sadarilah, kamu telah melanggar hak orang lain!

Nah, terus gimana kalau ada orang yang protes-protes gak jelas saat ada oranglain yang menggunakan haknya, sedangkan hal itu gak sedikitpun mengusik orang lain? Itu sih namanya rese. Hehe.

Contohnya, ada orang yang merasa harus merahasiakan sesuatu tentang kehidupan pribadinya. Lalu kita kepo abis, memaksa-maksa dia untuk bercerita. Dan saat dia tetap kekeuh merahasiakan hal itu, eehhh kitanya sewot. Bilang dia sok yess, nyinyirin dia, "dih, gitu aja pake dirahasiain segala!".

Pernah gak mengalami hal itu? Beberapa orang bilang, itulah resiko hidup di tengah masyarakat. Itulah resiko menjadi makhluk sosial. Duh, ya gak gitu juga kaliiii. Apa kalau jadi makhluk sosial, kita jadi gak boleh memenuhi hak kita untuk punya privasi, dan harus selalu memenuhi hak orang lain untuk kepo?! Kalau orang lain merasa gak bisa cerita tentang sesuatu hal -- meskipun dia teman baikmu -- ya sudah, hargai. Gak usah baper merasa gak dipercaya dan lain-lain.

Jadi, marilah kita sadari bersama-sama, bahwa masing-masing dari kita punya hak. Mari menghargai hak orang lain, sebelum kita menuntut orang lain menghargai hak kita. Selama gak mengusik hak dan hidup kita, ya udah sih, cuek aja. Jangan menunjukkan betapa kita gak punya kerjaan yang harus diurus, sampai jadi punya waktu untuk mengurusi hak-hak orang lain. Okay?!

Tips Memilih Model Mukena Terbaik Dan Nyaman

hijup.com
Mukena merupakan perangkat ibadah yang pastinya dimiliki oleh semua umat muslim, dan alat ibadah ini selalu dibawa kemanapun pergi untuk memudahkan saat waktu shalat tiba. Saat ini, mukena sudah didesain sedemikian rupa hingga modelnya menjadi sangat menarik dan memberikan kesan trendy saat dipakai oleh kaum muslimah. Seperti di hijup.com yang menyediakan banyak model mukena cantik untuk memenuhi kebutuhan ibadah setiap hari. Tidak hanya memiliki banyak pilihan warna, pilihan corak dan motifnya juga bisa dipilih sesuai dengan selera anda. Saat anda mencari mukena untuk beribadah, ada banyak hal yang harus menjadi bahan pertimbangan anda, seperti bahan dari mukena yang memungkinkan dibawa saat bepergian atau dengan pertimbangan kenyamanan saat memakainya dan hal lain yang sangat penting untuk anda pertimbangkan. Berikut ini kami hadirkan tips memilih mukena terbaik untuk beribadah:

1.    Mukena untuk dibawa saat bepergian

Saat bepergian, anda tentu harus membawa serta mukena di tas untuk memudahkan melaksanakan ibadah di tempat lain. Anda bisa memilih mukena dari bahan yang tipis dan ringkas saat dilipat sehingga memudahkan anda membawanya kemana pun pergi. Mukena tipis seperti ini bisa didapatkan dari bahan parasut yang memiliki tekstur ringan dan tipis sehingga bisa dilipat dan tidak memerlukan banyak ruang di tas anda.

2.    Mukena untuk dipakai di rumah

Untuk dipakai sehari-hari, anda bisa memilih bahan yang dingin dan mudah menyerap keringat seperti bahan katun, sehingga anda nyaman saat harus melaksanakan ibadah meski dalam waktu lebih lama.

3.    Mukena untuk cuaca panas

Saat anda akan berada di tempat bercuaca panas, anda bisa memilih mukena dari bahan sutera. Hal ini dikarenakan bahan yang memiliki kesan mewah ini bersifat mendinginkan saat berada di cuaca panas, begitupun sebaliknya. Selain itu, teksturnya yang lembut dan mengkilap membuat anda tampil elegan dan anggun.

Itulah 3 tips sederhana memilih mukena untuk berbagai kepentingan. Bagi anda yang sedang mencari mukena terbaik untuk beribadah, anda bisa mengunjungi hijup.com yang menyediakan banyak pilihan model mukena masa kini dengan pilihan warna dan motif yang beragam, bisa disesuaikan dengan selera dan keperluan anda.

Signature

Signature