Review Zalfa Miracle Acne Series

on
Jumat, 17 April 2020
Beberapa tahun lalu sempat ada campaign besar-besaran dari salah satu brand skincare baru yang bernama Zalfa Miracle. Sayangnya, saat itu saya bukan termasuk salah satu blogger yang berpartisipasi dalam campaign tersebut. Hehe. Tapi saking banyaknya blogger yang ikut serta, otomatis saya jadi membaca beberapa review tentang Zalfa, dan membuat Zalfa Miracle cukup melekat di benak saya.

Beberapa tahun setelahnya, saat saya tiba-tiba dilanda masalah jerawat tak berkesudahan dan membuat saya mulai berpikir untuk memakai skincare dengan lebih baik, saya beberapa kali melirik Zalfa Miracle. Tapi maju-mundur. Saya berusaha meyakinkan diri dulu -- salah satunya dengan sering kepo-in akun IG Officialnya mereka, lalu nyari-nyari review independennya. Nah, ketika mencari review Zalfa Miracle, ketemunya ya artikenyatemen-temen Blogger yang saat itu ikut campaign-nya beberapa tahun lalu. Nyari yang bener-bener independen susah. Ada sih, tapi gak banyak. Di Female Daily dan Soco pun belum ada satu pun review produknya Zalfa Miracle. Padahal saya tipe yang harus baca sebanyak mungkin review dulu sebelum mencoba sebuah produk.

Hingga suatu hari, saat sedang ngulik akun IG Official Zalfa untuk kesekianpuluh kalinya, saya akhirnya ketemu sama akun IG pribadi dari ownernya Zalfa Miracle. Dan saya seperti 'jatuh cinta' pada beliau. Beliau pribadi yang membuat saya sangat simpati. Dan hal itu bikin keyakinan saya untuk nyoba produk Zalfa Miracle meningkat hampir 75%. Hihi. Iya, saya memang sesubjektif itu.

review-zalfa-miracle-acne-series


Long story short, akhirnya saya mantap untuk mencoba produk Zalfa Miracle yang Acne Series. Pertama kali beli, saya beli Acne series (Day cream dan night cream) tanpa facewashnya. Facewashnya saya minta diganti dengan cleansing milk, karna saat itu saya masih punya stok facewash dari Hadalabo dan Erhalogy. Di pembelian kedua, baru deh saya beli serangkaian Acne Series yang terdiri dari Day cream, night cream plus facewash.

Saya akan review satu persatu ya day cream, night cream, facewash dan cleansing milknya.

Note: Saya pakai Zalfa Miracle ini sudah beberapa bulan yang lalu, dan saat ini semua produknya sudah habis tak bersisa. Jadi saya nggak bisa ngasih lihat foto tekstur produknya, karna dulu kelupaan moto-in. Hihi.


Day Cream Acne Series Zalfa Miracle

Komposisi:

Aqua, ethyhexyl, methoxycinnamate, butyl methoxydibenzoylmethane, benzophenone-3, butylene glycol, phospholipids, phenoxyethanol, PEG-6, stearate, PEG-32 stearate, cetyl alcohol, cyclodextrin, melaeuca alternifolia oil, isostearyl isosstearate, propylene glycol, aloe barbadensis leaf extract, dimethicone, dimethysilanol hyaluronate, sodium methylparaben, propylparaben, glycerin, titanium dioxide, ethylhexylglycerin, allantoin, disodium EDTA, BHT.

Kemasan:

Day cream maupun night cream Zalfa Miracle semua series berbentu jar dari kaca yang cukup tebal. Nggak ada sendok spatulanya, jadi harus dicolek saat mau dipakai. Day cream dan night creamnya juga dilengkapi dengan box karton, yang dilengkapi dengan keterangan komposisi, label halal, nomor BPOM, dll. Jadi jelas Zalfa Miracle bukan skincare abal-abal, Insya Allah.

Tekstur:

Day Cream Acne Series Zalfa Miracle berupa cream yang dengan tekstur sangat kental bewarna putih bersih. Aromanya tipis-tipis, enggak mengganggu, tapi juga gak bisa dibilang enak.

Klaim:

Perawatan kulit mengatasi masalah pada kulit berjerawat dengan kandungan aktif tea tree oilnya yang mencegah timbulnya jerawat. Juga kandungan UV Protector yang melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari UVA dan UVB, serta dipadu dengan witch hazelnya yang meminimalisir pori-pori.

Day cream Zalfa Miracle Acne Series ini saat dipakai cukup bikin lembab, agak terasa greasy, tapi bisa dimaafkan. Dia nggak punya efek tone up. Meski meng-klaim bisa melindungi kulit dari sinar UV, rasanya tetap harus pakai sunscreen setelahnya. Karna pemakaian sunscreen yang efektif harus sesuai takaran, sedangkan saat pakai Day Cream Zalfa Miracle ini rasanya nggak mungkin kita pakai sesuai takaran sunscreen, karna pasti akan terasa sangat greasy. Jadi mending pakai day cream secukupnya, lalu ditumpuk dengan sunscreen setelahnya.

Day Cream Zalfa Miracle ini memiliki kandungan tea tree oil yang dikenal sebagai bahan yang mampu mengatasi masalah jerawat, dan aloe vera yang bisa menenangkan kulit. Selain itu, ada juga kandungan Witch hazel yang bisa memberikan kelembaban pada kulit dan membuat kulit terasa lebih lembut.

Sayangnya, dia masih ada kandungan satu jenis kandungan paraben (methyl dan propyl paraben), serta ada kandungan PEG (Polyethylene Glycol). Saya bukannya tim yang harus semua-mua organik gitu sih. Cuma sebagai brand skincare yang memproklamirkan diri sebagai produk dengan bahan-bahan natural, tadinya saya pikir Zalfa Miracle sudah paraben free.

Night Cream Acne Series Zalfa Miracle

Komposisi:

Aqua, PEG-6 Stearate, PEG-32 Stearate, CEtyl Alcohol, Cyclodextrin, Melaleuca Alternifolia Oil, Niacinamide, Glycerin, Glycine Soja Seed Extract, Dimethicone, Hamamelis Virginiana Distillate, Propylene Glycol, DMDM Hydantoin, Allantoin, Methylparaben, Propylparaben, BHT, Disodium EDTA.

Kemasan:

Sama persis dengan Day Creamnya.

Tekstur:

Night cream Acne Series dari Zalfa Miracle in memiliki tekstur cream yang lebih creamy dibanding day creamnya. Saya ragu sih itu bener atau enggak istilahnya. Pokoknya enggak 'seberat' teksturnya si day cream. Warnya juga enggak seputih day cream. Putih tulang gitu.

Klaim:

Perawatan untuk menuntaskan masalah kulit berjerawat secara maksimal. bahan aktif alaminya tuntas bersihkan jerawat dan noda bekas jerawat, komedo dan sel kulit mati, serta efektif kurangi produksi minyak di wajah.

Night cream Acne series dari Zalfa Miracle ini memiliki aroma khas cream khusus untuk jerawat gitu. Saya nggak tau sih itu aroma yang ditimbulkan oleh bahan yang mana. Saat dipakai, meninggalkan rasa greasy yang cukup lama, tapi jujur aja saya nggak terganggu. Pagi hari setelah malamnya pakai night cream dari Zalfa ini, kulit terasa lebih lembut, kenyal dan lebih cerah. Mungkin itu efek dari niacinemide yang terkandung dalam night cream ini, yang terkenal sebagai bahan yang punya banyak manfaat, di antaranya mencerahkan, menyamarkan noda hitam, meningkatkan elastisitas kulit, dll.

Tapi -- lagi-lagi --, night cream dari Zalfa Miracle ini mengandung bahan-bahan yang menurut saya nggak sesuai dengan brnading natural skincare yang dibangun oleh Zalfa miracle.

Cleansing Milk Zalfa Miracle

Komposisi:

Aqua, Polysorbate 80, Propylene Glycol, Xantan Gum, DMDM Hydantoin, Mineral Oil, Stearic Acid, Glyceryl Stearate, Cetyl Alcohol, PEG-75 Stearate, Ceteth-20, Steareth-20, Triethanolamine, Allantoin, Methylparaben, Propylparaben, Fragrance

Kemasan:

Dikemas dalam sebuah botol berbahan platik, berwarna putih, dan dilengkapi dengan pump.

Tekstur:

Sebagaimana namanya, teksturnya seperti cleansing milk pada umumnya, berwarna putih.

Klaim:

Dibuat dengan bahan-bahan yang khusus diformulasikan untuk mengangkat kotoran dan sisa make up hingga pori-pori terkecil. Efektif membersihkan komedo yang menyumbat pori-pori wajah.

Kesan pertama saat memakai cleansing milk ini adalah aromanya. Menurut saya pribadi, aromanya kurang enak dan agak menganggu. Untuk daya angkat kotorannya, menurut saya sih cukup bagus, untuk ukuran saya yang nggak pernah pakai make up lho ya. Jadi sekedar membersihkan kotoran karna seharian beraktivitas di luar aja. Kalo untuk make up tebal, saya nggak tau karna belum pernah membuktikannya sendiri.

Untuk klaim bisa membersihkan komedo, menurut saya so-so aja sih. Iya memang komedo jadi agak berkurang. Tapi saya percaya komedo nggak akan bisa diatasi hanya oleh satu produk. Pasti dibutuhkan beberapa produk yang saling mendukung.

Facial Wash Acne Series Zalfa Miracle

Komposisi:

Aqua, SLS, Propylene Glycol, Cocmide Dea, Cocamidopropyl Betaine, Hamamelis Virginia Leaf Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Cyclodextrin, Melaleuca Alternifolia Oil, Glycerin, EpilobiumAngustifolium Extract, Phenoxyethanol, Sodium Metabisulfite, Sodium Chloride, Glycolic Acid, Fragrance, Disodium EDTA, Methylparaben, Propylparaben.

Kemasan:

Sama dengan Cleansing milknya.

Tekstur:

Facial Wash Acne Series Zalfa berbentuk cairan agak kental transparan, berwarna jingga. Baunya oke-oke aja sih, nggak ganggu tapi juga nggak bisa dibilang enak. Hehe.

Klaim:

Diperkaya dengan ekstrak aloe vera dan beberapa bahan lainnya, Zalfa Miracle Facial Wash efektif digunakan untuk membersihkan wajah anda dan memberikan efek segar pada wajah.

Yang saya syukuri dari facial wash ini adalah efek setelah dipakai yang enggak menyebabkan wajah terasa tertarik dan kering. Padahal, di komposisi tertera SLS di urutan kedua. Wow. Saya agak serem sih jujur aja ketika melihat SLS. Karna SLS konon bisa membuat wajah kering, dan jika dipakai oleh wajah yang punya masalah dehidrasi, bisa membuat kondisi wajah memburuk.

Tapi, Alhamdulillah itu nggak terjadi saat saya memakai facial wash dari Zalfa ini. Cuma setelah pakai facial wash ini, memang harus buru-buru lanjut ke step skincare berikutnya (hydrating toner), biar nggak terasa kering.

Impresi Secara Keseluruhan Terhadap Produk Acne Series Zalfa Miracle

Saat mulai memakai serangkaian Acne Series dari Zalfa Miracle ini, kondisi wajah saya sedang cukup parah. Ada beberapa jerawat meradang di kening dan dagu, yang bandel sekali. Setelah mulai memakai Zalfa, kondisi wajah saya pelan-pelan mulai membaik. Saat habis paket yang pertama, jerawat meradang sudah hampir hilang, hingga akhirnya saya lanjut ke paket kedua, dan Alhamdulillah jerawat meradang sudah hilang. Tinggal bekasnya.

Jadi, meski ada beberapa ketidaknyamanan yang saya rasakan, terutama di bagian aroma cleansing milk, saya cukup puas dengan produk Zalfa Miracle ini.

Tapi pada akhirnya saya memutuskan untuk nggak lanjut pakai Zalfa Miracle lagi. Kenapa?

Ada satu alasan terkuatnya, yaitu berkaitan dengan sistem penjualan Zalfa. Seperti beberapa paketan skincare dari brand lokal lainnya, Zalfa Miracle punya kebijakan tentang harga yang lebih murah saat kita beli satu paket, dibanding dengan saat kita beli satuan. Nah tapi, kok selisihnya banyak bangettt, hiks. Jadi kalo beli satuan, harga day cream dan night cream masing-masing adalah 105 ribu, sedangkan facial wash dan cleansing milk masing-masing 45 ribu. Sedangkan kalo belia sepaket (Day cream+night cream+facial wash/cleansing milk) harganya 195 ribu. Jauh banget kan?

Padahal, 3 produk itu kan nggak selalu habis bersamaan. Masa harus selalu beli sepaket demi harga yang lebih ekonomis? Huhu.

Alasan kedua kenapa enggak repurcahe setelah habis dua paket dan padahal cocok adalah karna saya tergoda nyobain local brand lain yang punya komposisi yang lebih menggoda :)

Sekian review panjang saya. Semoga bermanfaat yaaa!

Peluang Penghasilan dari Macam-Macam Hobi. Coba Cek yang Mana Hobimu?

on
Kamis, 09 April 2020
Di era digital seperti sekarang ini, apa sih yang nggak bisa jadi peluang penghasilan? Kayaknya hampir nggak ada. Asalkan kita pinter mencari dan menemukan peluang tersebut.

Jadi, menghasilkan uang dari hobi seperti yang diidamkan banyak orang, sekarang sebenernya bukan hal mewah lagi. Siapapun bisa melakukannya. Sekali lagi, asalkan kita jeli mencari dan menemukan peluangnya.

Tapi pasti masih ada aja tuh yang belum ngeh dan masih bertanya-tanya, 'peluang penghasilan untuk hobiku ini apa sih sebenernya?'

Kalian kah salah satunya?

peluang-penghasilan-dari-hobi


Nah, yuk coba cek macam-macam hobi yang menghasilkan di bawah ini!

1. Hobi menulis

Siapa yang jaman SMP hobinya nulis di buku diary, hayooo? *angkat tangan tinggi-tinggi* Haha.

Mungkin itu salah satu tanda bahwa kamu punya hobi menulis. Nggak jadi soal meskipun 'cuma' nulis curhatan. Asal terus diasah, kemampuan menulismu pasti akan terus berkembang kok. Sambil terus mengasah kemampuan menulis, kamu juga bisa lho mendapatkan peluang penghasilan dari hobi menulis ini. Apa tuh?


Salah satunya bisa dengan nulis blog gini. Hehe. Bisa juga nulis buku kalau kemampuanmu sudah semakin mumpuni. Siapa tau kan bukumu bisa jadi best seller seperti karya-karyanya Tere Liye atau Dee, who knows? Harus optimis dong!

Nggak cuam itu sih sebenernya. Bisa juga dengan rajin nulis tentang review macam-macam produk di IG. Asal konsisten, bisa jadi akan banyak brand yang datang menawarkan kerjasama untuk minta dibuatkan review produknya olehmu. Oh, atau bisa juga kamu jadi content writer di media-media online yang buanyak sekali bermunculan sekarang ini.

Ayooo, semangat menulis yaa :)

2. Hobi membaca

Duh duh, ini kok kayak template jawaban jaman SD saat ditanya sama guru 'apa hobimu?' ya! Haha. Pasti jawabnya kebanyakan ya membaca. Urusan beneran hobi baca beneran atau enggak, pikir belakang. Xixixi.

Tapi bagi kamu yang hobi membacanya nggak sekedar basa-basi, bisa juga lho mendapatkan peluang penghasilan dari hobi super bermanfaat itu.

Biasanya, orang yang suka baca itu juga suka dan bisa nulis. Nah, gabungin deh tuh duo maut. Maka kamu bisa menjadi seorang resensor buku handal. Kalau tembus ke media besar, resensi buku itu dapet fee lho. Gurih lah pokoknya!

Kalian juga bisa menjadi seorang editor. Sekarang banyak kok yang membuka peluang untuk menjadi seorang freelancer editor, jika kamu memang belum siap untuk menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama.

3. Hobi menggambar

Ada yang mikir 'ih kayak anak kecil aja hobi menggambar!'. Eits, jangan salah. Di era digital gini, visual itu punya peran sangat penting lho. Maka, skill-skill yang berhubungan sama dunia visual juga punya banyak sekali peluang penghasilan. Dan lagi, hobi menggambar sama sekali enggak cuma untuk anak kecil kok.

Coba kepo-in beberapa nama di IG, seperti: @byputy, @ditut, @pinot, dan masih banyak lagi yang lain.

Mereka adalah orang-orang yang yang punya hobi menggambar, dan akhirnya menemukan peluang penghasilan dari hobinya tersebut.

Peluang itu di antaranya adalah, menjadi seorang ilustrator, membuat kain printing dengan gambar signature karyamu, dll.

4. Hobi memasak

Buibu pasti banyak banget nih yang punya hobi memasak?!

Daripada sekedar dicicip, dimakan, lalu nggak ada jejaknya, ayoo coba didokumentasikan resep-resepnya lewat blog dengan tema memasak atau di akun IG. Kalau kamu hobi tampil, boleh juga dibikin video tutorial memasaknya di channel Youtube. Siapa tau kan bisa jadi kayak Tasyi Farasya, Bunda Diah Didi, atau Mbak Ayu Diah Respatih :)

5. Hobi crafting

Ada yang punya hobi merajut? Atau bebikinan ala-ala DIY?

Bisa banget jadi peluang penghasilan lho itu! Gimana caranya?

Kalian bisa bikin video tutorial DIY-nya, atau bisa juga menjual hasil crafting kalian lewat media sosial. See? Nggak ada yang nggak punya peluang sekarang ini.

6. Hobi fotografi

Ada kan ya orang yang feed IG-nya tuh baguusss banget. Foto-fotonya super niat, dan hampir semua hasil jepretannnya sendiri. Jika kamuu salah satunya, ayo kembangkan hobi fotografimu itu!

'Ah, aku mah fotonya cuma pake kamera HP, gak punya DSLR!'

Iihh, jangan pesimis dulu. Pake kamera HP-pun kalau kamu pinter mengeksplore secara maksimal kemampuanmu, pasti akan tetap berkembang kok.

Banyak lhoo yang tadinya cuma iseng upload foto-foto bagus hasil jepretan kamera HP, terus sekarang nerima banyak job foto produk. Keren nggak tuh!

Kalau nggak percaya, cek aja hastag #uploadkompakan di IG.

7. Hobi menyanyi

Hibi menyanyi dan punya suara bagus sih sayang banget ya kalau cuma dipakai nyanyi di kamar mandi :(

Kenapa enggak bikin cover lagu, lalu diunggah di Channel Youtube-mu?

Bahkan sekarang banyak penyanyi cover yang nggak kalah kaya dibanding penyanyi asline, Hehe.

Dari tujuh macam jenis hobi di atas, adakah salah satunya merupakan hobimu? Jika ada, ayo jangan kasih kendor. Asah terus! Kunci utamanya tetap ketekunan ya. kalau sekear hobi terus nggak diasah, dilakukannya sesekali dan asal-asalan sih jangan berharap terlalu tinggi akan menemukan peluang penghasilan dari hobi tersebut :)

Tapi saran saya, fokus utamanya jangan ke penghasilan. Hobi yang menyenangkan kan yang bikin kita bahagia dan enjoy saat melakukannya. Kalau fokus utamanya adalah gimana caranya mendapatkan peluang penghasilan dari hobi, lalu jadi nggak enjoy melakukannya sih buat apa?

Lakukan saja dengan bahagia, asah dengan sungguh-sungguh, Insya Allah jalan rejeki akan terbuka :)

Selamat menemukan hobi dan peluang penghasilanmu yaaa!


Review Vitalis Perfumed Moisturizing Bodywash

on
Selasa, 31 Maret 2020
Dari sekian banyak perubahan yangterjadi setelah punya anak, salah satu yang paling terasa adalah tentang cara saya mentreatment diri saya sendiri. Entahlah apa kabar self-love. Judulnya yang penting anak terawat dengan baik dulu kan? Masalah ibunya sendiri semrawut sih jadi masalah ke sekian. Ada yang gitu juga? Ayok kita pelukan, eh nggak boleh deng, kan masih harus social distacing -_-

Nah, salah satunya soal mandi. Setelah punya anak, mandi tu salah satu kemewahan. Terutama saat anak masih di bawah dua tahun ya. Yang mana saat ibunya mandi, nangisnya udah mirip kayak mau ditinggal ibunya jadi TKW! Jadinya mandinya ya pokoknya yang penting basah. Pakai sabun pun sekenanya. Apa itu luluran? Jangan mimpi! Hihi.

Yang juga sangat terasa perbedaannya setelah punya anak adalah saat pagi hari menjelang berangkat ke kantor. Wow, itu saat terhectic bagi saya. Saya harus berkejaran dengan waktu agar nggak telat sampai kantor, dengan sebelumnya harus masak, menyiapkan bekal, dll.

Mandi? Kalau bisa dilakukan dengan kecepatan cahaya.

Dandan sebelum berangkat? Ah, mana sempat! Dandannya di kantor. Pucet ya pucet deh.

Pakai parfum? Mana inget sih! Padahal saya suka pakai parfum, hiks. Parfum itu bagi saya punya peran cukup penting bagi saya.

Ada yang tau apa manfaat parfum?

Dari beberapa sumber menyebutkan, bahwa parfum itu punya beberapa manfaat, di antaranya:

1. Memperbaiki mood
2. Aromaterapi
3. Meningkatkan rasa percaya diri

Nah, saya termasuk yang sering mendapatkan manfaat nomor 1 setiap memakai parfum yang aromanya saya suka.

Lha tapi gimana, seringnya inget belum parfuman setelah udah di bus 😅

Tapi Allah Maha baik. Sebulanan lalu, saya mendapat info dari seorang teman tentang produk barunya Vitalis. Kalau dengar Vitalis pasti yang terpikir pertama adalah parfum kan?

Kirain produk barunya juga parfum. Ternyata bukan! Produk barunya Vitalis adalah Bodywash Parfume. Sabun mandi yang udah sekaligus bisa jadi parfum saking harumnya, gitu kira-kira. Banyak yang bilang mandi pakai Vitalis Bodywash Parfume ini tuh berasa mandi parfum, wow!

Saya jadi penasaran dong, nggak mau ketinggalan nyoba. Dan taraaa, saya sudah punya, lengkap ketiga-tiganya!

Vitalis Perfumed Moisturizing Bodywash
Vitalis perfumed moisturizing bodywash diproduksi oleh PT. Unza Vitalis yang telah sangat berpengalaman memproduksi produk-produk wewangian. Siapa yang nggak kenal parfum Vitalis? bahkan mungkin sebagian besar dari kita pernah memakainya.



Awal 2020 lalu, PT. Unza Vitalis mengeluarkan produk dengan terobosan baru, yaitu bodywash yang bisa sekaligus menjadi parfum -- saking harumnya. Jadi kita bisa beneran nyicipin 'mandi parfum', hihi.

Vitalis Perfumed Moisturizing Bodywash terdiri dari tiga varian, yaitu Fresh Dazzle yang memiliki kemasan warna hijau, Soft Beauty berkemasan warna ungu dan White Glow yang berkemasan warna merah muda.

Masing-masing varian memiliki concernnya masing-masing. Fresh Dazzle concern untuk skin refreshing dengan kandungan jeruk Yuzu dan teh hijau yang memberikan kesegaran saat mandi dan membuat mood lebih baik.. Soft Beauty untuk skin nourishing yang mengandung Alpukat dan Vitamin E yang akan membantu menutrisi kulit dan menjadikannya lembab. Sedangkan White Glow untuk skin brigtening memiliki kandungan licorice dan susu yang akan membantu mencerahkan kulit.

Karna punya concern yang berbeda-beda, otomatis ingredients-nya pun beda-beda. Yuk kita intip ingedients-nya.

Ingredients


Fresh Dazzle:

Aqua, SLS, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Palmitic Acid, Fragrance, Sodium PCA, Gylcol Distearate, Cocamide Methyl MEA, Glycerin, potassium Chloride, BHT, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, Propylene Glycol, Camellia Sinensis Leaf Extract, Citrus Junos Fruit Extract, Butylene Glycol, Citric Acid, DMDM Hydantoin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 42090, CI 19140.



Soft Beauty:

Aqua, SLS, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Palmitic Acid, Fragrance, Sodium PCA, Gylcol Distearate, Cocamide Methyl MEA, Glycerin, potassium Chloride, BHT, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, Tocopheryl Acecate, Persea Gratissima Fruit Extract, Propylene Glycol, DMDM Hydantoin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 60730.



White Glow:

Aqua, SLS, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Palmitic Acid, Fragrance, Sodium PCA, Gylcol Distearate, Glycerin, Cocamide Methyl MEA, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Hydrolyzed Milk Protein, Propylene Glycol, Potassium Chloride, BHT, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, DMDM Hydantoin, Potassium Sorbate, Sodium Metabisulfite.

Cara Pakai:

Tuangkan VITALIS PERFUMED MOISTURIZING BODY WASH secukupnya ke tangan atau shower puff, busakan dengan lembut ke seluruh tubuh, nikmati wangi parfumnya yang memikat, lalu bilas dengan bersih.

Tekstur:

Tekstur Vitalis Bodywash ini berupa cairan kental yang warnanya sesuai warna kemasannya. Unyu banget! Ketika pakai nggak perlu banyak-banyak, apalagi kalau mandinya pakai puff. Cukup dikit aja sudah bisa menghasilkan banyak busa, dan bisa dipakai untuk seluruh tubuh. Jadi awet deh. Hemat!

Aroma:

Aromanya gimana yaaa? Ya namanya mandi parfum tuh gimana sih?! Pengen nangis waktu nyoba milih satu yang paling disuka. Karna kok enak semuaaaa aromanya! Tapi ya tetap ada satu yang paling disuka ya. Saya paling suka yang Soft Beauty alias kemasan warna ungu sih. Beneran bikin mood jadi feeling better banget!

Ketika pakai sabun ini, aromanya tahan lama di badan. Karna sudah mandi parfum, jadi nggak parfuman pun nggak jadi masalah lagi :)

Setelah belajar selama tiga tahun, ternyata salah satu tips survive jadi ibu yang juga bekerja di luar rumah salah satunya adalah dengan pandai-pandai mentaa ulang aktivitas, dan meringkas beberapa aktivitas menjadi satu langkah agar jauh lebih efektif dan efisien. Ya contohnya soal mandi sekaligus pakai parfum ini. Hihi.

Serius, kalian harus coba sensani mandi parfum dari Vitalis Bodywash ini!

Tips Ngeblog Untuk Pemula

on
Sabtu, 28 Maret 2020
Setiap share link postingan blog entah di status WA atau di FB, masih saja ada beberapa teman yang tanya, gimana caranya ngeblog? Gimana dulu awalnya saya ngeblog? Dan terakhir, gimana caranya bisa dapat uang dari ngeblog? Huehehehe.

Jenis pertanyaan terakhir itu selalu sukses bikin saya speechless.

Gimana nggak speechless sih? Mulai aja belum, udah tanya kapan dapat uang. Seriously? Emang sih, salah satu manfaat ngeblog yang saya syukuri sekali adalah menjadi salah satu pintu rejeki untuk saya. Tapi kan nggak bimsalabim langsung terima krincing-krincing gitu.

Ya mungkin ada sih Blogger yang baru mulai udah langsung panen rupiah. Tapi yakin deh, pasti mereka mulainya udah berbekal ilmu. Dan saya bukan bagian dari mereka. Beneran deh, waktu mulai ngeblog, saya tuh nggak ada kepikiran bakal menjadikan blog ini sebagai salah satu sumber penghasilan. Baru akhirnya bisa dapat penghasilan lewat blog ini kalau nggak salah setelah kurang lebih tiga tahun ngeblog. Dan itu Masyaa Allah senengnyaaa!

tips ngeblog
sumber: pixabay.com

Inget ya, tiga tahun. Jadi nggak ujug-ujug. Bisa sih lebih cepat dari itu. Banyak kok yang bisa. Tapi ya baliknya, harus tau ilmunya, dan ada usahanya.

Nah, daripada saya speechless tiap dapet pertanyaan-pertanyaan seputar tips ngeblog untuk pemula -- karna pada dasarnya saya memang bukan orang yang pandai menjelaskan sesuatu -- mending saya tulis aja deh tips ngeblog a la saya. Biar kalau ada yang tanya, tinggal kasih link tulisan ini. Hehe.

Tips Ngeblog Untuk Pemula

1. Bikin Akun Blognya

Ya iya dong. Masa mau ngeblog, tapi nggak punya blog? Xixixi

Tentang cara bikin blog, kalian bisa googling tutorialnya yaa. Buanyak kok. Kalau masih tetep ada yang dibingungkan, saya siap bantu Insya Allah. Kalau masih basci mah Insya Allah masih bisa. Kalau udah masuk advance, baru deh saya melambaikan tangan ke kamera.

2. Pilih Tema yang Sesuai Hobi/Passion

Demi kelancaran ide, pastikan kamu memilih tema blog yang sesuai dengan passion/hobi kamu. Kalau kalian suka masak, ya udah bikin aja blog tentang resep-resep masakan. Kalau kalian suka baca  buku, ya bikin aja blog buku, Dan seterusnya.

Tapi kalaupun kalian nggak pengen fokus hanya di satu tema, ya udah nggak masalah juga. Kayak saya ini contohnya. Campur aduk, hihi.

3. Nulis Aja Pokoknya

Nah, ini alasan kenapa blog saya isinya campur aduk. Karna prinsip saya, nulis aja pokoknya.

Dan kayaknya, ini wajib jadi prinsip utama blogger pemula. Nulis aja pokoknya. Nggak usah mikirin yang baca berapa orang, ada yang komentar nggak, kapan bakal dapet uang dari blog ini, Dll.

Beneran deh kalau pemula udah mikirin gituan, nggak bakal jadi nulis. Udah pusing duluan. Jangankan yang blogger pemula, yang blogger lama aja kalau mikirin segala Domain Authority, pageview, dan kawan-kawan uang puyeng duluan. Haha.

Dulu awal ngeblog tuh saya menjadikan blog seperti diary pribadi aja. Curhat nggak jelas. Dibaca sendiri, diedit sendiri, terus adakalanya akhirnya dihapus. Wkwkwkwk. Tapi saya terus aja nulis. Dulu pas rajin-rajinnya, seminggu bisa lebih dari dua kali nulis di blog ini. Sekarang mah sebulan sekali aja Alhamdulillah. Hehe.

Jadi, konsisten adalah kunci.

4. Banyak Baca

Yep, kunci biar kita bisa menulis dengan baik adalah banyak baca. Nulis apapun. Nulis status pun, kalau mau bagus ya harus banyak baca. Apa yang kita baca, akan tergambar dalam tulisan kita. Jadi kalau tiap hari bacanya status-status curhat nggak jelas, pasti kalau kita nulis status pun akan mirip-mirip seperti itu. Hehe, peace!

Dulu salah satu alasan kenapa saya tiba-tiba pengen bikin blog juga awalnya karna saya sukaaaa banget baca blog orang. Hari ini, blog-blog yang dulu sering saya baca udah pada gulung tikar satu per satu, hiks.
5. Cari Ilmunya

Nah, setelah ke-empat poin di atas susah kalian lakukan, lengkapi dengan pint ke-lima ini. Biar mantul.

Kalau udah mulai bisa konsisten nulis, sudah mulai tau seperti apa nulis yang baik, langkah selanjutnya dalah cari ilmunya. ilmu ngeblog tentu saja. Di titik ini, kalian udah boleh mulai mikir gimana caranya biar blog kalian menghasilkan uang.

Dan jangan salah. Ilmu soal ngeblog itu luaaaasss sekali. Tentang SEO lah, inilah, inulah. Jujur aja saya payah banget di point ini. Itu mungkin alasan utama kenapa udah sekian tahun, blog saya gini-gini aja. Hehe.

Nah, udah sih, lima aja tips ngeblog dari saya. Jadi gimana, masih minat mau ngeblog? Atau nggak jadi aja?

Jadi dooong. Ayooo, semangat. Saya selalu bilang ke teman yang tanya soal gimana biar rajin nulis, bahwa nulis itu menyembuhkan. Salah satu sarana self-healing terbaik. Sekalian buat sarana menghabiskan jatah dua puluh ribu kata per hari sebagai perempuan kan, hehe. Daripada habisnya dipakai ghibah, eeuuuhh.

Hayuk ngeblog. Dimulai, jangan cuma tanya-tanya tapi nggak mulai-mulai. Ups!


Review Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin

on
Kamis, 26 Maret 2020
Saat baru akan mulai pakai skincare beberapa layer, saya sempat melirik brand-brand skincare impor. Terutama brand skinacre dari Korea, tentu saja. Brand skincare Korea memang sempat sangat booming di Tanah Air.

Cuma entah kenapa hati kurang merasa klik. Selain karna harganya yang umumnya lumayan mahal, jiwa nasionalis saya juga bergejolak. Halah. Hihi.

Eh tapi serius. Ada semacam perasaan, 'ah ngapain sih pakai brand impor?'. Emang Indonesia nggak bisa bikin sendiri yang juga sama bagusnya?

Dan tentu saja bisa dan ADA. Indonesia punya kok brand-brand skincare lokal yang punya kualitas nggak kalah dengan brand luar. Salah satunya Avoskin.


Ada yang belum kenal sama brand Avoskin? Pasti udah pada tau semua ya. Sudah banyak sekali beauty influencer yang me-review produk-produk dari Avoskin.

Saya kan ceritanya masih dalam tahap penyempurnaan skincare regime ya. Ada beberapa tahapan skincare yang masih saya lewatin. Salah satunya adalah tahapan first essence. Saya belum pernah punya first essence sama sekali sebelumnya.

Minggu lalu, akhirnya saya mantap memutuskan untuk mencoba Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin. Setelah seminggu lebih mencoba hydrating essence dari Avoskin ini, saya ingin me-review dan membagikan pengalaman saya dengan produk ini pada teman-teman.


perfect hydrating treatment essence avoskin

Siapa tau ada yang sedang butuh rekomendasi hydrating essence juga :)

Langsung aja yuk.

Packaging

Packaging luar dari Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini adalah karton berwarna putih tulang. Designnya tampak sederhana sekali, tapi elegan.

Apalagi begitu dibuka. Botolnya memebri kesan elgan dan 'mewah'. Sukaa. Botolnya dari kaca tebal dan transparan. Jadi bisa selalu kontrol masih seberapa banyak isinya, dan kapan harus siap-siap beli lagi.

perfect hydrating treatment essence avoskin


Menurut saya pribadi, packagingnya akan lebih nyaman kalo dilengkapi dengan pump. Jadi lebih mudah saat akan mengeluarkan isi produknya. Kalau untuk packaging yang saat ini, nggak ada masalah juga sih sebenernya. Cuma jadi berasa kayak mau ngeluarin saos pas mau makan bakso gitu. Hihi. Soalnya kan teksturnya agak kental.

Ingredient
Aqua, Alcohol, Ethyl Ascorbic Acid, Propylene Glycol, Glycerin, Fragrance, Chamomile (Anthemisnobilis) Extract, Carrot (Daucus Carota Sativa) oil, Rosa Canina Fruit Oil (Rosehip), Carbomer, Triethanolamine, Mineral Oil.

Aroma dan Tekstur

Karena ada Fragrance di ingredient-nya, tentu saja Perfect hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini memiliki aroma yang cukup kuat. Bagi saya yang nggak terlalu rewel soal aroma sih masih nyaman ya. Saya suka aromanya. Segeeeer.



Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini memiliki tekstur yang cair, tapi agak kental, dan transparan. Seperti treatment essence kebanyakan ya sepertinya.

perfect hydrating treatment essence avoskin


Cara Pakai

Berikut saya kutip dari karton packagingnya ya.

Tuangkan Perfect Hydrating Treatment Essence secukupnya ke kapas atau telapak tangan, dan aplikasikan ke seluruh wajah dan leher hingga menyerap dengan sempurna. Gunakan setiap pagi dan malam setelah mencuci wajah.
Kalao saya pribadi pakainya cukup tiga-empat tetes, sudah cukup untuk seluruh wajah dan leher. Pakainya nggak pake kapas, jadi langsung pake telapak tangan. Itung-itung dalam rangka meminimalisir sampah ceritanya :)

Klaim

Essence konsentrasi tinggi yang berfungsi untuk menjaga kesegaran, dan kelembapan kulit. Membantu kulit tampak lebih cerah, halus, serta mengurangi kerutan.

Honest Review

Kesan pertama yang saya rasakan saat memakai Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini adalah bikin seger ketika dipakai. Ketika diaplikasikan ke wajah, ada rasa 'ceeeesss' adem banget gitu di wajah. Apa sih itu namanya? Soothing sensation ya? Nah itu!

Selama kurang lebih seminggu memakai dua kali sehari -- pagi dan malam -- efek yang saya rasakan adalah kulit saya terasa jauh lebih lembab kenyal dan halus. Jadi klaim menjaga kesegaran dan kelembapan kulit itu terbukti sekali di saya.

Efeknya gak terlalu bisa terlihat lewat foto sih ya. Lebih kerasa kalo diraba, hehe.

Sedangkan untuk klaim tampak lebih cerah dan mengurangi kerutan, mungkin hal yang mustahil ya bisa dirasakan hanya dengan seminggu pakai. Emangnya sulap?! Kalau saya bilang itu sudah saya buktikan, malah kelihatan banget saya lebaynya. Hehe.

Ohya, setelah sepekan, kulit saya menunjukkan reaksi purging, tapi sedikit. Gak parah, jadi saya nggak kuatir sih sejauh ini. Purging itu hal biasa saat kita pakai produk skincare baru.

Kesimpulan

Sebagai produk hydrating essence pertama yang saya coba, saya suka dan puas banget sama Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini. Apakah akan Re-purchase? Maybe, yes. Dan saya makin penasaran pengen nyoba produk Avoskin yang lain. Terutama miraculous refining series-nya. Huhu, itu banyak bangett yang muji-muji bagus.

Jadi, buat teman-teman yang sedang mencari treatment essence yang bisa melembabkan wajah, cusss cobain Perfect Hydrating Treatment Essence dari Avoskin ini :)

Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Wabah Corona

on
Kamis, 19 Maret 2020
Yang work from home mana suaranyaaa?

Yang tetep ngantor mana suaranyaaaa? *brb ngacung pertama kali*

Yap. Saya adalah satu di antara sebagian orang yang masih tetap beraktivitas seperti biasa di tengah-tengah wabah corona yang meresahkan ini. Mau gimana lagi, namanya juga kerja sama orang kan. Ya mau gak mau harus ikut kebijakan tempat kerja.
Maka, bagi yang punya pilihan dan bisa memilih untuk kerja dari rumah, please manfaatkan pilihan itu dengan baik dengan benar-benar bertahan di dalam rumah demi memutus rantai penyebaran virus corona ini. Karna ada kami, orang-orang yang ingin sekali bekerja dari rumah dalam kondisi seperti ini, tapi nggak punya pilihan untuk melakukan itu :')





Bagi yang senasib sama saya -- harus tetap beraktivitas di luar rumah di tengah wabah virus corona ini -- yuk kita pelukan :')

Jangan berputus asa dari rahmat Allah. Kita harus tetap ikhtiar untuk menjaga kesehatan kita, dua kali lebih keras.



Apa aja sih tips sehat di tengah wabah virus corona seperti ini, sementara kita harus tetap beraktivitas di luar rumah?

1. Hindari Kontak Fisik dengan Orang Lain

Meski ngantor, usahakan banget minimalkan atau kalau bisa hindari dulu kontak fisik dengan orang lain. Contohnya salaman atau cipika-cipiki. Kita nggak tau siapa yang membawa virus. Bisa jadi salah satu dari mereka, tapi bisa juga diri kita. Mencegah selalu lebih baik, kan? :)

2. Minimalkan Aktivitas

Perjalanan dinas, atau tugas-tugas yang mengharuskan keluar dari ruangan kantor, sebisa mungkin ditunda dulu. Udah duduk anteng ngerjain yang bisa dikerjain hanya di ruangan kantor dulu aja.

Yah meskipun untuk point ini tetep aja nggak semua orang bisa melakukan ya. Ada yang kerjaannya memang harus tetep mobile. Artinya perlindungan diri kita harus berkali-kali lipat lebih kuat.

3. Rajin Mencuci Tangan

Sebenernya kebiasaan rajin mencuci tangan adalah kebiasaan basci yang seharusnya selalu dilakukan tanpa nunggu ada wabaha corona gini dulu. Cuma ya, kita manusia ini -- terutama saya -- seringnya nunggu 'disentil' dulu, baru mau disiplin.

Tiap habis pegang apapun, mau makan, dll, please jangan lupa cuci tangan.

4. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Ini juga wajib banget! Salah satu hal paling signifikan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan menerapkan pola hidup sehat, di antaranya melalui makanan. Dan salah dua makanan yang bisa melakukan fungsi itu dengan baik ya apalagi kalau bukan sayur dan buah.

Coba deh tonton vlognya Anang-Ashanty. Mereka bikin vlog yang mendatangkan ahli yang sangat paham tentang virus dan penanganannya. Menurut beliau, virus apapun bisa dilawan jika antibodi kita bagus. Sedangkan antibodi yang bagus bisa didapatkan salah satunya melalui sayur dan buah.

5. Minum Vitamin Tambahan Jika diperlukan

Masih menurut narasumber dalam Vlog Anang dan Ashanty, mengkonsumsi vitamin C dan E bisa membuat imunitas tubuh dari virus menjadi semakin baik.

Tapi tetep harus sesuai anjuran dan dosis yang tepat ya. Jangan asal.

6. Segera Mandi dan Ganti Baju Sesampainya di Rumah

Jujur aja sebelumnya saya tipe yang kalau pulang kantor, leyeh-leyeh dulu sampai rumah. Hihi.

Sekarang? Wuuzzz, langsung ke kamar mandi, dan baju yang saya pakaipun langsung dicuci saat itu juga. Nggak ada acara nimbun baju kotor untuk dicuci besok-besok. Karena kita kan habis di luar rumah, yang mana kita nggak tau ada kotoran apa aja yang nempel di badan dan baju kita.

6 tips menjaga kesehatan di atas tentu saja harus dibersamai dengan doa dan tawakal sama Allah ya. Itu hal utama yang nggak boleh ketinggalan.

Lewat tulisan ini saya juga ingin menyampaikan salam hormat dan bangga saya kepada teman-teman tenaga kesehatan, yang pasti akan jadi garda terdepan dan nggak akan punya pilihan untuk work from home, apapun kondisinya. Jaga kesehatan yaaa teman-teman semua :')

Semoga wabah ini segera berlalu, dan bumi kembali tentram damai seperti sedia kala. Aamiin :')

Daftar Destinasi Wisata Traveling Impian Bersama Keluarga

on
Sabtu, 07 Maret 2020
 Udah lama banget rasanya saya nggak menulis mimpi di sini. Bener ya ternyata, bertambahnya usia seringkali bikin seseorang semakin nggak berani bermimpi. Yang terus didengungkan hanya soal realistis, realistis dan realistis.

Baca: Kotak Mimpi

Tapi hari ini saya tiba-tiba pengen nulis tentang traveling impian ke 5 destinasi wisata yang sangat ingin saya kunjungi bersama keluarga -- khususnya suami dan anak. Semoga, beberapa tahun lagi saat saya baca tulisan ini, semua destinasi yang ada di tulisan ini beneran sudah saya kunjungi. Atau minimal beberapa di antaranya.


1. Museum Ullen Sentalu

 Hihi, anti-mainstream ya. Padahal sejujurnya saya juga bukan orang yang terlalu interest sama museum. Terus kenapa Museum Ullen Sentalu menjadi salah satu destinasi wisata traveling impian saya?

Beberapa tahun lalu, teman saya share foto Museum Ullen Sentalu. Waktu itu saya belum nikah. Nggak tau kenapa, saya langsung tertarik sekali, dan pengen suatu saat bisa ke sana.

Tempatnya nggak kayak museum deh kalo dari foto-fotonya. Rindang, teduh dan artistik gitu.

credit: liburananak.com
Dekat kan ya, cuma di Jogja. Cuma kalau ke Jogja kenapa yang dikunjungi Malioboro lagi Malioboro lagi ya? Hihi.

2. Karimunjawa

Karimunjawa itu masih termasuk Jepara kan?! Saya orang Jepara. Tapi belum pernah ke Karimunjawa coba! Huhu. Pun anggota keluarga saya yang lain.

Credit: news.detik.com

Waktu pulang kampung kemarin, Bapak sempat ngajakin kami untuk merencanakan liburan bersama ke Karimunjawa. Haha, gaya banget ya liburan bersama ke Karimunjawa. Selama ini nggak pernah sama sekali sih soalnya. Yah, semoga aja bisa terwujud. Kata Bapak, kami harus nabung dulu bareng-bareng.

3. Dieng

Saya tuh sebenernya pengeeeen banget ya ngerasain mendaki gunung. Sekali seumur hidup lah paling enggak. Apalagi kalau ada cerita tentang orang yang mendaki gunung bersama keluarganya -- termasuk anaknya yang masih kecil. Huhu, mupeng banget.

Tapi, saya sadar diri sih. Lah, jalan kaki agak jauh di dataran landai aja ngeluh nggak selesai-selesai kok mau mendaki gunung, haha.

Nah, rasanya Dieng bisa jadi obat untuk rasa pengen saya mendaki gunung, dan rasanya masih bisa ditoleransi kemampuan diri saya. Iya gak sih? Itu cuma kira-kira sih, soalnya saya belum pernah ke Dieng. Iya, se-nggak pernah jalan-jalan itu saya.

credit: travel.kompas.com

Lihat foto-foto tentang Dieng di Google tuh beneran bikin takjub.

4. Gunung Bromo

Gunung Bromo juga merupakan destinasi wisata untuk traveling impian saya. Karna konon Gunung Bromo salah satu gunung yang telah menyediakan berbagai fasilitas pendakian, yang membuat siapa saja asal sehat kuat mendakinya.

credit: Wikipedia

Saya mau banget lihat yang seperti ini langsung, huhu.

5. Bosscha

Apa yang terlintas pertama kali di benak kalian ketika mendengar nama Bosscha?

Saya? Sadam dan Sherina. Ahihihi.

credit: pergidulu.com

 Ini semacam obsesi masa kecil yang belum terwujud sampai sekarang sih. Masih pengen, tapi udah nggak terlalu ngebet. Makanya saya taruh di urutan yang paling bontot.

Pada dasarnya, saya dan suami itu nggak terlalu suka traveling. Tipikal anak rumahan banget, yang kalau mau bepergian tuh aduh berat banget gitu rasanya.

Tapi ya namanya manusia tetap adakalanya merasa butuh jalan-jalan kan. Mungkin ada  yang heran, kenapa destinasi wisata traveling impian saya biasa sekali dan mainstream. Ya karna yang biasa aja saya belum pernah. Wkwkwkwk.

Doakan yaa semoga traveling impian kami ke destinasi wisata-destinasi wisata di atas bisa terwujud. Aamiin.

Signature

Signature